Wardah Vitamin C + Adenosine Radiant Charge Gel Moisturizer

Wardah Vitamin C + Adenosine Radiant Charge Gel Moisturizer

Brand

Wardah

BPOM

NA18240100351

Kategori

Moisturizer

Wardah Logo
Shopee official store

Deskripsi Produk

Wardah Vitamin C + Adenosine Radiant Charge Gel Moisturizer

Pelembap gel ringan dengan Vitamin C mencerahkan kulit kusam dan lelah akibat sinar matahari dan polusi^. Dengan tekstur ringan, memberikan sensasi fresh yang menyegarkan.


Komposisi/Ingredients

Wardah Vitamin C + Adenosine Radiant Charge Gel Moisturizer

EWG Score

Aqua, Butylene Glycol, Trisiloxane, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer, Trehalose, Cyclopentasiloxane, 3-O-Ethyl Ascorbic Acid, Allantoin, Adenosine, Actinidia Polygama Fruit Extract, Phenoxyethanol, Ascorbic Acid, Dimethicone, Polyglyceryl-3 Methylglucose Distearate, Polysorbate 20, Disodium EDTA, Ethylhexylglycerin, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, 1,2-Hexanediol, Chondrus Crispus Powder, Synthetic Fluorphlogopite, Agar, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Tromethamine, Gellan Gum, Trideceth-9, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Fragrance, Squalane, CI 77891, CI 77492, CI 19140, CI 14720

Bahan dapat berubah sesuai kebijakan produsen. 
Untuk daftar bahan terlengkap dan terbaru, silakan merujuk pada kemasan produk.

Link Belanja

Shopee

Informasi Komposisi

Wardah Vitamin C + Adenosine Radiant Charge Gel Moisturizer

Water / Aqua / Eau

Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk. Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.

Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.

Fungsi: Pelarut

Butylene Glycol

Pekerjaan utama Butylene Glycol adalah menjadi pelarut untuk bahan lainnya. Tugas lainnya termasuk membantu produk menyerap lebih cepat dan lebih dalam ke dalam kulit (penambah penetrasi), membuat produk menyebar dengan baik ke kulit, dan menarik air (humektan) ke dalam kulit.

melembabkan

memperbaiki tekstur kulit

antiseptik

Fungsi: Pengawet

Trisiloxane

Bahan silikon yang memberikan efek lembut dan halus pada kulit, sering digunakan untuk memperbaiki tekstur kosmetik tanpa menyumbat pori-pori.

Ammonium Acryloyldimethyltaurate/ VP Copolymer

Ammonium Acryloyldimethyltaurate/​VP Copolymer adalah sejenis polimer yang terdiri dari amonium akrilat dan asam metil taurat yang disintesis melalui proses polimerisasi. Fungsi utamanya adalah sebagai pengikat atau pengemulsi, yaitu bahan yang dapat membantu menstabilkan formula produk dan menjaga agar bahan-bahan dalam produk tidak terpisah. Selain itu bahan ini juga dapat membantu meningkatkan tekstur dan sifat meresap dari produk, sehingga bahan aktif dapat lebih mudah diserap oleh kulit serta dapat membantu menghasilkan konsistensi yang lebih lembut dan halus pada produk.

Trehalose

Gula alami yang berfungsi sebagai pelembap dan antioksidan, membantu melindungi kulit dari dehidrasi dan kerusakan lingkungan.

Cyclopentasiloxane

Silikon berstruktur siklik berukuran panjang 5 unit yang sangat umum digunakan. Bersifat setipis air dan tidak menempel di kulit namun dapat menguap (disebut silikon volatil). Mirip dengan silikon lainnya, Cyclopentasiloxane memberi kulit dan rambut kesan halus dan lembut.

3-O-Ethyl Ascorbic Acid

Turunan vitamin C yang lebih stabil, berfungsi mencerahkan kulit, mengurangi hiperpigmentasi, dan melindungi kulit dari radikal bebas.

Allantoin

Bahan yang bersifat menenangkan yang sering digunakan dalam skincare. Bahan ini dapat ditemukan secara alami di akar & daun tanaman komprei, tetapi yang lebih sering digunakan pada produk kosmetik adalah versi sintetis. Tidak hanya menenangkan tetapi juga melembutkan dan melindungi kulit serta dapat mempercepat penyembuhan luka.

Adenosine

Bahan anti-penuaan yang membantu menghaluskan garis halus dan kerutan serta meningkatkan elastisitas kulit.

Actinidia Polygama Fruit Extract

Ekstrak dari buah silver vine yang kaya antioksidan, membantu menenangkan dan melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.

Phenoxyethanol

Aman dan lembut. Bukan paraben. Diperkenalkan sekitar tahun 1950 dan dapat digunakan hingga 1% di seluruh dunia. Dapat ditemukan di alam – dalam teh hijau – tetapi versi yang digunakan dalam kosmetik adalah sintetis.

Ascorbic Acid

Dikenal juga sebagai L-ascorbic acid. Memiliki penelitian yang paling lengkap dari berbagai bentuk vitamin C terhadap manfaatnya untuk kulit. Antioksidan ini menenangkan kulit dan dapat memperbaiki penampilan tanda-tanda penuaan.

Namun antioksidan ini sangat rentan bila terkena sinar UV dan udara. Bahan ini harus dikemas untuk melindunginya selama penggunaan rutin atau efektivitasnya secara bertahap akan menjadi berkurang ke titik tidak bekerja sama sekali (akan terlihat perubahan warna akibat teroksidasi , produk akan menjadi berwarna tembaga/kecoklatan). Untuk alasan ini, hindari produk-produk vitamin C (ascorbic acid) yang dikemas dalam kemasan jar.

Dimethicone

Membuat kulit menjadi halus, menciptakan kilau halus dan membentuk pelindung (alias oklusif). Selain itu bekerja dengan baik untuk mengisi garis-garis halus dan kerutan dan membuat kulit terlihat kencang (untuk sementara).

Polyglyceryl-3 Methylglucose Distearate

Fungsi: utama Polyglyceryl-3 Methylglucose Distearate adalah sebagai pengikat atau pengemulsi, yaitu bahan yang dapat membantu menstabilkan formula produk dan menjaga agar bahan-bahan dalam produk tidak terpisah. Polyglyceryl-3 Methylglucose Distearate juga dapat membantu meningkatkan tekstur dan sifat meresap dari produk, sehingga bahan aktif dapat lebih mudah diserap oleh kulit. Selain itu, Polyglyceryl-3 Methylglucose Distearate juga dapat membantu menghasilkan konsistensi yang lebih lembut dan halus pada produk.

Polysorbate 20

Emulsifier yang membantu mencampur minyak dan air dalam produk kosmetik, sering digunakan dalam toner atau face mist. Bahan ini juga membantu membersihkan kulit dari kotoran berminyak.

Disodium EDTA

Bahan pembantu yang cukup umum untuk membantu produk tetap stabil dalam waktu yang lebih lama. Bahan ini dapat menetralkan ion logam dalam formula (yang biasanya masuk dari air). Biasanya digunakan dalam jumlah kecil, sekitar 0,1% atau kurang.

Ethylhexylglycerin

Zat pelembut kulit sintetis juga digunakan sebagai bahan pengawet, zat pembawa, atau zat pensuspensi untuk bahan pengawet lainnya seperti Phenoxyethanol.

melembabkan

memperbaiki tekstur kulit

antiseptik

Fungsi: Emolien, Antibakteri

Dimethicone/ Vinyl Dimethicone Crosspolymer

Berfungsi seperti pelembap dan primer dapat membantu mengefektifkan produk tersebut dalam mengisi pori-pori dan memberikan tampilan kulit yang lebih halus dan lembut.

1,2-Hexanediol

Bahan ini mampu membawa bahan-bahan lain untuk melewati skin barrier sampai ke aliran darah. Tidak memiliki manfaat langsung untuk kulit dan memiliki toksik rating yang rendah (tidak mangakibatkan sensitivitas) sehingga biasa digunakan industri kecantikan sebagai pengawet.

Chondrus Crispus PowderDetail belum tersedia
Synthetic Fluorphlogopite

Mineral sintetis yang berfungsi memberi efek berkilau atau glowing pada produk makeup, seperti highlighter atau eyeshadow. Bahan ini lebih aman dan seragam dibandingkan mica alami.

Agar

Zat pengental alami yang berasal dari rumput laut, digunakan untuk memberi tekstur pada masker wajah atau gel. Selain itu, agar memiliki sifat pelembap dan membantu menenangkan kulit.

Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer

Polimer sintetik yang berfungsi sebagai pengental, penstabil emulsi, dan pembentuk gel dalam produk kosmetik. Bahan ini juga membantu mendistribusikan bahan aktif secara merata di kulit.

Tromethamine

Zat penyeimbang pH (buffer) yang membantu menjaga kestabilan formula produk, terutama dalam skincare yang mengandung asam. Tidak rentan rusak oleh paparan sinar matahari.

Gellan Gum

Zat pengental dan stabilizer yang digunakan dalam gel atau lotion untuk menjaga konsistensi produk. Selain menjaga tekstur, bahan ini juga berperan dalam meningkatkan hidrasi kulit.

Trideceth-9

Surfactant yang membantu mengemulsi minyak dan air dalam produk. Bahan ini sering digunakan dalam pembersih dan tidak meninggalkan residu, membuat kulit terasa bersih dan segar.

PEG-40 Hydrogenated Castor Oil

Emulsifier dan surfaktan yang berasal dari minyak jarak, berfungsi untuk mencampur air dan minyak dalam produk kosmetik. Selain itu, bahan ini membantu melembutkan kulit dan meningkatkan penyerapan produk.

FragranceDetail belum tersedia
Squalane

Merupakan oil ringan yang bersifat non-komedogenik sehingga tidak menyumbat pori-pori. Berfungsi sebagai Natural Moisturizing Factors (NMF) untuk menjaga kelembapan kulit dan tidak membuat kulit tertarik. Squalane juga berfungsi sebagai antioksidan yang dapat mencegah kerusakan kulit saat terkena sinar UV. Membantu menjaga kulit tetap kenyal, awet muda dan terhidrasi.

CI 77891Detail belum tersedia
CI 77492Detail belum tersedia
CI 19140 (Tartrazine)

Pewarna kuning sintetis yang digunakan dalam kosmetik dan makanan. Beberapa orang dengan sensitivitas terhadap pewarna ini perlu berhati-hati, tetapi secara umum aman dalam batasan yang ditetapkan.

CI 14720Detail belum tersedia

Tinggalkan komentar