The Originote Hyalu-C Serum

The Originote Hyalu-C Serum

Brand

The Originote

BPOM

NA18221701412

Shopee official store

Deskripsi Produk

The Originote Hyalu-C Serum

Serum yang di formulasikan dengan 3 jenis vitamin C, 5 jenis Hyaluronic Acid dan Flower Blend (Daisy, Marigold dan Sunflower) yang berfungsi sebagai antioksidan dan mencerahkan kulit yang kusam. Menjaga kelembapan wajah serta merawat keremajaan kulit.


Komposisi/Ingredients

EWG Score

Water, Glycerin, Butylene Glycol, Niacinamide, Glycereth-26, Jasminum Sambac (Jasmine) Flower Water, Hydrogenated Castor Oil, Bellis Perennis (Daisy) Extract, Hydroxyacetophenone, 1,2-Hexanediol, PEG/PPG-17/6 Copolymer, Methylpropanediol, Hydroxyethylcellulose, Allantoin, Glyceryl Glucoside, Gardenia Taitensis Flower Oil, Propylene Glycol, Ci 19140, Sodium Hyaluronate, Stephania Tetrandra Extract, Caprylic/Capric Triglyceride, Anthemis Nobilis Flower Extract, Hyaluronic Acid, Ergothioneine, Hydrogenated Lecithin, Hexylene Glycol, Stearic Acid, Cholesterol, Phenoxyethanol, Mannitol, Ceramide NP, Helianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil, Hydrolyzed Collagen, Hydroxypropyltrimonium Hyaluronate, Sodium Acetylated Hyaluronate, Centella Asiatica Extract, Propanediol, Oligopeptide-1, Hexapeptide-9, 3-O-Ethyl Ascorbic Acid, Ascorbic Acid, Magnesium Ascorbyl Phosphate, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Tagetes Erecta Flower Extract, EDTA, Artemisia Argyi Leaf Extract, Caprylhydroxamic Acid

Bahan dapat berubah sesuai kebijakan produsen. 
Untuk daftar bahan terlengkap dan terbaru, silakan merujuk pada kemasan produk.

Link Belanja

Shopee

Informasi Komposisi

Water / Aqua / Eau

EWG Score: 1 (Hijau – Aman)

Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat  di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk. Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.

Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.i yang dikumpulkan lebah untuk membangun sarangnya.

Fungsi: Pelarut

Glycerin

Pelembab alami yang juga ada di kulit kita.Molekul yang sangat umum, aman, efektif, dan murah dan telah digunakan selama lebih dari 50 tahun. Menjaga lipid kulit di antara sel-sel kulit kita dalam keadaan sehat, melindungi dari iritasi, membantu memulihkan lapisan kulit.

melembabkan

memperbaiki tekstur kulit

Fungsi: Pengemulsi, Pelarut, Bahan Aktif

Butylene Glycol

Pekerjaan utama Butylene Glycol adalah menjadi pelarut untuk bahan lainnya. Tugas lainnya termasuk membantu produk menyerap lebih cepat dan lebih dalam ke dalam kulit (penambah penetrasi), membuat produk menyebar dengan baik ke kulit, dan menarik air (humektan) ke dalam kulit.

melembabkan

memperbaiki tekstur kulit

antiseptik

Fungsi: Pengawet

Niacinamide

Bahan anti penuaan yang bagus, menghaluskan kerutan yang digunakan pada konsentrasi 4-5%. Memudarkan bintik-bintik coklat. Dapat dibantu dengan mengombinasikan bersama gula amino, asetil glukosamin. Meningkatkan sintesis ceramide yang menghasilkan pelindung kulit yang lebih kuat dan lebih sehat serta hidrasi kulit yang lebih baik. Dapat membantu memperbaiki beberapa kondisi kulit termasuk jerawat, rosacea, dan dermatitis atopik.

Glycereth-26

Humektan yang sangat efektif dalam menarik kelembapan ke kulit. Selain itu, bahan ini meningkatkan kelicinan produk dan memberikan efek pelembut tanpa rasa berminyak, cocok untuk semua jenis kulit termasuk sensitif.

Jasminum Sambac (Jasmine) Flower WaterDetail belum tersedia
Hydrogenated Castor Oil

Hydrogenated Castor Oil adalah bahan aktif yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit dan kosmetik karena fungsi emolien, pelembap, atau bahan pendukung lainnya. Senyawa ini dikenal memiliki berbagai sifat fungsional tergantung pada karakteristik unik dari masing-masing bahan, seperti melembutkan kulit, menambah kilau, atau meningkatkan stabilitas produk.

Bellis Perennis (Daisy) ExtractDetail belum tersedia
Hydroxyacetophenone

Hydroxyacetophenone adalah antioksidan yang juga memiliki sifat anti-inflamasi. Bahan ini meningkatkan stabilitas formula produk sekaligus melindungi kulit dari kerusakan lingkungan. Selain itu, bahan ini membantu menenangkan kulit dan mengurangi iritasi.

1,2-Hexanediol

Bahan ini mampu membawa bahan-bahan lain untuk melewati skin barrier sampai ke aliran darah. Tidak memiliki manfaat langsung untuk kulit dan memiliki toksik rating yang rendah (tidak mangakibatkan sensitivitas) sehingga biasa digunakan industri kecantikan sebagai pengawet.

PEG/PPG-17/6 Copolymer

Bahan ini adalah kopolimer yang digunakan sebagai emolien dan penstabil dalam produk perawatan kulit. Ia membantu menjaga kelembapan kulit sekaligus meningkatkan tekstur produk agar lebih halus dan mudah diaplikasikan. Bahan ini juga berfungsi sebagai pelarut yang aman dan lembut untuk kulit.

Methylpropanediol

Methylpropanediol adalah bahan serbaguna yang berfungsi sebagai pelembap, pelarut, dan penstabil dalam produk perawatan kulit. Aman dan biasanya tidak menyebabkan iritasi.

HydroxyethylcelluloseDetail belum tersedia
Allantoin

Bahan yang bersifat menenangkan yang sering digunakan dalam skincare. Bahan ini dapat ditemukan secara alami di akar & daun tanaman komprei, tetapi yang lebih sering digunakan pada produk kosmetik adalah versi sintetis. Tidak hanya menenangkan tetapi juga melembutkan dan melindungi kulit serta dapat mempercepat penyembuhan luka.

Glyceryl Glucoside

Glyceryl glucoside adalah humektan yang efektif dalam menarik dan mempertahankan kelembapan pada kulit. Bahan ini juga mendukung regenerasi kulit dan membantu kulit terlihat lebih segar dan bercahaya. Cocok untuk produk yang diformulasikan untuk kulit kering dan dehidrasi.

Gardenia Taitensis Flower OilDetail belum tersedia
Propylene Glycol

Propylene Glycol adalah cairan tidak berwarna, yang tugas utamanya, biasanya, adalah meningkatkan stabilitas produk. Ini berarti memastikan bahwa produk tidak membeku atau meleleh dalam suhu rendah atau tinggi. Untuk mencapai ini, biasanya hanya digunakan dalam jumlah kecil – biasanya kurang dari 2%.Fungsi lainnya termasuk menjadi humektan (membantu kulit menarik air), menjadi pelarut untuk bahan lain dan menjadi penambah penetrasi.

Ci 19140Detail belum tersedia
Sodium Hyaluronate

Sodium hyaluronate digunakan dalam kosmetik dan perawatan kulit sebagai agen pelembab dan pengikat air karena mampu menarik dan mempertahankan kelembapan pada kulit. Selain itu, sodium hyaluronate juga memiliki sifat antioksidan dan dapat membantu meningkatkan elastisitas dan tekstur kulit.

Stephania Tetrandra ExtractDetail belum tersedia
Caprylic/Capric Triglyceride

Berasal dari minyak kelapa dan gliserin dan dianggap baik untuk menutrisi kulit.

Anthemis Nobilis Flower Extract

Berasal dari spesies tanaman Chamomilla recutita, Matricaria recutita, dan chamomile. Mengandung senyawa fenolik, terutama flavonoid apigenin, quercetin, patuletin, luteolin, dan glukosida, yang kesemuanya berfungsi sebagai antioksidan. Jika Anda alergi tanaman dari keluarga daisy, Anda mungkin perlu menghindari produk yang mengandung chamomile.

Hyaluronic Acid

Bahan yang terkenal karena kemampuannya menahan air hingga 1000 kali beratnya sendiri, menjaga kulit tetap terhidrasi dan kenyal. Ideal untuk semua jenis kulit, terutama kulit kering dan dehidrasi. Selain itu, bahan ini memperkuat skin barrier dan mencegah transepidermal water loss (TEWL).

Ergothioneine

Asam amino alami dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang unik. Melindungi sel kulit dari kerusakan mitokondria dan stres oksidatif. Dikenal sebagai “antioksidan umur panjang” karena kemampuannya berakumulasi di kulit.

Hydrogenated Lecithin

Emulsifier yang juga berfungsi sebagai pelembap dan penguat skin barrier. Membantu bahan aktif menembus lebih dalam ke kulit dan memperbaiki elastisitas, menjadikannya bahan yang ideal untuk kulit kering atau rusak.

Hexylene Glycol

Mirip dengan glikol lainnya, merupakan bahan pembantu yang digunakan sebagai pelarut, atau untuk mengencerkan formula kental.

Stearic Acid

Asam lemak multi-tugas yang umum. Membuat kulit Anda terasa bagus dan halus (emollient), dan membantu menstabilkan campuran air dan minyak (alias emulsi).

Cholesterol

Komponen lipid alami kulit yang bekerja bersama ceramide untuk memperbaiki skin barrier dan mempertahankan kelembapan. Sangat efektif dalam produk untuk kulit kering atau sensitif, serta mendukung regenerasi sel kulit.

Phenoxyethanol

Aman dan lembut. Bukan paraben. Diperkenalkan sekitar tahun 1950 dan dapat digunakan hingga 1% di seluruh dunia. Dapat ditemukan di alam – dalam teh hijau – tetapi versi yang digunakan dalam kosmetik adalah sintetis.

Mannitol

Humektan dan antioksidan yang menjaga kelembapan dan melindungi kulit dari radikal bebas. Sering ditemukan dalam produk pelembap dan serum.

Ceramide NP

Ceramide NP, sebelumnya dikenal sebagai Ceramide 3, adalah salah satu jenis ceramide yang ditemukan secara alami di lapisan kulit. Bahan ini berperan penting dalam memperkuat penghalang kulit, menjaga kelembapan, dan melindungi kulit dari iritasi serta kerusakan akibat faktor lingkungan. Ceramide NP sangat cocok untuk kulit kering, sensitif, atau rusak karena mampu mengisi kembali lipid yang hilang, meningkatkan elastisitas kulit, dan memberikan tekstur yang lebih halus. Bahan ini sering digunakan dalam produk perawatan kulit seperti pelembap, serum, dan krim untuk kulit sensitif atau anti-penuaan.

Helianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil

Minyak tanaman dari biji bunga matahari yang bersifat tanpa bau yang biasa digunakan sebagai emolien dalam kosmetik.

Hydrolyzed Collagen

Kolagen terhidrolisis adalah bentuk kolagen yang dipecah menjadi molekul kecil untuk mempermudah penyerapan oleh kulit. Bahan ini membantu meningkatkan hidrasi, elastisitas, dan kekencangan kulit. Efeknya membuat kulit terasa lebih halus dan kenyal.

Hydroxypropyltrimonium Hyaluronate

Hydroxypropyltrimonium Hyaluronate adalah bahan aktif yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit dan kosmetik karena fungsi sebagai pengikat, pengental, atau bahan pendukung lainnya. Senyawa ini dikenal memiliki berbagai sifat fungsional tergantung pada karakteristik unik dari masing-masing bahan, seperti memperbaiki tekstur, meningkatkan kelembapan, atau menambah stabilitas pada formulasi.

Sodium Acetylated Hyaluronate

Dikenal sebagai “super hyaluronic acid” karena memiliki kemampuan untuk bertahan lebih lama di kulit, memberikan hidrasi intens dan memperbaiki elastisitas kulit.

Centella Asiatica Extract

Centella Asiatica – atau biasa disebut pegagan – telah digunakan dalam pengobatan tradisional selama ratusan tahun. Secara tradisional digunakan untuk memperbaiki luka kecil, luka bakar dan goresan dan juga dikenal sebagai agen anti-inflamasi untuk eksim.

Ternyata pegagan memiliki banyak senyawa aktif dengan beberapa manfaat. Pegagan memiliki senyawa aktif biologis utama yaitu saponin triterpenoid pentasiklik yang disebut asiaticoside, madecassoside, asiatic dan madecassic acid (juga disebut centellosides).

Propanediol

Emolien yang dapat membuat kulit terasa nyaman dan halus. Berasal dari minyak kelapa dan gliserin, bertekstur ringan, bening, tidak berbau dan tidak berminyak. Bahan yang bagus dan terasa enak di kulit, ditoleransi dengan sangat baik oleh setiap jenis kulit dan mudah diformulasikan.

melembabkan

Fungsi: Emolien, Pelarut

Oligopeptide-1

Oligopeptide-1 adalah peptida bioaktif yang merangsang produksi kolagen dan elastin. Bahan ini membantu memperbaiki tekstur kulit, mengurangi kerutan, dan meningkatkan kekenyalan. Sering digunakan dalam produk anti-penuaan.

Hexapeptide-9Detail belum tersedia
3-O-Ethyl Ascorbic Acid

Turunan vitamin C yang lebih stabil, berfungsi mencerahkan kulit, mengurangi hiperpigmentasi, dan melindungi kulit dari radikal bebas.

Ascorbic Acid

Dikenal juga sebagai L-ascorbic acid. Memiliki penelitian yang paling lengkap dari berbagai bentuk vitamin C terhadap manfaatnya untuk kulit. Antioksidan ini menenangkan kulit dan dapat memperbaiki penampilan tanda-tanda penuaan.

Namun antioksidan ini sangat rentan bila terkena sinar UV dan udara. Bahan ini harus dikemas untuk melindunginya selama penggunaan rutin atau efektivitasnya secara bertahap akan menjadi berkurang ke titik tidak bekerja sama sekali (akan terlihat perubahan warna akibat teroksidasi , produk akan menjadi berwarna tembaga/kecoklatan). Untuk alasan ini, hindari produk-produk vitamin C (ascorbic acid) yang dikemas dalam kemasan jar.

Magnesium Ascorbyl Phosphate

Turunan vitamin C larut air yang diubah menjadi asam askorbat aktif di lapisan kulit. Memberikan efek antioksidan jangka panjang dan merangsang sintesis kolagen. Stabil dalam formulasi cair seperti serum atau toner.

Hydrolyzed Hyaluronic Acid

Dengan ukuran molekul lebih kecil, bahan ini menembus lapisan kulit lebih dalam dibanding asam hialuronat biasa. Hydrolyzed Hyaluronic Acid membantu mengurangi garis halus dan tanda penuaan dengan meningkatkan kelembapan dari dalam.

Tagetes Erecta Flower ExtractDetail belum tersedia
EDTA

Bahan pengkelat (chelating agent) yang membantu menstabilkan produk dengan mengikat ion logam yang dapat merusak formula. Sering digunakan dalam berbagai produk kosmetik untuk menjaga efektivitas dan memperpanjang umur simpan.

Artemisia Argyi Leaf ExtractDetail belum tersedia
Caprylhydroxamic Acid

Bahan pengawet alami yang memiliki sifat antimikroba, membantu menjaga keamanan produk dari kontaminasi jamur dan bakteri. Sering digunakan sebagai alternatif pengawet sintetis yang lebih lembut untuk kulit.

Tinggalkan komentar