Skintific Mugwort Acne Clay Stick

Skintific Mugwort Acne Clay Stick

Brand

Skintific

BPOM

NA11220200288

Kategori

Masker

Skintific Logo
Shopee official store

Deskripsi Produk

Skintific Mugwort Acne Clay Stick

Diformulasikan dengan Mugwort, ingredients yang populer di Korea untuk mengobati jerawat. Dilengkapi dengan Niacinamide, Salicylic Acid, dan juga Centella yang dapat mengontrol produksi minyak, membersihkan pori-pori secara mendalam, membersihkan komedo, dan menenangkan kulit yang sedang meradang. Mudah digunakan dengan bentuk stick, berfokus untuk menenangkan kulit dan meredakan kemerahan, membersihkan pori dan merawat kulit berjerawat, mengontrol minyak dan menjaga skin barrier. Coverage yang baik, dengan 1 usapan dapat menutup satu area pada wajah. Hasil penggunaan bruntusan berkurang, pori-pori mengecil, warna kulit lebih cerah dan merata.


Komposisi/Ingredients

Skintific Mugwort Acne Clay Stick

EWG Score

Water, Kaolin, Butylene Glycol, Glycerin, Artemisia Vulgaris (Mugwort) Extract, Diglycerin, Ci 77019, PEG-32, Sodium Palmitate, Glyceryl Polymethacrylate, PVM/​Ma Copolymer, Ceramide EOP, Ceramide AP, Ceramide NS, Ceramide NG, Ceramide AS, Ceramide NP, Ci 77289, Phenoxyethanol, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Ci 77492, Menthyl Lactate, Beta-Glucan, Curcuma Longa (Turmeric) Root Extract, Verbascum Thapsus Extract, Niacinamide, Centella Asiatica Extract, Salicylic Acid, Pinus Densiflora Leaf Extract, Lactobacillus Ferment Lysate, Saccharide Isomerate, Hydroxypropyl Cyclodextrin, Dipropylene Glycol, Rhamnose, 1,2-Hexanediol

Bahan dapat berubah sesuai kebijakan produsen. 
Untuk daftar bahan terlengkap dan terbaru, silakan merujuk pada kemasan produk.

Link Belanja

Shopee

Informasi Komposisi

Skintific Mugwort Acne Clay Stick

Water / Aqua / Eau

Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk. Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.

Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.

Fungsi: Array

Kaolin

Bahan sintetis yang berfungsi sebagai pengondisi kulit dan agen oklusif (mengunci kelembapan kulit yang sudah ada).

Butylene Glycol

Pekerjaan utama Butylene Glycol adalah menjadi pelarut untuk bahan lainnya. Tugas lainnya termasuk membantu produk menyerap lebih cepat dan lebih dalam ke dalam kulit (penambah penetrasi), membuat produk menyebar dengan baik ke kulit, dan menarik air (humektan) ke dalam kulit.

melembabkan

memperbaiki tekstur kulit

antiseptik

Fungsi: Array

Glycerin

Pelembab alami yang juga ada di kulit kita.Molekul yang sangat umum, aman, efektif, dan murah dan telah digunakan selama lebih dari 50 tahun. Menjaga lipid kulit di antara sel-sel kulit kita dalam keadaan sehat, melindungi dari iritasi, membantu memulihkan lapisan kulit.

melembabkan

memperbaiki tekstur kulit

Fungsi: Array

Artemisia Vulgaris (Mugwort) Extract

Ekstrak herbal dengan sifat anti-inflamasi yang kuat, membantu menenangkan kulit iritasi atau sensitif. Kaya antioksidan, mendukung regenerasi kulit dan memperbaiki tekstur. Ideal untuk memberikan efek kulit lebih segar dan tenang.

Diglycerin

Diglycerin adalah pelembap berbasis gliserin yang memiliki kemampuan lebih tinggi dalam mengikat air, sehingga memberikan hidrasi lebih lama dibandingkan gliserin biasa. Bahan ini membantu menjaga kelembapan kulit, meningkatkan elastisitas, dan memperbaiki tekstur kulit. Selain itu, Diglycerin sering digunakan dalam produk pelembap, serum, dan masker wajah untuk memberikan efek kulit yang lembut dan kenyal tanpa rasa lengket.

Ci 77019 — Detail belum tersedia
PEG-32

Emulsifier yang meningkatkan tekstur produk dan membantu bahan aktif tersebar merata. Sering digunakan dalam produk skincare dan pembersih karena meningkatkan stabilitas formula.

Sodium Palmitate

Sodium Palmitate adalah bahan aktif yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit karena manfaatnya yang mendukung kesehatan kulit. Senyawa ini dikenal memiliki berbagai sifat fungsional seperti antioksidan, anti-inflamasi, atau pelembap, tergantung pada karakteristik unik dari masing-masing bahan. Penggunaan rutin bahan ini dapat membantu meningkatkan penampilan dan vitalitas kulit.

Glyceryl Polymethacrylate

Glyceryl Polymethacrylate adalah bahan aktif yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit dan kosmetik karena fungsi sebagai pengikat, pengental, atau bahan pendukung lainnya. Senyawa ini dikenal memiliki berbagai sifat fungsional tergantung pada karakteristik unik dari masing-masing bahan, seperti memperbaiki tekstur, meningkatkan kelembapan, atau menambah stabilitas pada formulasi.

PVM/MA Copolymer

PVM/MA copolymer adalah polimer sintetis yang digunakan sebagai agen pembentuk film dalam produk kosmetik. Bahan ini membantu menjaga produk tetap tahan lama dan memberikan lapisan pelindung pada kulit. Cocok untuk formula seperti sunscreen atau makeup tahan air.

Ceramide EOP

Ceramide EOP adalah jenis lipid yang membantu memperbaiki lapisan pelindung kulit. Bahan ini penting untuk menjaga kelembapan dan mencegah kehilangan air dari kulit. Ceramide EOP sering digunakan dalam produk untuk kulit kering atau sensitif.

Ceramide AP

Komponen lipid alami yang membantu memperkuat lapisan pelindung kulit. Berperan penting dalam menjaga kelembapan dan mencegah kehilangan air transepidermal. Sangat bermanfaat untuk kulit kering, sensitif, atau yang mengalami kerusakan barrier kulit.

Ceramide NS

Ceramide NS berperan dalam memperkuat lapisan kulit dengan meningkatkan ikatan antara sel-sel kulit. Bahan ini membantu menjaga elastisitas dan kelembapan kulit. Formulasinya cocok untuk kulit yang membutuhkan perlindungan ekstra dari iritasi.

Ceramide NG

Komponen lipid alami yang memperkuat barrier kulit dan mencegah kehilangan kelembapan. Sangat efektif untuk kulit kering atau rusak, membantu menjaga kulit tetap lembut dan terhidrasi.

Ceramide AS

Ceramide spesifik yang membantu memperbaiki lapisan pelindung kulit. Bahan ini berfungsi menjaga kelembapan kulit, mencegah iritasi, dan melindungi kulit dari agresor lingkungan.

Ceramide NP

Ceramide NP, sebelumnya dikenal sebagai Ceramide 3, adalah salah satu jenis ceramide yang ditemukan secara alami di lapisan kulit. Bahan ini berperan penting dalam memperkuat penghalang kulit, menjaga kelembapan, dan melindungi kulit dari iritasi serta kerusakan akibat faktor lingkungan. Ceramide NP sangat cocok untuk kulit kering, sensitif, atau rusak karena mampu mengisi kembali lipid yang hilang, meningkatkan elastisitas kulit, dan memberikan tekstur yang lebih halus. Bahan ini sering digunakan dalam produk perawatan kulit seperti pelembap, serum, dan krim untuk kulit sensitif atau anti-penuaan.

Ci 77289 — Detail belum tersedia
Phenoxyethanol

Aman dan lembut. Bukan paraben. Diperkenalkan sekitar tahun 1950 dan dapat digunakan hingga 1% di seluruh dunia. Dapat ditemukan di alam – dalam teh hijau – tetapi versi yang digunakan dalam kosmetik adalah sintetis.

PEG-40 Hydrogenated Castor Oil

Emulsifier dan surfaktan yang berasal dari minyak jarak, berfungsi untuk mencampur air dan minyak dalam produk kosmetik. Selain itu, bahan ini membantu melembutkan kulit dan meningkatkan penyerapan produk.

Ci 77492 — Detail belum tersedia
Menthyl Lactate

Derivatif dari mentol yang memberikan sensasi dingin dan menyegarkan tanpa menyebabkan iritasi berlebih. Bahan ini sering ditemukan dalam produk perawatan kulit dan rambut, seperti sampo dan lotion, untuk memberikan efek menyegarkan dan menenangkan.

Beta-Glucan

Bahan alami dari tumbuhan atau jamur yang menenangkan kulit dan meningkatkan kemampuan regenerasi.

Curcuma Longa (Turmeric) Root Extract

Ekstrak akar kunyit mengandung curcumin, senyawa dengan sifat antiinflamasi dan antioksidan yang kuat. Bahan ini membantu menenangkan kulit yang iritasi serta mencerahkan warna kulit. Selain itu, sering digunakan dalam produk untuk melawan tanda-tanda penuaan dan memperbaiki tekstur kulit.

Verbascum Thapsus Extract — Detail belum tersedia
Niacinamide

Bahan anti penuaan yang bagus, menghaluskan kerutan yang digunakan pada konsentrasi 4-5%. Memudarkan bintik-bintik coklat. Dapat dibantu dengan mengombinasikan bersama gula amino, asetil glukosamin. Meningkatkan sintesis ceramide yang menghasilkan pelindung kulit yang lebih kuat dan lebih sehat serta hidrasi kulit yang lebih baik. Dapat membantu memperbaiki beberapa kondisi kulit termasuk jerawat, rosacea, dan dermatitis atopik.

Centella Asiatica Extract

Centella Asiatica – atau biasa disebut pegagan – telah digunakan dalam pengobatan tradisional selama ratusan tahun. Secara tradisional digunakan untuk memperbaiki luka kecil, luka bakar dan goresan dan juga dikenal sebagai agen anti-inflamasi untuk eksim.

Ternyata pegagan memiliki banyak senyawa aktif dengan beberapa manfaat. Pegagan memiliki senyawa aktif biologis utama yaitu saponin triterpenoid pentasiklik yang disebut asiaticoside, madecassoside, asiatic dan madecassic acid (juga disebut centellosides).

Salicylic Acid

Biasa digunakan untuk merawat kulit bermasalah. Dapat mengelupas kulit baik di permukaan maupun di pori-pori. Merupakan agen anti-inflamasi yang baik. Bahan ini lebih efektif untuk mengobati komedo daripada jerawat. Untuk jerawat, gabungkan dengan agen antibakteri seperti benzoyl peroxide atau asam azelaic.

Pinus Densiflora Leaf Extract

Pinus Densiflora Leaf Extract adalah bahan aktif yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit karena manfaatnya yang mendukung kesehatan kulit. Senyawa ini dikenal memiliki berbagai sifat fungsional seperti antioksidan, anti-inflamasi, atau pelembap, tergantung pada karakteristik unik dari masing-masing bahan. Penggunaan rutin bahan ini dapat membantu meningkatkan penampilan dan vitalitas kulit.

Lactobacillus Ferment Lysate

Lactobacillus Ferment Lysate adalah probiotik yang membantu memperkuat penghalang kulit dan menjaga keseimbangan mikrobioma. Bahan ini membantu menenangkan kulit sensitif serta meningkatkan regenerasi kulit. Selain itu, sering digunakan dalam produk untuk meningkatkan hidrasi dan elastisitas kulit.

Saccharide Isomerate

Humektan alami yang mengikat air di lapisan kulit, memberikan hidrasi tahan lama hingga 72 jam. Karena kemampuannya menyerupai faktor pelembap alami (NMF) kulit, bahan ini membantu mengurangi kekeringan dan meningkatkan elastisitas menjadikannya sangat cocok untuk produk pelembap.

Hydroxypropyl Cyclodextrin

Bahan ini adalah molekul kompleks yang digunakan untuk meningkatkan stabilitas bahan aktif dalam formula. Ia membantu bahan aktif bekerja lebih efektif dan memberikan tekstur yang lembut pada produk. Sering ditemukan dalam produk perawatan kulit premium.

Dipropylene Glycol

Bahan pelembap dan pelarut yang sering digunakan untuk meningkatkan penyerapan bahan aktif ke dalam kulit. Selain itu, bahan ini memberikan efek lembut dan membantu menjaga stabilitas produk tanpa meninggalkan rasa berminyak.

Rhamnose

Rhamnose adalah bahan aktif yang umum digunakan dalam produk kosmetik dan skincare karena manfaatnya dalam meningkatkan kelembapan, elastisitas kulit, dan membantu regenerasi kulit. Bahan ini juga berfungsi sebagai antioksidan, pelembut, atau bahan pendukung lainnya dalam formula kosmetik.

1,2-Hexanediol

Bahan ini mampu membawa bahan-bahan lain untuk melewati skin barrier sampai ke aliran darah. Tidak memiliki manfaat langsung untuk kulit dan memiliki toksik rating yang rendah (tidak mangakibatkan sensitivitas) sehingga biasa digunakan industri kecantikan sebagai pengawet.

Tinggalkan komentar