Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk. Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.
Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.
Fungsi: Array
Pelembab alami yang juga ada di kulit kita.Molekul yang sangat umum, aman, efektif, dan murah dan telah digunakan selama lebih dari 50 tahun. Menjaga lipid kulit di antara sel-sel kulit kita dalam keadaan sehat, melindungi dari iritasi, membantu memulihkan lapisan kulit.
melembabkan
memperbaiki tekstur kulit
Fungsi: Array
Pekerjaan utama Butylene Glycol adalah menjadi pelarut untuk bahan lainnya. Tugas lainnya termasuk membantu produk menyerap lebih cepat dan lebih dalam ke dalam kulit (penambah penetrasi), membuat produk menyebar dengan baik ke kulit, dan menarik air (humektan) ke dalam kulit.
melembabkan
memperbaiki tekstur kulit
antiseptik
Fungsi: Array
Emolien sintetis yang berfungsi sebagai pelembap dan pelapis kulit. Memberikan efek halus dan lembut tanpa rasa lengket. Ideal untuk menjaga kelembapan kulit dan meningkatkan tekstur produk.
Propylene Glycol Dicaprylate/Dicaprate adalah emolien ringan yang memberikan hidrasi tanpa meninggalkan rasa berminyak pada kulit. Bahan ini membantu meningkatkan penyerapan bahan aktif ke dalam kulit. Selain itu, sering digunakan dalam produk pelembap dan sunscreen untuk memberikan tekstur yang halus dan nyaman.
Silikon berstruktur siklik berukuran panjang 5 unit yang sangat umum digunakan. Bersifat setipis air dan tidak menempel di kulit namun dapat menguap (disebut silikon volatil). Mirip dengan silikon lainnya, Cyclopentasiloxane memberi kulit dan rambut kesan halus dan lembut.
Ceramide EOP adalah jenis lipid yang membantu memperbaiki lapisan pelindung kulit. Bahan ini penting untuk menjaga kelembapan dan mencegah kehilangan air dari kulit. Ceramide EOP sering digunakan dalam produk untuk kulit kering atau sensitif.
Komponen lipid alami yang membantu memperkuat lapisan pelindung kulit. Berperan penting dalam menjaga kelembapan dan mencegah kehilangan air transepidermal. Sangat bermanfaat untuk kulit kering, sensitif, atau yang mengalami kerusakan barrier kulit.
Ceramide spesifik yang membantu memperbaiki lapisan pelindung kulit. Bahan ini berfungsi menjaga kelembapan kulit, mencegah iritasi, dan melindungi kulit dari agresor lingkungan.
Sodium hyaluronate digunakan dalam kosmetik dan perawatan kulit sebagai agen pelembab dan pengikat air karena mampu menarik dan mempertahankan kelembapan pada kulit. Selain itu, sodium hyaluronate juga memiliki sifat antioksidan dan dapat membantu meningkatkan elastisitas dan tekstur kulit.
Ekstrak daun pegagan yang dikenal karena sifat penyembuhan dan menenangkan kulit. Membantu memperbaiki lapisan pelindung kulit serta meredakan kemerahan dan iritasi. Sering digunakan untuk mendukung kulit lebih sehat dan elastis.
Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer adalah sejenis polimer yang terdiri dari amonium akrilat dan asam metil taurat yang disintesis melalui proses polimerisasi. Fungsi utamanya adalah sebagai pengikat atau pengemulsi, yaitu bahan yang dapat membantu menstabilkan formula produk dan menjaga agar bahan-bahan dalam produk tidak terpisah. Selain itu bahan ini juga dapat membantu meningkatkan tekstur dan sifat meresap dari produk, sehingga bahan aktif dapat lebih mudah diserap oleh kulit serta dapat membantu menghasilkan konsistensi yang lebih lembut dan halus pada produk.
Hydroxyacetophenone adalah antioksidan yang juga memiliki sifat anti-inflamasi. Bahan ini meningkatkan stabilitas formula produk sekaligus melindungi kulit dari kerusakan lingkungan. Selain itu, bahan ini membantu menenangkan kulit dan mengurangi iritasi.
Bahan pelembab lembut yang mungkin berasal dari tumbuhan atau sintetis, betaine juga secara alami terjadi pada kulit dan tubuh. Ini dikenal sebagai osmolyte, bahan yang membantu kulit beradaptasi dengan kehilangan dan perolehan kelembaban, yang pada dasarnya bekerja untuk menyeimbangkan hidrasi kulit.
Silikon ringan yang memberikan tekstur halus pada kulit. Bahan ini membantu mengurangi kekeringan, memberikan kelembutan tanpa rasa berminyak, dan sering digunakan dalam produk perawatan kulit dan rambut untuk hasil yang halus.
Bahan yang bersifat menenangkan yang sering digunakan dalam skincare. Bahan ini dapat ditemukan secara alami di akar & daun tanaman komprei, tetapi yang lebih sering digunakan pada produk kosmetik adalah versi sintetis. Tidak hanya menenangkan tetapi juga melembutkan dan melindungi kulit serta dapat mempercepat penyembuhan luka.
Tridecyl Trimellitate adalah bahan aktif yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit dan kosmetik karena fungsi emolien, pelembap, atau bahan pendukung lainnya. Senyawa ini dikenal memiliki berbagai sifat fungsional tergantung pada karakteristik unik dari masing-masing bahan, seperti melembutkan kulit, menambah kilau, atau meningkatkan stabilitas produk.
Polimer sintetis yang berfungsi sebagai pengental dan stabilizer dalam produk skincare. Bahan ini membantu menjaga tekstur agar tetap halus dan mudah diaplikasikan, sekaligus memberikan rasa lembut di kulit tanpa lengket. Sering digunakan dalam serum dan gel karena meningkatkan konsistensi produk.
Merupakan oil ringan yang bersifat non-komedogenik sehingga tidak menyumbat pori-pori. Berfungsi sebagai Natural Moisturizing Factors (NMF) untuk menjaga kelembapan kulit dan tidak membuat kulit tertarik. Squalane juga berfungsi sebagai antioksidan yang dapat mencegah kerusakan kulit saat terkena sinar UV. Membantu menjaga kulit tetap kenyal, awet muda dan terhidrasi.
Gula alami yang berfungsi sebagai pelembap dan antioksidan, membantu melindungi kulit dari dehidrasi dan kerusakan lingkungan.
Ekstrak akar tanaman herbal yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antimikroba. Digunakan untuk membantu menenangkan kulit iritasi, mengurangi jerawat, dan mencerahkan kulit. Bahan ini juga mendukung perbaikan barrier kulit.
Ekstrak batang Opuntia ficus-indica, atau kaktus, kaya akan polisakarida yang memberikan hidrasi intensif. Bahan ini juga memiliki sifat menenangkan dan melindungi kulit dari stres lingkungan. Cocok untuk kulit kering dan dehidrasi.
Ekstrak akar Ophiopogon japonicus memiliki sifat pelembap dan antiinflamasi. Bahan ini membantu memperbaiki fungsi pelindung kulit dan menenangkan iritasi. Cocok untuk kulit kering atau sensitif.
Bahan multifungsi yang dapat digunakan sebagai penstabil emulsi, pelarut, dan antimikroba. Selain itu dianggap mampu meningkatkan ketahanan tabir surya terhadap air.
melembabkan
Fungsi: Array
Ekstrak kedelai mengandung isoflavon yang merangsang produksi kolagen dan elastin. Membantu mencerahkan kulit dan mengurangi ukuran pori-pori. Efektif untuk perawatan anti-aging dan kulit kusam.
Tocopherol adalah sejenis vitamin yang terdapat dalam berbagai jenis minyak nabati, seperti minyak biji bunga matahari, minyak biji zaitun, dan minyak biji aprikot. Tocopherol merupakan salah satu jenis vitamin E yang dikenal memiliki manfaat bagi kulit dan rambut. Fungsi utama tocopherol adalah sebagai antioksidan, yaitu bahan yang dapat membantu melindungi kulit dan rambut dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.
Bahan ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif jika digunakan dalam jumlah yang terlalu banyak atau terlalu sering.
Ceramide NP, sebelumnya dikenal sebagai Ceramide 3, adalah salah satu jenis ceramide yang ditemukan secara alami di lapisan kulit. Bahan ini berperan penting dalam memperkuat penghalang kulit, menjaga kelembapan, dan melindungi kulit dari iritasi serta kerusakan akibat faktor lingkungan. Ceramide NP sangat cocok untuk kulit kering, sensitif, atau rusak karena mampu mengisi kembali lipid yang hilang, meningkatkan elastisitas kulit, dan memberikan tekstur yang lebih halus. Bahan ini sering digunakan dalam produk perawatan kulit seperti pelembap, serum, dan krim untuk kulit sensitif atau anti-penuaan.
Vaccinium Angustifolium (Blueberry) Fruit Extract adalah bahan aktif yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit karena manfaatnya yang mendukung kesehatan kulit. Senyawa ini dikenal memiliki berbagai sifat fungsional seperti antioksidan, anti-inflamasi, atau pelembap, tergantung pada karakteristik unik dari masing-masing bahan. Penggunaan rutin bahan ini dapat membantu meningkatkan penampilan dan vitalitas kulit.
Kaya asam linoleat dan vitamin E untuk melembapkan dan memperkuat skin barrier. Memberikan perlindungan antioksidan dan menenangkan kulit sensitif. Sering jadi bahan dasar produk bayi karena sifatnya yang hipoalergenik.
Gula nabati yang dibuat dengan menghidrolisis sakarida dengan pati dari jagung, kentang, atau beras.
Ekstrak dari Gentiana scabra ini memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan. Bahan ini membantu menenangkan kulit yang iritasi, mempercepat regenerasi sel, dan melindungi dari kerusakan akibat radikal bebas. Cocok untuk kulit sensitif atau yang membutuhkan perawatan intensif.
Emulsifier yang juga berfungsi sebagai pelembap dan penguat skin barrier. Membantu bahan aktif menembus lebih dalam ke kulit dan memperbaiki elastisitas, menjadikannya bahan yang ideal untuk kulit kering atau rusak.
Dimethiconol memiliki sifat-sifat yang sama dengan dimethicone, seperti kemampuan untuk melembabkan dan melindungi kulit serta rambut, memberikan tekstur lembut pada produk kosmetik, dan meningkatkan efektivitas bahan aktif lainnya. Namun, dimethiconol memiliki sifat yang sedikit berbeda dengan dimethicone, di mana dimethiconol dapat lebih mudah menyebar dan menyerap ke kulit serta rambut, dan memberikan rasa halus dan lembut yang lebih tahan lama.
Dalam kosmetik, dimethiconol sering digunakan sebagai bahan pengemulsi, bahan pengikat, dan agen anti-busuk.
Bahan ini mampu membawa bahan-bahan lain untuk melewati skin barrier sampai ke aliran darah. Tidak memiliki manfaat langsung untuk kulit dan memiliki toksik rating yang rendah (tidak mangakibatkan sensitivitas) sehingga biasa digunakan industri kecantikan sebagai pengawet.
Sorbitan isostearate adalah pengemulsi yang membantu mencampurkan minyak dan air dalam formula kosmetik. Bahan ini juga memiliki sifat pelembap ringan, menjaga kulit tetap terhidrasi. Aman untuk semua jenis kulit, termasuk sensitif.
Merupakan bahan pengental dan penstabil yang sering digunakan dalam formulasi skincare. Jika suatu produk terlalu encer, maka xanthan gum dapat membuatnya memiliki tekstur seperti gel. Xantham gum dapat membantu formulator untuk mengatur flow & feel suatu formula. Selain itu Xantan Gum dikategorikan sebagai bahan natural yang merupakan ikatan rantai molekul gula (polisakarida) yang didapatkan melalui proses fermentasi. Digunakan juga dalam industri makanan dan telah mendapatkan persetujuan dari Ecocert.
Fungsi: Array
Bahan pembantu yang cukup umum untuk membantu produk tetap stabil dalam waktu yang lebih lama. Bahan ini dapat menetralkan ion logam dalam formula (yang biasanya masuk dari air). Biasanya digunakan dalam jumlah kecil, sekitar 0,1% atau kurang.


