Garnier TurboLight Oil Control 3-in-1 Charcoal Foam

Garnier Logo

Dengan berbelanja produk ini melalui link affiliate kami, ingredio.id mendapat sedikit komisi yang akan digunakan untuk pemeliharaan, pengembangan dan operasional website.

Deskripsi produk

Garnier TurboLight Oil Control 3-in-1 Charcoal Foam

Sumber : Garnier official Website

Negara Asal : Perancis

Foam pembersih wajah khusus pria untuk mengurangi komedo, sehingga bersih bebas minyak hingga 12 jam. Memiliki tiga fungsi pembersih wajah dalam satu produk: sabun pembersih wajah, scrub, dan masker. Produk ini mengandung gabungan kekuatan charcoal, beads, dan clay agar wajah tampak bersih dan segar. Cocok untuk kulit normal cenderung berminyak & kusam.


Komposisi / Ingredients

EWG Score

Aqua / Water, Glycerin, Myristic Acid, Stearic Acid, Palmitic Acid, Potassium Hydroxide, Lauric Acid, Butylene Glycol, Sorbitol, Glyceryl Stearate SE, PEG-8, Parfum/Fragrance, Ci 77499/iron Oxides, Linalool, Pumice, Salicylic Acid, Sodium Dehydroacetate, Perlite, Kaolin, Phenoxyethanol, Limonene, Ascorbyl Glucoside, Tetrasodium EDTA, Charcoal Powder, Citric Acid, Menthol, Polyquaternium-4, Hexyl Cinnamal, Polyglycerin-10, Polyglyceryl-10 Myristate, Polyglyceryl-10 Stearate, Benzyl Salicylate, Benzyl Alcohol

Bahan dapat berubah sesuai kebijakan produsen. 
Untuk daftar bahan terlengkap dan terbaru, silakan merujuk pada kemasan produk.

Harga & Ukuran

100ml – IDR 35.823 (IDR 358/ml)

Harga yang tertera adalah harga normal tanpa diskon. Harga dapat berbeda sesuai kebijakan seller.
Harga yang ditampilkan di ingredio.id adalah berdasarkan harga pasaran rata-rata yang kami dapatkan ketika artikel ini dibuat dengan pembulatan.

Cara Penggunaan

Berikanlah air secukupnya pada muka Anda, tuangkan produk dan pijat lembut pada wajah. Bilas dengan menggunakan air. Jauhkan busa dari kedua mata.



Informasi Komposisi

Water / Aqua / Eau

EWG Score:

1

Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat  di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk. Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.

Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.i yang dikumpulkan lebah untuk membangun sarangnya.

Fungsi : Pelarut

Glycerin

Pelembab alami yang juga ada di kulit kita.Molekul yang sangat umum, aman, efektif, dan murah dan telah digunakan selama lebih dari 50 tahun. Menjaga lipid kulit di antara sel-sel kulit kita dalam keadaan sehat, melindungi dari iritasi, membantu memulihkan lapisan kulit.

Fungsi : Pengemulsi, Pelarut, Bahan Aktif

melembabkanmemperbaiki tekstur kulit
Stearic Acid

Asam lemak multi-tugas yang umum. Membuat kulit Anda terasa bagus dan halus (emollient), dan membantu menstabilkan campuran air dan minyak (alias emulsi).

Potassium Hydroxide

Bahan yang sangat basa yang membantu mengatur pH formula kosmetik menjadi tepat. Mirip dengan natrium hidroksida yang lebih sering digunakan.

Butylene Glycol

Pekerjaan utama Butylene Glycol adalah menjadi pelarut untuk bahan lainnya. Tugas lainnya termasuk membantu produk menyerap lebih cepat dan lebih dalam ke dalam kulit (penambah penetrasi), membuat produk menyebar dengan baik ke kulit, dan menarik air (humektan) ke dalam kulit.

Fungsi : Pengawet

Salicylic Acid

Biasa digunakan untuk merawat kulit bermasalah. Dapat mengelupas kulit baik di permukaan maupun di pori-pori. Merupakan agen anti-inflamasi yang baik. Bahan ini lebih efektif untuk mengobati komedo daripada jerawat. Untuk jerawat, gabungkan dengan agen antibakteri seperti benzoyl peroxide atau asam azelaic.

Kaolin

Bahan sintetis yang berfungsi sebagai pengondisi kulit dan agen oklusif (mengunci kelembapan kulit yang sudah ada).

Phenoxyethanol

Aman dan lembut. Bukan paraben. Diperkenalkan sekitar tahun 1950 dan dapat digunakan hingga 1% di seluruh dunia. Dapat ditemukan di alam – dalam teh hijau – tetapi versi yang digunakan dalam kosmetik adalah sintetis.

Limonene

Secara topikal, limonene dapat menyebabkan sensitivitas dan sebaiknya dihindari. Selain itu, karena efeknya yang meningkatkan penetrasi pada kulit, sangat penting untuk menghindari produk yang mengandung limonene plus penyensitif kulit lainnya (misalnya alkohol yang diubah sifatnya).Seperti kebanyakan komponen wewangian yang mudah menguap, limonene juga memiliki manfaat antioksidan yang kuat dan juga telah terbukti menenangkan kulit; Namun, ketika terkena udara, senyawa antioksidan yang sangat mudah menguap ini akan mengoksidasi dan menjadi mampu membuat kulit menjadi sensitif.

Benzyl Alcohol

Alkohol organik yang terjadi secara alami di beberapa buah (aprikot, cranberry) dan teh. Fungsi utamanya dalam kosmetik adalah sebagai pengawet, dan merupakan pengawet yang paling tidak sensitif dalam penggunaannya. Alkohol benzil dalam jumlah tinggi dapat memberikan aroma seperti bunga pada produk, karena merupakan bagian dari susunan pewangi dari beberapa minyak esensial seperti melati.

Sebagai alkohol yang mudah menguap, alkohol dapat menimbulkan risiko sensitivitas bila digunakan dalam jumlah tinggi, tetapi dianggap aman seperti yang digunakan dalam kosmetik.

Rating & Review

Total Review

0
Rated 0 out of 5
0 dari 5 bintang (berdasarkan 0 ulasan)
Luar biasa!! 🤩0%
Bagus 😚0%
Biasa saja 🙂0%
Kurang 😕0%
Mengecewakan 😡0%

Belum ada review nih. Jadilah yang pertama mengulas produk ini 📝

Share on:

Tinggalkan komentar