Numbuzin No.5 Vitamin Concentrated Serum

Numbuzin No.5 Vitamin Concentrated Serum

Brand

Numbuzin

BPOM

NA26241900044

Numbuzin Logo
Shopee official store

Deskripsi Produk

Numbuzin No.5 Vitamin Concentrated Serum

Numbuzin No.5 Vitamin Concentrated Serum mengandung Glutathione & Vitamin untuk menjadikan kulit tampak lebih bersinar & bersih.Cocok untuk semua jenis kulit, khususnya kulit kering, kombinasi, sensitif, dan kulit berminyak.Ditargetkan untuk flek dan bekas jerawat, hiperpigmentasi, kulit dengan warna tidak merata, kulit kusam.


Komposisi/Ingredients

Numbuzin No.5 Vitamin Concentrated Serum

EWG Score

Aqua, Butylene Glycol, Niacinamide, Panthenol, 1,2-Hexanediol, Neopentyl Glycol Dicaprate, Caprylic/Capric Triglyceride, Sorbitol, Vaccinium Vitis-Idaea Fruit Extract, Behenyl Alcohol, Bisabolol, Pentylene Glycol, Glycerin, Chondrus Crispus Extract, Butyrospermum Parkii (Shea) Butter, Saccharum Officinarum Extract, Carbomer, Alpha-Arbutin, Tromethamine, Ethylhexylglycerin, Bifida Ferment Lysate, Adenosine, Hydrogenated Lecithin, Allantoin, Sodium Hyaluronate, Xanthan Gum, Glutathione, Disodium EDTA, Melia Azadirachta Flower Extract, Ocimum Sanctum Leaf Extract, Melia Azadirachta Leaf Extract, Ceramide NP, Curcuma Longa (Turmeric) Root Extract, Corallina Officinalis Extract, Beta-Glucan, Dipotassium Glycyrrhizate, Tocopherol, 3-O-Ethyl Ascorbic Acid, Ascorbic Acid, Ascorbyl Glucoside, Phenylethyl Resorcinol, Tocopheryl Acetate, Hydroxypropyl Cyclodextrin, Ubiquinone, Thioctic Acid, Tremella Fuciformis Extract, Potassium Hydroxide, Silica

Bahan dapat berubah sesuai kebijakan produsen. 
Untuk daftar bahan terlengkap dan terbaru, silakan merujuk pada kemasan produk.

Link Belanja

Shopee

Informasi Komposisi

Numbuzin No.5 Vitamin Concentrated Serum

Water / Aqua / Eau

Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk. Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.

Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.

Fungsi: Pelarut

Butylene Glycol

Pekerjaan utama Butylene Glycol adalah menjadi pelarut untuk bahan lainnya. Tugas lainnya termasuk membantu produk menyerap lebih cepat dan lebih dalam ke dalam kulit (penambah penetrasi), membuat produk menyebar dengan baik ke kulit, dan menarik air (humektan) ke dalam kulit.

melembabkan

memperbaiki tekstur kulit

antiseptik

Fungsi: Pengawet

Niacinamide

Bahan anti penuaan yang bagus, menghaluskan kerutan yang digunakan pada konsentrasi 4-5%. Memudarkan bintik-bintik coklat. Dapat dibantu dengan mengombinasikan bersama gula amino, asetil glukosamin. Meningkatkan sintesis ceramide yang menghasilkan pelindung kulit yang lebih kuat dan lebih sehat serta hidrasi kulit yang lebih baik. Dapat membantu memperbaiki beberapa kondisi kulit termasuk jerawat, rosacea, dan dermatitis atopik.

Panthenol

Panthenol adalah senyawa turunan dari vitamin B5 yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit dan rambut karena memiliki sifat melembapkan dan menenangkan kulit. Ketika digunakan pada kulit, panthenol dapat membantu mengurangi inflamasi, meningkatkan elastisitas kulit, serta membantu meremajakan dan memperbaiki jaringan kulit yang rusak. Panthenol juga sering digunakan dalam produk perawatan rambut karena dapat membantu mengurangi kerusakan rambut dan memperkuat akar rambut.

1,2-Hexanediol

Bahan ini mampu membawa bahan-bahan lain untuk melewati skin barrier sampai ke aliran darah. Tidak memiliki manfaat langsung untuk kulit dan memiliki toksik rating yang rendah (tidak mangakibatkan sensitivitas) sehingga biasa digunakan industri kecantikan sebagai pengawet.

Neopentyl Glycol DicaprateDetail belum tersedia
Caprylic/Capric Triglyceride

Berasal dari minyak kelapa dan gliserin dan dianggap baik untuk menutrisi kulit.

Sorbitol

Humektan alami yang menarik kelembapan ke kulit, membantu menjaga hidrasi lebih lama. Sering ditemukan dalam produk perawatan kulit dan bibir untuk memberikan efek melembutkan. Cocok untuk semua jenis kulit.

Vaccinium Vitis-Idaea Fruit Extract

Vaccinium Vitis-Idaea Fruit Extract adalah bahan aktif yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit karena manfaatnya yang mendukung kesehatan kulit. Senyawa ini dikenal memiliki berbagai sifat fungsional seperti antioksidan, anti-inflamasi, atau pelembap, tergantung pada karakteristik unik dari masing-masing bahan. Penggunaan rutin bahan ini dapat membantu meningkatkan penampilan dan vitalitas kulit.

Behenyl Alcohol

Emolien yang juga berfungsi sebagai pengental dalam produk kosmetik. Bahan ini melembutkan kulit dan memperkuat tekstur produk tanpa menimbulkan rasa lengket atau iritasi.

Bisabolol

Fungsi: utama bisabolol adalah sebagai anti-inflamasi, yaitu bahan yang dapat membantu mengurangi peradangan pada kulit. Bisabolol juga dapat membantu melembutkan kulit dan menenangkan kulit yang teriritasi. Selain itu, bisabolol juga dapat membantu meningkatkan efektivitas bahan aktif lain dalam produk, seperti meningkatkan penetrasi bahan aktif ke dalam kulit.

Pentylene Glycol

Bahan multifungsi yang dapat digunakan sebagai penstabil emulsi, pelarut, dan antimikroba. Selain itu dianggap mampu meningkatkan ketahanan tabir surya terhadap air.

melembabkan

Fungsi: Pelarut, Humektan

Glycerin

Pelembab alami yang juga ada di kulit kita.Molekul yang sangat umum, aman, efektif, dan murah dan telah digunakan selama lebih dari 50 tahun. Menjaga lipid kulit di antara sel-sel kulit kita dalam keadaan sehat, melindungi dari iritasi, membantu memulihkan lapisan kulit.

melembabkan

memperbaiki tekstur kulit

Fungsi: Pengemulsi, Pelarut, Bahan Aktif

Chondrus Crispus Extract

Ekstrak rumput laut merah yang memiliki sifat pembentuk film yang bagus, dapat menghaluskan kulit dan melembabkan.Pihak pabrik/manufaktur yang memproduksi bahan ini mengklaim bahwa bahan ini dapat memberikan efek melambatkan pelepasan bahan aktif dan mengurangi TEWL sehingga dapat membantu melembapkan kulit.

Butyrospermum Parkii (Shea) ButterDetail belum tersedia
Saccharum Officinarum ExtractDetail belum tersedia
Carbomer

Molekul besar yang dapat mengubah cairan menjadi gel. Biasanya harus dinetralkan dengan basa (seperti Natrium Hidroksida) agar dapat menebal dan menghasilkan gel yang kental, bening dan tidak lengket sehingga nyaman di kulit. Biasanya digunakan 1% atau kurang dalam sebagian besar formulasi.

Alpha-Arbutin

Alpha-arbutin merupakan agen pencerah kulit dan depigmentasi. Memiliki kemampuan untuk menghambat pembentukan melanin. Memiliki tingkat keamanan yang baik dibandingkan hydroquinone & lebih stabil jika dibandingkan beta-arbutin.

Tromethamine

Zat penyeimbang pH (buffer) yang membantu menjaga kestabilan formula produk, terutama dalam skincare yang mengandung asam. Tidak rentan rusak oleh paparan sinar matahari.

Ethylhexylglycerin

Zat pelembut kulit sintetis juga digunakan sebagai bahan pengawet, zat pembawa, atau zat pensuspensi untuk bahan pengawet lainnya seperti Phenoxyethanol.

melembabkan

memperbaiki tekstur kulit

antiseptik

Fungsi: Emolien, Antibakteri

Bifida Ferment Lysate

Bifida Ferment Lysate adalah bahan probiotik yang membantu memperbaiki penghalang kulit dan meningkatkan regenerasi. Kandungan ini juga berperan sebagai antioksidan untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Biasanya ditemukan dalam produk anti-penuaan dan pemulihan kulit.

Adenosine

Bahan anti-penuaan yang membantu menghaluskan garis halus dan kerutan serta meningkatkan elastisitas kulit.

Hydrogenated Lecithin

Emulsifier yang juga berfungsi sebagai pelembap dan penguat skin barrier. Membantu bahan aktif menembus lebih dalam ke kulit dan memperbaiki elastisitas, menjadikannya bahan yang ideal untuk kulit kering atau rusak.

Allantoin

Bahan yang bersifat menenangkan yang sering digunakan dalam skincare. Bahan ini dapat ditemukan secara alami di akar & daun tanaman komprei, tetapi yang lebih sering digunakan pada produk kosmetik adalah versi sintetis. Tidak hanya menenangkan tetapi juga melembutkan dan melindungi kulit serta dapat mempercepat penyembuhan luka.

Sodium Hyaluronate

Sodium hyaluronate digunakan dalam kosmetik dan perawatan kulit sebagai agen pelembab dan pengikat air karena mampu menarik dan mempertahankan kelembapan pada kulit. Selain itu, sodium hyaluronate juga memiliki sifat antioksidan dan dapat membantu meningkatkan elastisitas dan tekstur kulit.

Xanthan Gum

Merupakan bahan pengental dan penstabil yang sering digunakan dalam formulasi skincare. Jika suatu produk terlalu encer, maka xanthan gum dapat membuatnya memiliki tekstur seperti gel. Xantham gum dapat membantu formulator untuk mengatur flow & feel suatu formula. Selain itu Xantan Gum dikategorikan sebagai bahan natural yang merupakan ikatan rantai molekul gula (polisakarida) yang didapatkan melalui proses fermentasi. Digunakan juga dalam industri makanan dan telah mendapatkan persetujuan dari Ecocert.

Fungsi: Pengental

Glutathione

Antioksidan kuat yang membantu mencerahkan kulit dan mengurangi hiperpigmentasi. Bahan ini melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan sering digunakan dalam produk pencerah serta anti-aging untuk tampilan kulit yang lebih muda dan cerah.

Disodium EDTA

Bahan pembantu yang cukup umum untuk membantu produk tetap stabil dalam waktu yang lebih lama. Bahan ini dapat menetralkan ion logam dalam formula (yang biasanya masuk dari air). Biasanya digunakan dalam jumlah kecil, sekitar 0,1% atau kurang.

Melia Azadirachta Flower Extract

Ekstrak bunga neem dikenal karena sifat antioksidan dan antimikrobanya. Bahan ini membantu melindungi kulit dari radikal bebas dan menenangkan iritasi. Selain itu, sering digunakan dalam produk perawatan kulit untuk meningkatkan kesehatan kulit secara keseluruhan.

Ocimum Sanctum Leaf Extract

Ekstrak daun Ocimum sanctum, atau basil suci, memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri yang kuat. Bahan ini membantu menenangkan kulit iritasi dan melawan bakteri penyebab jerawat. Selain itu, ekstrak ini juga kaya akan antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan akibat lingkungan.

Melia Azadirachta Leaf Extract

Ekstrak daun neem kaya akan senyawa aktif yang memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, dan antioksidan. Bahan ini membantu mengatasi masalah kulit seperti jerawat dan iritasi. Selain itu, ekstrak ini juga memperbaiki tekstur kulit dan memberikan efek menenangkan.

Ceramide NP

Ceramide NP, sebelumnya dikenal sebagai Ceramide 3, adalah salah satu jenis ceramide yang ditemukan secara alami di lapisan kulit. Bahan ini berperan penting dalam memperkuat penghalang kulit, menjaga kelembapan, dan melindungi kulit dari iritasi serta kerusakan akibat faktor lingkungan. Ceramide NP sangat cocok untuk kulit kering, sensitif, atau rusak karena mampu mengisi kembali lipid yang hilang, meningkatkan elastisitas kulit, dan memberikan tekstur yang lebih halus. Bahan ini sering digunakan dalam produk perawatan kulit seperti pelembap, serum, dan krim untuk kulit sensitif atau anti-penuaan.

Curcuma Longa (Turmeric) Root Extract

Ekstrak akar kunyit mengandung curcumin, senyawa dengan sifat antiinflamasi dan antioksidan yang kuat. Bahan ini membantu menenangkan kulit yang iritasi serta mencerahkan warna kulit. Selain itu, sering digunakan dalam produk untuk melawan tanda-tanda penuaan dan memperbaiki tekstur kulit.

Corallina Officinalis Extract

Ekstrak ganggang merah ini kaya akan mineral seperti kalsium dan magnesium, yang membantu memperkuat penghalang kulit. Bahan ini juga memiliki manfaat melembapkan dan menenangkan kulit. Selain itu, ekstrak ini sering digunakan dalam produk anti-penuaan untuk meningkatkan elastisitas kulit.

Beta-Glucan

Bahan alami dari tumbuhan atau jamur yang menenangkan kulit dan meningkatkan kemampuan regenerasi.

Dipotassium Glycyrrhizate

Senyawa garam yang dihasilkan dari ekstrak akar licorice. Senyawa ini sering digunakan dalam produk perawatan kulit sebagai bahan aktif yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Dipotassium glycyrrhizate juga dikenal dapat membantu mengurangi produksi melanin dan mencerahkan kulit, sehingga sering digunakan dalam produk-produk pemutih kulit atau anti-aging. Selain itu, senyawa ini juga dapat membantu menjaga kelembaban kulit dan meningkatkan kehalusan kulit.

Tocopherol

Tocopherol adalah sejenis vitamin yang terdapat dalam berbagai jenis minyak nabati, seperti minyak biji bunga matahari, minyak biji zaitun, dan minyak biji aprikot. Tocopherol merupakan salah satu jenis vitamin E yang dikenal memiliki manfaat bagi kulit dan rambut. Fungsi utama tocopherol adalah sebagai antioksidan, yaitu bahan yang dapat membantu melindungi kulit dan rambut dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Bahan ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif jika digunakan dalam jumlah yang terlalu banyak atau terlalu sering.

3-O-Ethyl Ascorbic Acid

Turunan vitamin C yang lebih stabil, berfungsi mencerahkan kulit, mengurangi hiperpigmentasi, dan melindungi kulit dari radikal bebas.

Ascorbic Acid

Dikenal juga sebagai L-ascorbic acid. Memiliki penelitian yang paling lengkap dari berbagai bentuk vitamin C terhadap manfaatnya untuk kulit. Antioksidan ini menenangkan kulit dan dapat memperbaiki penampilan tanda-tanda penuaan.

Namun antioksidan ini sangat rentan bila terkena sinar UV dan udara. Bahan ini harus dikemas untuk melindunginya selama penggunaan rutin atau efektivitasnya secara bertahap akan menjadi berkurang ke titik tidak bekerja sama sekali (akan terlihat perubahan warna akibat teroksidasi , produk akan menjadi berwarna tembaga/kecoklatan). Untuk alasan ini, hindari produk-produk vitamin C (ascorbic acid) yang dikemas dalam kemasan jar.

Ascorbyl glucoside

Ascorbyl glucoside adalah bentuk stabil vitamin C yang dikombinasikan dengan glukosa. Ketika diformulasikan dengan benar dan diserap oleh kulit formula ini akan pecah menjadi ascorbic acid (vitamin C murni). Fungsinya adalah sebagai antioksidan dan bekerja baik untuk menghasilkan kulit yang tampak lebih muda, mulus, dan cerah.

Phenylethyl Resorcinol

Phenylethyl Resorcinol adalah bahan aktif yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit karena manfaatnya yang mendukung kesehatan kulit. Senyawa ini dikenal memiliki berbagai sifat fungsional seperti antioksidan, anti-inflamasi, atau pelembap, tergantung pada karakteristik unik dari masing-masing bahan. Penggunaan rutin bahan ini dapat membantu meningkatkan penampilan dan vitalitas kulit.

Tocopheryl Acetate

Versi vitamin E murni yang paling umum digunakan dalam kosmetik. Menurut Leslie Baumann, meskipun bahan ini lebih stabil dan memiliki masa simpan yang lebih lama, ia juga lebih sulit diserap oleh kulit dan mungkin tidak memiliki efek perlindungan cahaya mengagumkan yang sama dengan Vit E.

Hydroxypropyl Cyclodextrin

Bahan ini adalah molekul kompleks yang digunakan untuk meningkatkan stabilitas bahan aktif dalam formula. Ia membantu bahan aktif bekerja lebih efektif dan memberikan tekstur yang lembut pada produk. Sering ditemukan dalam produk perawatan kulit premium.

Ubiquinone

Ubiquinone, atau CoQ10, adalah antioksidan kuat yang membantu melindungi kulit dari stres oksidatif. Bahan ini juga mendukung produksi energi dalam sel kulit, meningkatkan vitalitasnya. Selain itu, ubiquinone membantu mengurangi tanda-tanda penuaan seperti garis halus.

Thioctic Acid

Thioctic Acid adalah bahan aktif yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit karena manfaatnya yang mendukung kesehatan kulit. Senyawa ini dikenal memiliki berbagai sifat fungsional seperti antioksidan, anti-inflamasi, atau pelembap, tergantung pada karakteristik unik dari masing-masing bahan. Penggunaan rutin bahan ini dapat membantu meningkatkan penampilan dan vitalitas kulit.

Tremella Fuciformis ExtractDetail belum tersedia
Potassium Hydroxide

Bahan yang sangat basa yang membantu mengatur pH formula kosmetik menjadi tepat. Mirip dengan natrium hidroksida yang lebih sering digunakan.

Silica

Partikel silika dapat meningkatkan penyerapan bahan lainnya.

Tinggalkan komentar