Ponds Oil Control Facial Foam

Ponds logo

Dengan berbelanja produk ini melalui link affiliate kami, ingredio.id mendapat sedikit komisi yang akan digunakan untuk pemeliharaan, pengembangan dan operasional website.

Deskripsi produk

Ponds Oil Control Facial Foam

Sumber : Pond’s Indonesia official website

Negara Asal : Amerika Serikat

Mengandung Mineral Clay, yang dikenal dapat menyerap kotoran dan minyak berlebih dan tidak membuat wajah terasa kering. Wajahmu menjadi bersih, segar, dan bebas kilap.


Komposisi / Ingredients

Ponds Oil Control Facial Foam

EWG Score

Water, Glycerin, Dipropylene Glycol, Chondrus Crispus Powder, Ceratonia Siliqua (Carob) Gum, Tremella Fuciformis (Mushroom) Extract, Chlorella Vulgaris Extract, Glucomannan, Saccharide Isomerate, Niacinamide, Adenosine, Xanthan Gum, Phenoxyethanol, Chlorphenesin, Cellulose Gum, Potassium Chloride, Dextrin, Disodium EDTA, Butylene Glycol, Ethyl Hexanediol, Citric Acid, Sodium Citrate

Bahan dapat berubah sesuai kebijakan produsen. 
Untuk daftar bahan terlengkap dan terbaru, silakan merujuk pada kemasan produk.

Harga & Ukuran

50ml – IDR 30.000 (IDR 600/ml)
100ml – IDR 46.020 (IDR 460/ml)

Harga yang tertera adalah harga normal tanpa diskon.

Cara Penggunaan

  • Basahi wajah dengan air. Buat busa pada tangah.
  • Pijat lembut pada wajah dan leher.
  • Bilas hingga bersih. Gunakan 2x sehari.


Informasi Komposisi

Water / Aqua / Eau

EWG Score:

1

Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat  di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk. Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.

Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.i yang dikumpulkan lebah untuk membangun sarangnya.

Fungsi : Pelarut

Glycerin

Pelembab alami yang juga ada di kulit kita.Molekul yang sangat umum, aman, efektif, dan murah dan telah digunakan selama lebih dari 50 tahun. Menjaga lipid kulit di antara sel-sel kulit kita dalam keadaan sehat, melindungi dari iritasi, membantu memulihkan lapisan kulit.

Fungsi : Pengemulsi, Pelarut, Bahan Aktif

melembabkanmemperbaiki tekstur kulit
Niacinamide

Bahan anti penuaan yang bagus, menghaluskan kerutan yang digunakan pada konsentrasi 4-5%. Memudarkan bintik-bintik coklat. Dapat dibantu dengan mengombinasikan bersama gula amino, asetil glukosamin. Meningkatkan sintesis ceramide yang menghasilkan pelindung kulit yang lebih kuat dan lebih sehat serta hidrasi kulit yang lebih baik. Dapat membantu memperbaiki beberapa kondisi kulit termasuk jerawat, rosacea, dan dermatitis atopik.

Xanthan Gum

Merupakan bahan pengental dan penstabil yang sering digunakan dalam formulasi skincare. Jika suatu produk terlalu encer, maka xanthan gum dapat membuatnya memiliki tekstur seperti gel. Xantham gum dapat membantu formulator untuk mengatur flow & feel suatu formula. Selain itu Xantan Gum dikategorikan sebagai bahan natural yang merupakan ikatan rantai molekul gula (polisakarida) yang didapatkan melalui proses fermentasi. Digunakan juga dalam industri makanan dan telah mendapatkan persetujuan dari Ecocert.

Fungsi : Pengental

Phenoxyethanol

Aman dan lembut. Bukan paraben. Diperkenalkan sekitar tahun 1950 dan dapat digunakan hingga 1% di seluruh dunia. Dapat ditemukan di alam – dalam teh hijau – tetapi versi yang digunakan dalam kosmetik adalah sintetis.

Chlorphenesin

Berfungsi sebagai pengawet. Bekerja melawan bakteri dan beberapa spesies jamur dan ragi.

Cellulose Gum
Selulosa (molekul besar yang terdapat di dinding sel tumbuhan hijau) yang digunakan sebagai penstabil dan pengental emulsi.
Disodium EDTA

Bahan pembantu yang cukup umum untuk membantu produk tetap stabil dalam waktu yang lebih lama. Bahan ini dapat menetralkan ion logam dalam formula (yang biasanya masuk dari air). Biasanya digunakan dalam jumlah kecil, sekitar 0,1% atau kurang.

Butylene Glycol

Pekerjaan utama Butylene Glycol adalah menjadi pelarut untuk bahan lainnya. Tugas lainnya termasuk membantu produk menyerap lebih cepat dan lebih dalam ke dalam kulit (penambah penetrasi), membuat produk menyebar dengan baik ke kulit, dan menarik air (humektan) ke dalam kulit.

Fungsi : Pengawet

Ethyl Hexanediol

Cairan tidak berwarna, sedikit kental mirip dengan glikol lainnya, digunakan sebagai pelarut dalam produk kosmetik. Konsentrasi yang direkomendasikan kurang dari 5%.

Sodium Citrate

Digunakan terutama untuk mengontrol tingkat pH suatu produk, bahan ini juga memiliki sifat antioksidan dan pengawet.

Rating & Review

Total Review

0
Rated 0 out of 5
0 dari 5 bintang (berdasarkan 0 ulasan)
Luar biasa!! 🤩0%
Bagus 😚0%
Biasa saja 🙂0%
Kurang 😕0%
Mengecewakan 😡0%

Belum ada review nih. Jadilah yang pertama mengulas produk ini 📝

Share on:

Tinggalkan komentar