Glad2Glow Jeju Tangerine Vita C Power Bright Glow Serum

Glad2Glow Jeju Tangerine Vita C Power Bright Glow Serum

Brand

Glad2Glow

BPOM

NA11231900088

Glad2Glow Logo
Shopee official storeTIktok official store

Deskripsi Produk

Glad2Glow Jeju Tangerine Vita C Power Bright Glow Serum

Serum pencerah dengan kandungan Jeju Tangerine, Vitamin C dan Ectoin, menjadikan kulit glowing sekaligus menyamarkan noda hitam. Menggunakan Jeju Island Yuja Extract, kaya akan Vitamin A, Vitamin C dan antioksidan yang menjadikan kulit cerah dan lembut. Diformulasikan dengan menggabungkan Ectoin, sehingga cocok digunakan untuk pemula.


Komposisi/Ingredients

Glad2Glow Jeju Tangerine Vita C Power Bright Glow Serum

EWG Score

Aqua, Dipropylene Glycol, PEG/PPG-17/6 Copolymer, PEG/PPG/Polybutylene Glycol-8/5/3 Glycerin, Propolis Extract, Hyaluronic Acid, Allantoin, Chlorphenesin, Methylparaben, Pullulan, Trehalose, Sophora Flavescens Root Extract, Opuntia Ficus-Indica Stem Extract, Ophiopogon Japonicus Root Extract, Pentylene Glycol, Ceramide NS, Ceramide EOP, Ceramide AS, Ceramide AP, Sodium Hyaluronate Crosspolymer, Ceramide NP, Tocopherol, Hydrogenated Lecithin, Centella Asiatica Leaf Extract, Castanea Sativa Seed Extract, Helianthus Annuus Seed Extract, Honey Extract, Maltodextrin, Sodium Acetylated Hyaluronate, Panthenol, Hydrolyzed Sodium Hyaluronate, Glycine Soja (Soybean) Seed Extract, Gentiana Scabra Extract, Pyrus Cydonia Seed Extract, Secale Cereale Seed Extract, Hibiscus Abelmoschus Seed Extract, Panicum Miliaceum Seed Extract, Hydroxyethylcellulose, Ethylhexylglycerin, Glycerin, 1,2-Hexanediol, Disodium EDTA, Butylene Glycol, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Propanediol, Parfum, Xanthan Gum, Hydroxyacetophenone

Bahan dapat berubah sesuai kebijakan produsen. 
Untuk daftar bahan terlengkap dan terbaru, silakan merujuk pada kemasan produk.

Link Belanja

Shopee

Informasi Komposisi

Glad2Glow Jeju Tangerine Vita C Power Bright Glow Serum

Water / Aqua / Eau

Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk. Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.

Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.

Fungsi: Pelarut

Dipropylene Glycol

Bahan pelembap dan pelarut yang sering digunakan untuk meningkatkan penyerapan bahan aktif ke dalam kulit. Selain itu, bahan ini memberikan efek lembut dan membantu menjaga stabilitas produk tanpa meninggalkan rasa berminyak.

PEG/PPG-17/6 Copolymer

Bahan ini adalah kopolimer yang digunakan sebagai emolien dan penstabil dalam produk perawatan kulit. Ia membantu menjaga kelembapan kulit sekaligus meningkatkan tekstur produk agar lebih halus dan mudah diaplikasikan. Bahan ini juga berfungsi sebagai pelarut yang aman dan lembut untuk kulit.

PEG/PPG/Polybutylene Glycol-8/5/3 Glycerin

Kombinasi ini adalah campuran pelembap multifungsi yang bekerja untuk menjaga keseimbangan hidrasi kulit. Bahan ini membantu meningkatkan penyerapan bahan aktif dan memberikan efek kulit yang terasa halus. Cocok digunakan dalam berbagai jenis produk perawatan kulit untuk hidrasi optimal.

Propolis

Resin alami yang dikumpulkan lebah untuk membangun sarangnya.

Hyaluronic Acid

Bahan yang terkenal karena kemampuannya menahan air hingga 1000 kali beratnya sendiri, menjaga kulit tetap terhidrasi dan kenyal. Ideal untuk semua jenis kulit, terutama kulit kering dan dehidrasi. Selain itu, bahan ini memperkuat skin barrier dan mencegah transepidermal water loss (TEWL).

Allantoin

Bahan yang bersifat menenangkan yang sering digunakan dalam skincare. Bahan ini dapat ditemukan secara alami di akar & daun tanaman komprei, tetapi yang lebih sering digunakan pada produk kosmetik adalah versi sintetis. Tidak hanya menenangkan tetapi juga melembutkan dan melindungi kulit serta dapat mempercepat penyembuhan luka.

Chlorphenesin

Berfungsi sebagai pengawet. Bekerja melawan bakteri dan beberapa spesies jamur dan ragi.

Methylparaben

Methylparaben adalah pengawet yang sering digunakan dalam produk kosmetik untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur. Bahan ini membantu menjaga keawetan dan keamanan produk. Dalam konsentrasi yang diatur dengan ketat, methylparaben dianggap aman untuk digunakan dalam produk perawatan kulit.awet.

Pullulan

Pullulan adalah polisakarida alami yang memiliki sifat pembentuk film. Bahan ini memberikan efek pengencangan instan pada kulit, menjadikannya terlihat lebih halus dan kencang. Selain itu, ia juga berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan lingkungan.

Trehalose

Gula alami yang berfungsi sebagai pelembap dan antioksidan, membantu melindungi kulit dari dehidrasi dan kerusakan lingkungan.

Sophora Flavescens Root Extract

Ekstrak akar tanaman herbal yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antimikroba. Digunakan untuk membantu menenangkan kulit iritasi, mengurangi jerawat, dan mencerahkan kulit. Bahan ini juga mendukung perbaikan barrier kulit.

Opuntia Ficus-Indica Stem Extract

Ekstrak batang Opuntia ficus-indica, atau kaktus, kaya akan polisakarida yang memberikan hidrasi intensif. Bahan ini juga memiliki sifat menenangkan dan melindungi kulit dari stres lingkungan. Cocok untuk kulit kering dan dehidrasi.

Ophiopogon Japonicus Root Extract

Ekstrak akar Ophiopogon japonicus memiliki sifat pelembap dan antiinflamasi. Bahan ini membantu memperbaiki fungsi pelindung kulit dan menenangkan iritasi. Cocok untuk kulit kering atau sensitif.

Pentylene Glycol

Bahan multifungsi yang dapat digunakan sebagai penstabil emulsi, pelarut, dan antimikroba. Selain itu dianggap mampu meningkatkan ketahanan tabir surya terhadap air.

melembabkan

Fungsi: Pelarut, Humektan

Ceramide NS

Ceramide NS berperan dalam memperkuat lapisan kulit dengan meningkatkan ikatan antara sel-sel kulit. Bahan ini membantu menjaga elastisitas dan kelembapan kulit. Formulasinya cocok untuk kulit yang membutuhkan perlindungan ekstra dari iritasi.

Ceramide EOP

Ceramide EOP adalah jenis lipid yang membantu memperbaiki lapisan pelindung kulit. Bahan ini penting untuk menjaga kelembapan dan mencegah kehilangan air dari kulit. Ceramide EOP sering digunakan dalam produk untuk kulit kering atau sensitif.

Ceramide AS

Ceramide spesifik yang membantu memperbaiki lapisan pelindung kulit. Bahan ini berfungsi menjaga kelembapan kulit, mencegah iritasi, dan melindungi kulit dari agresor lingkungan.

Ceramide AP

Komponen lipid alami yang membantu memperkuat lapisan pelindung kulit. Berperan penting dalam menjaga kelembapan dan mencegah kehilangan air transepidermal. Sangat bermanfaat untuk kulit kering, sensitif, atau yang mengalami kerusakan barrier kulit.

Sodium Hyaluronate Crosspolymer

Bentuk jaringan silang dari sodium hyaluronate yang melepaskan kelembapan secara bertahap, menjaga hidrasi kulit sepanjang hari. Ini memberikan efek hidrasi berlapis tanpa membuat kulit terasa lengket.

Ceramide NP

Ceramide NP, sebelumnya dikenal sebagai Ceramide 3, adalah salah satu jenis ceramide yang ditemukan secara alami di lapisan kulit. Bahan ini berperan penting dalam memperkuat penghalang kulit, menjaga kelembapan, dan melindungi kulit dari iritasi serta kerusakan akibat faktor lingkungan. Ceramide NP sangat cocok untuk kulit kering, sensitif, atau rusak karena mampu mengisi kembali lipid yang hilang, meningkatkan elastisitas kulit, dan memberikan tekstur yang lebih halus. Bahan ini sering digunakan dalam produk perawatan kulit seperti pelembap, serum, dan krim untuk kulit sensitif atau anti-penuaan.

Tocopherol

Tocopherol adalah sejenis vitamin yang terdapat dalam berbagai jenis minyak nabati, seperti minyak biji bunga matahari, minyak biji zaitun, dan minyak biji aprikot. Tocopherol merupakan salah satu jenis vitamin E yang dikenal memiliki manfaat bagi kulit dan rambut. Fungsi utama tocopherol adalah sebagai antioksidan, yaitu bahan yang dapat membantu melindungi kulit dan rambut dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Bahan ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif jika digunakan dalam jumlah yang terlalu banyak atau terlalu sering.

Hydrogenated Lecithin

Emulsifier yang juga berfungsi sebagai pelembap dan penguat skin barrier. Membantu bahan aktif menembus lebih dalam ke kulit dan memperbaiki elastisitas, menjadikannya bahan yang ideal untuk kulit kering atau rusak.

Centella Asiatica Leaf Extract

Ekstrak daun pegagan yang dikenal karena sifat penyembuhan dan menenangkan kulit. Membantu memperbaiki lapisan pelindung kulit serta meredakan kemerahan dan iritasi. Sering digunakan untuk mendukung kulit lebih sehat dan elastis.

Castanea Sativa Seed Extract

Castanea Sativa Seed Extract: Ekstrak biji chestnut ini kaya akan nutrisi dan antioksidan yang membantu menutrisi dan melindungi kulit dari kerusakan lingkungan. Bahan ini juga dikenal dapat melembapkan dan memperkuat skin barrier, membuat kulit terasa lebih kenyal dan sehat. Cocok untuk kulit kering atau yang membutuhkan perawatan ekstra.

Helianthus Annuus Seed ExtractDetail belum tersedia
Honey ExtractDetail belum tersedia
Maltodextrin

Gula nabati yang dibuat dengan menghidrolisis sakarida dengan pati dari jagung, kentang, atau beras.

Sodium Acetylated Hyaluronate

Dikenal sebagai “super hyaluronic acid” karena memiliki kemampuan untuk bertahan lebih lama di kulit, memberikan hidrasi intens dan memperbaiki elastisitas kulit.

Panthenol

Panthenol adalah senyawa turunan dari vitamin B5 yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit dan rambut karena memiliki sifat melembapkan dan menenangkan kulit. Ketika digunakan pada kulit, panthenol dapat membantu mengurangi inflamasi, meningkatkan elastisitas kulit, serta membantu meremajakan dan memperbaiki jaringan kulit yang rusak. Panthenol juga sering digunakan dalam produk perawatan rambut karena dapat membantu mengurangi kerusakan rambut dan memperkuat akar rambut.

Hydrolyzed Sodium Hyaluronate

Sodium hyaluronate versi terhidrolisis ini memberikan hidrasi mendalam dengan penetrasi yang lebih baik. Cocok digunakan pada serum anti-aging untuk mengurangi garis halus dan menjaga kulit tetap elastis.

Glycine Soja (Soybean) Seed Extract

Ekstrak kedelai mengandung isoflavon yang merangsang produksi kolagen dan elastin. Membantu mencerahkan kulit dan mengurangi ukuran pori-pori. Efektif untuk perawatan anti-aging dan kulit kusam.

Gentiana Scabra Extract

Ekstrak dari Gentiana scabra ini memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan. Bahan ini membantu menenangkan kulit yang iritasi, mempercepat regenerasi sel, dan melindungi dari kerusakan akibat radikal bebas. Cocok untuk kulit sensitif atau yang membutuhkan perawatan intensif.

Pyrus Cydonia Seed ExtractDetail belum tersedia
Secale Cereale Seed ExtractDetail belum tersedia
Hibiscus Abelmoschus Seed ExtractDetail belum tersedia
Panicum Miliaceum Seed ExtractDetail belum tersedia
HydroxyethylcelluloseDetail belum tersedia
Ethylhexylglycerin

Zat pelembut kulit sintetis juga digunakan sebagai bahan pengawet, zat pembawa, atau zat pensuspensi untuk bahan pengawet lainnya seperti Phenoxyethanol.

melembabkan

memperbaiki tekstur kulit

antiseptik

Fungsi: Emolien, Antibakteri

Glycerin

Pelembab alami yang juga ada di kulit kita.Molekul yang sangat umum, aman, efektif, dan murah dan telah digunakan selama lebih dari 50 tahun. Menjaga lipid kulit di antara sel-sel kulit kita dalam keadaan sehat, melindungi dari iritasi, membantu memulihkan lapisan kulit.

melembabkan

memperbaiki tekstur kulit

Fungsi: Pengemulsi, Pelarut, Bahan Aktif

1,2-Hexanediol

Bahan ini mampu membawa bahan-bahan lain untuk melewati skin barrier sampai ke aliran darah. Tidak memiliki manfaat langsung untuk kulit dan memiliki toksik rating yang rendah (tidak mangakibatkan sensitivitas) sehingga biasa digunakan industri kecantikan sebagai pengawet.

Disodium EDTA

Bahan pembantu yang cukup umum untuk membantu produk tetap stabil dalam waktu yang lebih lama. Bahan ini dapat menetralkan ion logam dalam formula (yang biasanya masuk dari air). Biasanya digunakan dalam jumlah kecil, sekitar 0,1% atau kurang.

Butylene Glycol

Pekerjaan utama Butylene Glycol adalah menjadi pelarut untuk bahan lainnya. Tugas lainnya termasuk membantu produk menyerap lebih cepat dan lebih dalam ke dalam kulit (penambah penetrasi), membuat produk menyebar dengan baik ke kulit, dan menarik air (humektan) ke dalam kulit.

melembabkan

memperbaiki tekstur kulit

antiseptik

Fungsi: Pengawet

PEG-40 Hydrogenated Castor Oil

Emulsifier dan surfaktan yang berasal dari minyak jarak, berfungsi untuk mencampur air dan minyak dalam produk kosmetik. Selain itu, bahan ini membantu melembutkan kulit dan meningkatkan penyerapan produk.

Propanediol

Emolien yang dapat membuat kulit terasa nyaman dan halus. Berasal dari minyak kelapa dan gliserin, bertekstur ringan, bening, tidak berbau dan tidak berminyak. Bahan yang bagus dan terasa enak di kulit, ditoleransi dengan sangat baik oleh setiap jenis kulit dan mudah diformulasikan.

melembabkan

Fungsi: Emolien, Pelarut

ParfumDetail belum tersedia
Xanthan Gum

Merupakan bahan pengental dan penstabil yang sering digunakan dalam formulasi skincare. Jika suatu produk terlalu encer, maka xanthan gum dapat membuatnya memiliki tekstur seperti gel. Xantham gum dapat membantu formulator untuk mengatur flow & feel suatu formula. Selain itu Xantan Gum dikategorikan sebagai bahan natural yang merupakan ikatan rantai molekul gula (polisakarida) yang didapatkan melalui proses fermentasi. Digunakan juga dalam industri makanan dan telah mendapatkan persetujuan dari Ecocert.

Fungsi: Pengental

Hydroxyacetophenone

Hydroxyacetophenone adalah antioksidan yang juga memiliki sifat anti-inflamasi. Bahan ini meningkatkan stabilitas formula produk sekaligus melindungi kulit dari kerusakan lingkungan. Selain itu, bahan ini membantu menenangkan kulit dan mengurangi iritasi.

Tinggalkan komentar