Ethylhexyl palmitate adalah emolien yang memberikan tekstur halus dan lembut pada kulit. Bahan ini membantu mengunci kelembapan dan meningkatkan kemampuan penyebaran produk. Selain itu, ia sering digunakan sebagai alternatif ringan untuk minyak mineral dalam formula kosmetik.
Cetyl Ethylhexanoate adalah emolien sintetis yang memberikan tekstur halus dan ringan pada produk kosmetik. Bahan ini membantu melembapkan kulit tanpa rasa berminyak, membuatnya ideal untuk lotion, krim, dan produk makeup. Selain itu, bahan ini sering digunakan untuk meningkatkan daya sebar produk.
Sorbeth-30 Tetraoleate adalah surfaktan berbasis sorbitol yang digunakan sebagai emulsifier dalam produk kosmetik. Bahan ini membantu mencampurkan minyak dan air dalam formulasi, menciptakan tekstur yang stabil. Selain itu, bahan ini memberikan kemampuan pembersihan lembut tanpa mengiritasi kulit.
Synthetic Wax adalah campuran lilin buatan yang digunakan sebagai emolien, pengental, dan pembentuk tekstur dalam kosmetik. Bahan ini membantu memberikan konsistensi yang stabil pada lipstik, balm, dan krim. Juga meningkatkan daya tahan produk di kulit.
Merupakan oil ringan yang bersifat non-komedogenik sehingga tidak menyumbat pori-pori. Berfungsi sebagai Natural Moisturizing Factors (NMF) untuk menjaga kelembapan kulit dan tidak membuat kulit tertarik. Squalane juga berfungsi sebagai antioksidan yang dapat mencegah kerusakan kulit saat terkena sinar UV. Membantu menjaga kulit tetap kenyal, awet muda dan terhidrasi.
Minyak tanaman dari biji bunga matahari yang bersifat tanpa bau yang biasa digunakan sebagai emolien dalam kosmetik.
Fungsi: utama bisabolol adalah sebagai anti-inflamasi, yaitu bahan yang dapat membantu mengurangi peradangan pada kulit. Bisabolol juga dapat membantu melembutkan kulit dan menenangkan kulit yang teriritasi. Selain itu, bisabolol juga dapat membantu meningkatkan efektivitas bahan aktif lain dalam produk, seperti meningkatkan penetrasi bahan aktif ke dalam kulit.
Guaiazulene adalah senyawa alami berwarna biru yang berasal dari minyak chamomile atau guaiac wood. Bahan ini memiliki sifat anti-inflamasi, menenangkan kulit, serta sering digunakan dalam produk untuk kulit sensitif.
Bahan yang terkenal karena kemampuannya menahan air hingga 1000 kali beratnya sendiri, menjaga kulit tetap terhidrasi dan kenyal. Ideal untuk semua jenis kulit, terutama kulit kering dan dehidrasi. Selain itu, bahan ini memperkuat skin barrier dan mencegah transepidermal water loss (TEWL).
Asam amino yang berperan penting dalam menjaga kelembapan kulit serta membantu produksi kolagen, protein yang membuat kulit tetap kenyal dan elastis.
Salah satu asam amino penting yang membantu mempertahankan kelembapan kulit, menjaga kulit tetap terhidrasi, dan mendukung elastisitas kulit untuk tampilan yang lebih halus.
Asam amino yang berfungsi sebagai pelembap alami kulit, membantu menjaga keseimbangan hidrasi dan memperbaiki tekstur kulit.
Aspartic acid adalah asam amino yang membantu meningkatkan hidrasi kulit. Bahan ini juga mendukung regenerasi sel kulit dan meningkatkan elastisitasnya. Selain itu, bahan ini sering digunakan dalam produk perawatan kulit untuk meningkatkan tekstur dan kelembutan kulit.
Leucine adalah asam amino yang membantu mendorong produksi kolagen dan memperbaiki elastisitas kulit. Bahan ini menjaga kulit tetap lembap dan sehat. Selain itu, leucine juga membantu mempercepat regenerasi sel kulit.
Asam amino yang membantu mengatur keseimbangan air dalam kulit, menjaga kulit tetap lembap dan mendukung perbaikan serta pembentukan sel-sel kulit baru.
Lysine adalah asam amino esensial yang membantu memperbaiki jaringan kulit dan mendukung produksi kolagen. Bahan ini menjaga elastisitas kulit sekaligus meningkatkan penyembuhan luka kecil. Selain itu, lysine membantu menjaga hidrasi kulit dan membuatnya lebih lembut.
Mengandung asam amino dan memiliki sifat antioksidan.
Tyrosine adalah asam amino yang mendukung produksi melanin dan membantu menjaga warna kulit yang merata. Bahan ini juga memiliki sifat antioksidan yang melindungi kulit dari stres lingkungan. Selain itu, tyrosine membantu menjaga elastisitas kulit.
Phenylalanine adalah asam amino yang membantu mencerahkan kulit dan mengurangi tampilan bintik gelap. Bahan ini mendukung regenerasi sel kulit dan membantu menjaga warna kulit yang merata. Selain itu, bahan ini sering digunakan dalam produk untuk kulit bercahaya.
Valine adalah asam amino yang membantu menjaga kelembapan kulit dan memperbaiki skin barrier. Bahan ini mendukung regenerasi sel kulit untuk menjaga kulit tetap halus dan sehat. Selain itu, valine juga berperan dalam menjaga elastisitas kulit.
Asam amino esensial yang penting untuk produksi kolagen dan elastin, membantu menjaga kekenyalan dan kelembapan kulit.
Asam amino yang berperan dalam produksi kolagen, membantu memperbaiki dan menjaga kekuatan jaringan kulit.
Isoleucine adalah asam amino yang berfungsi memperbaiki tekstur kulit dan meningkatkan hidrasi. Bahan ini membantu memperkuat skin barrier sekaligus menjaga kulit tetap kenyal. Selain itu, isoleucine juga mendukung proses regenerasi kulit.
Histidine adalah asam amino yang memiliki sifat antioksidan dan membantu menenangkan kulit. Bahan ini melindungi kulit dari kerusakan lingkungan dan mendukung proses regenerasi kulit. Selain itu, histidine juga membantu menjaga keseimbangan pH kulit.
Methionine adalah asam amino esensial yang berperan penting dalam sintesis kolagen dan elastin, membantu menjaga kesehatan kulit, rambut, dan kuku. Bahan ini memiliki sifat antioksidan yang melindungi sel-sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan polusi. Selain itu, methionine juga membantu mempercepat regenerasi kulit dan meningkatkan elastisitas, menjadikannya populer dalam produk anti-aging dan perawatan rambut.
Cysteine adalah asam amino yang berperan penting dalam pembentukan keratin, protein utama dalam kulit, rambut, dan kuku. Bahan ini membantu memperkuat struktur rambut dan kulit, meningkatkan elastisitas, serta memiliki sifat antioksidan yang melindungi dari stres oksidatif. Selain itu, cysteine sering digunakan dalam produk perawatan rambut untuk meningkatkan kesehatan dan kekuatan helai rambut, serta dalam produk kulit untuk mendukung regenerasi dan perbaikan jaringan.
Trihydroxystearin adalah bahan aktif yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit dan kosmetik karena fungsi emolien, pelembap, atau bahan pendukung lainnya. Senyawa ini dikenal memiliki berbagai sifat fungsional tergantung pada karakteristik unik dari masing-masing bahan, seperti melembutkan kulit, menambah kilau, atau meningkatkan stabilitas produk.
Versi vitamin E murni yang paling umum digunakan dalam kosmetik. Menurut Leslie Baumann, meskipun bahan ini lebih stabil dan memiliki masa simpan yang lebih lama, ia juga lebih sulit diserap oleh kulit dan mungkin tidak memiliki efek perlindungan cahaya mengagumkan yang sama dengan Vit E.
Prunus Amygdalus Dulcis (Sweet Almond) Oil adalah bahan aktif yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit karena manfaatnya yang mendukung kesehatan kulit. Senyawa ini dikenal memiliki berbagai sifat fungsional seperti antioksidan, anti-inflamasi, atau pelembap, tergantung pada karakteristik unik dari masing-masing bahan. Penggunaan rutin bahan ini dapat membantu meningkatkan penampilan dan vitalitas kulit.
Minyak biji anggur kaya akan asam lemak omega dan vitamin E, yang berfungsi sebagai pelembap ringan dan antioksidan. Bahan ini membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas serta meningkatkan hidrasi. Selain itu, ia mudah diserap tanpa meninggalkan rasa berminyak.
Jojoba Seed Oil adalah minyak yang diperoleh dari biji pohon jojoba, yaitu tumbuhan yang tumbuh di daerah-daerah kering seperti Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Fungsi utama Jojoba Seed Oil adalah sebagai pelicin atau pelembab, yaitu bahan yang dapat membantu menjaga kelembaban kulit dan rambut. Jojoba Seed Oil juga dapat membantu melembutkan dan mengencangkan kulit, serta membantu menjaga kelembaban dan kesehatan kulit.
Pekerjaan utama Butylene Glycol adalah menjadi pelarut untuk bahan lainnya. Tugas lainnya termasuk membantu produk menyerap lebih cepat dan lebih dalam ke dalam kulit (penambah penetrasi), membuat produk menyebar dengan baik ke kulit, dan menarik air (humektan) ke dalam kulit.
melembabkan
memperbaiki tekstur kulit
antiseptik
Fungsi: Pengawet
Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk. Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.
Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.
Fungsi: Pelarut


