OMG Oh My Glow Bright Booster Face Wash

OMG Oh My Glow Bright Booster Face Wash

Brand

OMG

BPOM

NA18241205075

Kategori

Face Wash, Produk

Deskripsi Produk

OMG Oh My Glow Bright Booster Face Wash

OMG Oh My Glow Bright Booster Face Wash, dengan Micellar-Powered Technology, face wash ini mampu mengangkat hingga 99% polusi, debu, dan sisa makeup sampai ke pori terdalam — tanpa bikin kulit terasa kering atau ketarik. Busa lembutnya membersihkan sekaligus menjaga skin barrier tetap lembap dan sehat.

Diformulasikan dengan World-Grade Niacinamide dan Encapsulated Glow Peptide yang bekerja ganda untuk hasil maksimal. Hasilnya? Kulit tampak lebih bersih dan glowing.

Cocok untuk semua jenis kulit

  • Non-Acnegenic & Non-Comedogenic
  • Dermatologically Tested

Cara Pakai:

Basahi wajah, tuang produk secukupnya di telapak tangan, usap hingga berbusa, lalu bilas hingga bersih. Gunakan setiap pagi dan malam untuk hasil terbaik.


Komposisi/Ingredients

EWG Score

Aqua, Glycerin, Stearic Acid, Myristic Acid, Potassium Hydroxide, Lauric Acid, Propylene Glycol, Glyceryl Stearate, Glycol Distearate, Decyl Glucoside, Kaolin, Sodium Ascorbyl Phosphate, Tocopheryl Acetate, Niacinamide, Oligopeptide-68, Sodium Methyl Cocoyl Taurate, Allantoin, Sodium PCA, PCA, Serine, Alanine, Glycine, Glutamic Acid, Lysine HCL, Threonine, Arginine, Proline, Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract, Sodium Oleate, Butylene Glycol, Betaine, Sodium Lactate, Gluconolactone, Hydrogenated Lecithin, Fragrance, Disodium EDTA, Ethylhexylglycerin, Hydroxypropyl Methylcellulose, Sodium Benzoate, Phenoxyethanol, Polyquaternium-7

Bahan dapat berubah sesuai kebijakan produsen. 
Untuk daftar bahan terlengkap dan terbaru, silakan merujuk pada kemasan produk.

Link Belanja

Informasi Komposisi

Water / Aqua / Eau

EWG Score:

1

Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat  di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk. Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.

Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.i yang dikumpulkan lebah untuk membangun sarangnya.

Fungsi : Pelarut

Glycerin

Pelembab alami yang juga ada di kulit kita.Molekul yang sangat umum, aman, efektif, dan murah dan telah digunakan selama lebih dari 50 tahun. Menjaga lipid kulit di antara sel-sel kulit kita dalam keadaan sehat, melindungi dari iritasi, membantu memulihkan lapisan kulit.

Fungsi : Pengemulsi, Pelarut, Bahan Aktif

melembabkanmemperbaiki tekstur kulit

Stearic Acid

Asam lemak multi-tugas yang umum. Membuat kulit Anda terasa bagus dan halus (emollient), dan membantu menstabilkan campuran air dan minyak (alias emulsi).

Myristic Acid
Asam lemak yang berperan sebagai surfaktan dan emolien. Bahan ini membantu mengangkat minyak dan kotoran dari kulit, serta sering ditemukan dalam sabun wajah dan pembersih. Selain itu, juga berfungsi melembutkan kulit dan rambut.

Potassium Hydroxide

Bahan yang sangat basa yang membantu mengatur pH formula kosmetik menjadi tepat. Mirip dengan natrium hidroksida yang lebih sering digunakan.

Lauric Acid
Asam lemak jenuh yang dikenal dengan sifat antimikroba dan antiinflamasinya. Bahan ini sering digunakan dalam produk perawatan kulit dan rambut untuk membantu membersihkan kotoran, mengontrol minyak, dan mencegah pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Juga berfungsi sebagai emolien yang menjaga kelembapan kulit dan rambut.

Propylene Glycol

Propylene Glycol adalah cairan tidak berwarna, yang tugas utamanya, biasanya, adalah meningkatkan stabilitas produk. Ini berarti memastikan bahwa produk tidak membeku atau meleleh dalam suhu rendah atau tinggi. Untuk mencapai ini, biasanya hanya digunakan dalam jumlah kecil – biasanya kurang dari 2%.Fungsi lainnya termasuk menjadi humektan (membantu kulit menarik air), menjadi pelarut untuk bahan lain dan menjadi penambah penetrasi.

Glyceryl Stearate

Emulsifier yang membantu mencampurkan air dan minyak dalam produk kosmetik. Selain itu, bahan ini juga bertindak sebagai emolien yang melembutkan dan menjaga hidrasi kulit, menjadikannya cocok untuk produk pelembap.

Glycol Distearate

Emolien dan pengental yang memberikan tekstur lembut serta kilau pada produk. Bahan ini sering digunakan dalam sampo dan pembersih untuk menciptakan efek mutiara dan memperbaiki konsistensi produk.

Decyl Glucoside

Fungsi utama Decyl Glucoside adalah sebagai bahan pembersih alami, yaitu bahan yang dapat membantu membersihkan kulit dan rambut dari sisa-sisa make up, kotoran, dan minyak. Bahan ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif jika digunakan dalam jumlah yang terlalu banyak atau terlalu sering.

Kaolin

Bahan sintetis yang berfungsi sebagai pengondisi kulit dan agen oklusif (mengunci kelembapan kulit yang sudah ada).

Sodium Ascorbyl Phosphate

Bentuk stabil dari vitamin C yang membantu mencerahkan kulit, melawan tanda penuaan, dan melindungi dari kerusakan akibat radikal bebas.

Tocopheryl Acetate

Versi vitamin E murni yang paling umum digunakan dalam kosmetik. Menurut Leslie Baumann, meskipun bahan ini lebih stabil dan memiliki masa simpan yang lebih lama, ia juga lebih sulit diserap oleh kulit dan mungkin tidak memiliki efek perlindungan cahaya mengagumkan yang sama dengan Vit E.

Niacinamide

Bahan anti penuaan yang bagus, menghaluskan kerutan yang digunakan pada konsentrasi 4-5%. Memudarkan bintik-bintik coklat. Dapat dibantu dengan mengombinasikan bersama gula amino, asetil glukosamin. Meningkatkan sintesis ceramide yang menghasilkan pelindung kulit yang lebih kuat dan lebih sehat serta hidrasi kulit yang lebih baik. Dapat membantu memperbaiki beberapa kondisi kulit termasuk jerawat, rosacea, dan dermatitis atopik.

Oligopeptide-68

Peptida yang membantu mencerahkan kulit dan mengurangi hiperpigmentasi. Bahan ini bekerja dengan menghambat produksi melanin, cocok digunakan dalam produk pencerah kulit atau perawatan anti-aging untuk tampilan kulit yang lebih merata.

Sodium Methyl Cocoyl Taurate

Surfaktan ringan yang cocok untuk kulit sensitif. Bahan ini membantu membersihkan kulit dan rambut dengan lembut tanpa menyebabkan iritasi, sering ditemukan dalam sampo, sabun wajah, dan pembersih tubuh yang memberikan busa lembut.

Allantoin

Bahan yang bersifat menenangkan yang sering digunakan dalam skincare. Bahan ini dapat ditemukan secara alami di akar & daun tanaman komprei, tetapi yang lebih sering digunakan pada produk kosmetik adalah versi sintetis. Tidak hanya menenangkan tetapi juga melembutkan dan melindungi kulit serta dapat mempercepat penyembuhan luka.

Sodium PCA

PCA adalah singkatan dari Pyrrolidone Carboxylic Acid dan dapat ditemukan secara alami di kulit kita. Bentuk garam natrium dari PCA adalah bahan penting yang identik dengan kulit dan pelembab alami yang membantu kulit menahan air dan tetap terhidrasi dengan baik.

PCA

PCA adalah singkatan dari Pyrrolidone Carboxylic Acid. Setelah asam amino, PCA adalah komponen NMF (Natural Moisturizing Factor) terbesar kedua pada kulit. 12% adalah PCA dari komposisi NMF kulit normal.

Serine

Salah satu asam amino penting yang membantu mempertahankan kelembapan kulit, menjaga kulit tetap terhidrasi, dan mendukung elastisitas kulit untuk tampilan yang lebih halus.

Alanine

Asam amino yang membantu mengatur keseimbangan air dalam kulit, menjaga kulit tetap lembap dan mendukung perbaikan serta pembentukan sel-sel kulit baru.

Glycine

Asam amino yang berperan penting dalam menjaga kelembapan kulit serta membantu produksi kolagen, protein yang membuat kulit tetap kenyal dan elastis.

Glutamic Acid

Asam amino yang berfungsi sebagai pelembap alami kulit, membantu menjaga keseimbangan hidrasi dan memperbaiki tekstur kulit.

Lysine HCL

Asam amino esensial yang membantu membangun protein dalam kulit, memperkuat jaringan kulit, dan mendukung produksi kolagen.

Threonine

Asam amino esensial yang penting untuk produksi kolagen dan elastin, membantu menjaga kekenyalan dan kelembapan kulit.

Arginine

Mengandung asam amino dan memiliki sifat antioksidan.

Proline

Asam amino yang berperan dalam produksi kolagen, membantu memperbaiki dan menjaga kekuatan jaringan kulit.

Sodium Oleate

Garam dari asam oleat yang berfungsi sebagai pengemulsi dan pengental dalam produk. Bahan ini membantu mencampurkan minyak dan air dalam formula, serta memberikan tekstur yang halus dan stabil pada produk perawatan kulit.

Butylene Glycol

Pekerjaan utama Butylene Glycol adalah menjadi pelarut untuk bahan lainnya. Tugas lainnya termasuk membantu produk menyerap lebih cepat dan lebih dalam ke dalam kulit (penambah penetrasi), membuat produk menyebar dengan baik ke kulit, dan menarik air (humektan) ke dalam kulit.

Fungsi : Pengawet

melembabkanmemperbaiki tekstur kulitantiseptik

Betaine

Bahan pelembab lembut yang mungkin berasal dari tumbuhan atau sintetis, betaine juga secara alami terjadi pada kulit dan tubuh. Ini dikenal sebagai osmolyte, bahan yang membantu kulit beradaptasi dengan kehilangan dan perolehan kelembaban, yang pada dasarnya bekerja untuk menyeimbangkan hidrasi kulit.

Sodium Lactate

Garam natrium dari asam laktat. Pelembab kulit yang bagus dan juga digunakan untuk mengatur nilai pH formula kosmetik. Bahan alami ini disetujui oleh ECOCERT dan COSMOS.

Gluconolactone

PHA yang bekerja sebagai eksfolian lembut, mengangkat sel kulit mati sambil melembapkan. Cocok untuk kulit sensitif, membantu meratakan tekstur dan membuat kulit tampak lebih cerah.

Hydrogenated Lecithin

Emulsifier yang juga berfungsi sebagai pelembap dan penguat skin barrier. Membantu bahan aktif menembus lebih dalam ke kulit dan memperbaiki elastisitas, menjadikannya bahan yang ideal untuk kulit kering atau rusak.

Disodium EDTA

Bahan pembantu yang cukup umum untuk membantu produk tetap stabil dalam waktu yang lebih lama. Bahan ini dapat menetralkan ion logam dalam formula (yang biasanya masuk dari air). Biasanya digunakan dalam jumlah kecil, sekitar 0,1% atau kurang.

Ethylhexylglycerin

Zat pelembut kulit sintetis juga digunakan sebagai bahan pengawet, zat pembawa, atau zat pensuspensi untuk bahan pengawet lainnya seperti Phenoxyethanol.

Fungsi : Emolien, Antibakteri

melembabkanmemperbaiki tekstur kulitantiseptik

Hydroxypropyl Methylcellulose

Pengental dan penstabil yang digunakan untuk meningkatkan viskositas produk tanpa membuatnya lengket. Bahan ini sering ditemukan dalam lotion, krim, dan pembersih untuk menjaga tekstur yang konsisten.

Sodium Benzoate

Sodium benzoat atau Natrium benzoat banyak digunakan dalam kosmetik sebagai pengawet. Meskipun bukan bahan berbahaya, namun ketika dikombinasikan dengan ascorbic acid (asam askorbat) dapat menciptakan reaksi kimia yang membentuk benzena -bahan kimia yang digunakan dalam pestisida, pewarna rambut, plastik, dan juga dalam asap rokok.

Phenoxyethanol

Aman dan lembut. Bukan paraben. Diperkenalkan sekitar tahun 1950 dan dapat digunakan hingga 1% di seluruh dunia. Dapat ditemukan di alam – dalam teh hijau – tetapi versi yang digunakan dalam kosmetik adalah sintetis.

Polyquaternium-7
Polimer sintetik yang digunakan sebagai kondisioner dan anti-statis dalam produk perawatan rambut. Bahan ini membantu melembutkan rambut, mengurangi kusut, dan memberikan kelembapan. Cocok untuk produk seperti sampo dan kondisioner.

Tinggalkan komentar