Skintific Retinol Skin Renewal Serum

Skintific Retinol Skin Renewal Serum

Brand

Skintific

BPOM

NA11242000005

Skintific Logo
Shopee official store

Deskripsi Produk

Skintific Retinol Skin Renewal Serum

Retinol Skin Renewal Serum yang membantu regenerasi kulit untuk menghaluskan, menjaga kekencangan, serta membuat kulit lebih cerah dan lembut. Pure Retinol dengan Micro-Liposome delivery system, lebih stabil untuk efektifitas dan penyerapan. Didukung dengan Symsitive, meningkatkan toleransi kulit pada retinol. Skin Reset, kulit halus dan cerah. Tekstur gel cream, memberikan rasa lembab serta mudah meresap. Diformulasikan untuk semua jenis kulit, terutama kulit berminyak dan berjerawat, mulai usia 20 tahun, dan digunakan pada malam hari saja


Komposisi/Ingredients

Skintific Retinol Skin Renewal Serum

EWG Score

Aqua, Butylene Glycol, Glycerin, Dimethicone, Niacinamide, Lactococcus Ferment Lysate, Cyclopentasiloxane, Panthenol, Pentylene Glycol, Diethoxyethyl Succinate, Tranexamic Acid, Dipropylene Glycol, PEG-20 Methyl Glucose Sesquistearate, Boron Nitride, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer, 4-T-Butylcyclohexanol, 1,2-Hexanediol, Ectoin, Hydroxyacetophenone, Polyacrylate-13, Retinol, Polysorbate 20, Polyisobutene, Adenosine, Ergothioneine, Ascorbyl Tetraisopalmitate, Sodium Hyaluronate, Sodium Lauroyl Lactylate, Tocopheryl Acetate, Ceramide AP, Palmitoyl Tripeptide-5, Ceramide NP, Sorbitan Isostearate, Hydroxypinacolone Retinoate, 10-Hydroxydecanoic Acid, Ceramide EOP, Silica, 1,10-Decanediol, Sodium Chloride, Gardenia Florida Flower Extract, Hydrolyzed Vegetable Protein, Disodium EDTA, Diisopropyl Adipate, Glucose, Tocopherol, Magnolia Officinalis Bark Extract, Sebacic Acid, Punica Granatum Pericarp Extract, Garcinia Mangostana Peel Extract, Phenoxyethanol, Phytosphingosine, Aroma, Cholesterol, Xanthan Gum, BHA, Sodium Benzoate, Ethylhexylglycerin, Carbomer, Tamarindus Indica Seed Gum, BHT

Bahan dapat berubah sesuai kebijakan produsen. 
Untuk daftar bahan terlengkap dan terbaru, silakan merujuk pada kemasan produk.

Link Belanja

Shopee

Informasi Komposisi

Skintific Retinol Skin Renewal Serum

Water / Aqua / Eau

Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk. Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.

Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.

Fungsi: Pelarut

Butylene Glycol

Pekerjaan utama Butylene Glycol adalah menjadi pelarut untuk bahan lainnya. Tugas lainnya termasuk membantu produk menyerap lebih cepat dan lebih dalam ke dalam kulit (penambah penetrasi), membuat produk menyebar dengan baik ke kulit, dan menarik air (humektan) ke dalam kulit.

melembabkan

memperbaiki tekstur kulit

antiseptik

Fungsi: Pengawet

Glycerin

Pelembab alami yang juga ada di kulit kita.Molekul yang sangat umum, aman, efektif, dan murah dan telah digunakan selama lebih dari 50 tahun. Menjaga lipid kulit di antara sel-sel kulit kita dalam keadaan sehat, melindungi dari iritasi, membantu memulihkan lapisan kulit.

melembabkan

memperbaiki tekstur kulit

Fungsi: Pengemulsi, Pelarut, Bahan Aktif

Dimethicone

Membuat kulit menjadi halus, menciptakan kilau halus dan membentuk pelindung (alias oklusif). Selain itu bekerja dengan baik untuk mengisi garis-garis halus dan kerutan dan membuat kulit terlihat kencang (untuk sementara).

Niacinamide

Bahan anti penuaan yang bagus, menghaluskan kerutan yang digunakan pada konsentrasi 4-5%. Memudarkan bintik-bintik coklat. Dapat dibantu dengan mengombinasikan bersama gula amino, asetil glukosamin. Meningkatkan sintesis ceramide yang menghasilkan pelindung kulit yang lebih kuat dan lebih sehat serta hidrasi kulit yang lebih baik. Dapat membantu memperbaiki beberapa kondisi kulit termasuk jerawat, rosacea, dan dermatitis atopik.

Lactococcus Ferment Lysate

Lactococcus ferment lysate adalah probiotik yang membantu memperkuat fungsi pelindung kulit. Bahan ini mendukung regenerasi sel, meningkatkan kelembapan, dan melindungi dari kerusakan lingkungan. Cocok untuk meningkatkan kesehatan kulit secara menyeluruh.

Cyclopentasiloxane

Silikon berstruktur siklik berukuran panjang 5 unit yang sangat umum digunakan. Bersifat setipis air dan tidak menempel di kulit namun dapat menguap (disebut silikon volatil). Mirip dengan silikon lainnya, Cyclopentasiloxane memberi kulit dan rambut kesan halus dan lembut.

Panthenol

Panthenol adalah senyawa turunan dari vitamin B5 yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit dan rambut karena memiliki sifat melembapkan dan menenangkan kulit. Ketika digunakan pada kulit, panthenol dapat membantu mengurangi inflamasi, meningkatkan elastisitas kulit, serta membantu meremajakan dan memperbaiki jaringan kulit yang rusak. Panthenol juga sering digunakan dalam produk perawatan rambut karena dapat membantu mengurangi kerusakan rambut dan memperkuat akar rambut.

Pentylene Glycol

Bahan multifungsi yang dapat digunakan sebagai penstabil emulsi, pelarut, dan antimikroba. Selain itu dianggap mampu meningkatkan ketahanan tabir surya terhadap air.

melembabkan

Fungsi: Pelarut, Humektan

Diethoxyethyl Succinate

Diethoxyethyl Succinate adalah emolien yang membantu melembapkan kulit dan memberikan tekstur ringan pada formulasi. Bahan ini sering digunakan untuk meningkatkan penyerapan bahan aktif tanpa meninggalkan rasa berminyak. Selain itu, ia memberikan sensasi halus pada kulit setelah pemakaian.

Tranexamic Acid

Bahan pencerah yang efektif mengurangi hiperpigmentasi dan noda gelap pada kulit. Berfungsi menghambat produksi melanin, sekaligus menenangkan kulit dari peradangan. Cocok untuk kulit yang membutuhkan perawatan merata dan bercahaya.

Dipropylene Glycol

Bahan pelembap dan pelarut yang sering digunakan untuk meningkatkan penyerapan bahan aktif ke dalam kulit. Selain itu, bahan ini memberikan efek lembut dan membantu menjaga stabilitas produk tanpa meninggalkan rasa berminyak.

PEG-20 Methyl Glucose Sesquistearate

PEG-20 Methyl Glucose Sesquistearate adalah bahan aktif yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit karena manfaatnya yang mendukung kesehatan kulit. Senyawa ini dikenal memiliki berbagai sifat fungsional seperti antioksidan, anti-inflamasi, atau pelembap, tergantung pada karakteristik unik dari masing-masing bahan. Penggunaan rutin bahan ini dapat membantu meningkatkan penampilan dan vitalitas kulit.

Boron Nitride

Sintetis, bubuk anorganik, yang dalam kosmetik memiliki sifat penyerap mirip dengan bubuk alami seperti bedak.

Dimethicone/ Vinyl Dimethicone Crosspolymer

Berfungsi seperti pelembap dan primer dapat membantu mengefektifkan produk tersebut dalam mengisi pori-pori dan memberikan tampilan kulit yang lebih halus dan lembut.

Ammonium Acryloyldimethyltaurate/ VP Copolymer

Ammonium Acryloyldimethyltaurate/​VP Copolymer adalah sejenis polimer yang terdiri dari amonium akrilat dan asam metil taurat yang disintesis melalui proses polimerisasi. Fungsi utamanya adalah sebagai pengikat atau pengemulsi, yaitu bahan yang dapat membantu menstabilkan formula produk dan menjaga agar bahan-bahan dalam produk tidak terpisah. Selain itu bahan ini juga dapat membantu meningkatkan tekstur dan sifat meresap dari produk, sehingga bahan aktif dapat lebih mudah diserap oleh kulit serta dapat membantu menghasilkan konsistensi yang lebih lembut dan halus pada produk.

4-T-Butylcyclohexanol

Bahan ini dikenal karena kemampuannya mengurangi rasa gatal dan iritasi pada kulit. Ia bekerja dengan menenangkan saraf sensorik di kulit, memberikan efek nyaman dan menenangkan. Cocok digunakan dalam produk untuk kulit sensitif atau reaktif.

[//su_spoiler]

1,2-Hexanediol

Bahan ini mampu membawa bahan-bahan lain untuk melewati skin barrier sampai ke aliran darah. Tidak memiliki manfaat langsung untuk kulit dan memiliki toksik rating yang rendah (tidak mangakibatkan sensitivitas) sehingga biasa digunakan industri kecantikan sebagai pengawet.

Ectoin

Ectoin adalah molekul kecil yang memberikan perlindungan kulit dari stres lingkungan seperti polusi dan sinar UV. Bahan ini membantu menjaga hidrasi kulit, memperkuat skin barrier, dan menenangkan iritasi. Ectoin juga sering ditemukan dalam produk untuk kulit sensitif.

Hydroxyacetophenone

Hydroxyacetophenone adalah antioksidan yang juga memiliki sifat anti-inflamasi. Bahan ini meningkatkan stabilitas formula produk sekaligus melindungi kulit dari kerusakan lingkungan. Selain itu, bahan ini membantu menenangkan kulit dan mengurangi iritasi.

Polyacrylate-13

Polimer yang berfungsi sebagai pengental dan pengstabil, membantu menjaga tekstur produk agar tetap halus. Sering digunakan dalam gel, lotion, dan krim untuk meningkatkan konsistensi dan kenyamanan aplikasi.

Retinol

Retinol adalah vitamin A murni yang merupakan bahan anti penuaan yang paling ampuh yang saat ini tersedia. Retinol memiliki kemampuan 10-20x lipat asam retinoat tabf dapat mambuat kulit kering dan keriput menjadi kencang.

Retinol tidak boleh digunakan saat hamil.

Polysorbate 20

Emulsifier yang membantu mencampur minyak dan air dalam produk kosmetik, sering digunakan dalam toner atau face mist. Bahan ini juga membantu membersihkan kulit dari kotoran berminyak.

Polyisobutene

Agen pembentuk film yang memberikan kelembapan dan meningkatkan daya tahan produk. Bahan ini sering digunakan dalam lip gloss dan produk rias lainnya untuk menciptakan tampilan yang berkilau dan tahan lama.

Adenosine

Bahan anti-penuaan yang membantu menghaluskan garis halus dan kerutan serta meningkatkan elastisitas kulit.

Ergothioneine

Asam amino alami dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang unik. Melindungi sel kulit dari kerusakan mitokondria dan stres oksidatif. Dikenal sebagai “antioksidan umur panjang” karena kemampuannya berakumulasi di kulit.

Ascorbyl Tetraisopalmitate

Turunan vitamin C yang larut dalam minyak dengan sifat antioksidan. Membantu mencerahkan kulit dan merangsang produksi kolagen, sering digunakan dalam serum dan produk anti-aging.

Sodium Hyaluronate

Sodium hyaluronate digunakan dalam kosmetik dan perawatan kulit sebagai agen pelembab dan pengikat air karena mampu menarik dan mempertahankan kelembapan pada kulit. Selain itu, sodium hyaluronate juga memiliki sifat antioksidan dan dapat membantu meningkatkan elastisitas dan tekstur kulit.

Sodium Lauroyl Lactylate

Sodium lauroyl lactylate adalah surfaktan lembut yang juga berfungsi sebagai pelembap. Bahan ini membantu membersihkan kulit tanpa menghilangkan kelembapan alaminya. Selain itu, ia memiliki sifat antimikroba ringan yang mendukung kesehatan kulit.

Tocopheryl Acetate

Versi vitamin E murni yang paling umum digunakan dalam kosmetik. Menurut Leslie Baumann, meskipun bahan ini lebih stabil dan memiliki masa simpan yang lebih lama, ia juga lebih sulit diserap oleh kulit dan mungkin tidak memiliki efek perlindungan cahaya mengagumkan yang sama dengan Vit E.

Ceramide AP

Komponen lipid alami yang membantu memperkuat lapisan pelindung kulit. Berperan penting dalam menjaga kelembapan dan mencegah kehilangan air transepidermal. Sangat bermanfaat untuk kulit kering, sensitif, atau yang mengalami kerusakan barrier kulit.

Palmitoyl Tripeptide-5

Peptida inovatif yang merangsang sintesis kolagen dan meningkatkan elastisitas kulit. Bahan ini membantu mengurangi garis halus dan kerutan, sering digunakan dalam produk anti-aging untuk tampilan kulit yang lebih kencang dan muda.

Ceramide NP

Ceramide NP, sebelumnya dikenal sebagai Ceramide 3, adalah salah satu jenis ceramide yang ditemukan secara alami di lapisan kulit. Bahan ini berperan penting dalam memperkuat penghalang kulit, menjaga kelembapan, dan melindungi kulit dari iritasi serta kerusakan akibat faktor lingkungan. Ceramide NP sangat cocok untuk kulit kering, sensitif, atau rusak karena mampu mengisi kembali lipid yang hilang, meningkatkan elastisitas kulit, dan memberikan tekstur yang lebih halus. Bahan ini sering digunakan dalam produk perawatan kulit seperti pelembap, serum, dan krim untuk kulit sensitif atau anti-penuaan.

Sorbitan Isostearate

Sorbitan isostearate adalah pengemulsi yang membantu mencampurkan minyak dan air dalam formula kosmetik. Bahan ini juga memiliki sifat pelembap ringan, menjaga kulit tetap terhidrasi. Aman untuk semua jenis kulit, termasuk sensitif.

Hydroxypinacolone Retinoate

Turunan vitamin A yang lebih stabil dan lembut dibandingkan retinol. Membantu meratakan tekstur kulit, mencerahkan, dan mengurangi tanda penuaan.

10-Hydroxydecanoic Acid

Asam ini adalah senyawa yang berasal dari royal jelly dan memiliki sifat antimikroba. Bahan ini membantu melawan bakteri penyebab jerawat dan menjaga keseimbangan mikrobiota kulit. Cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat.

Ceramide EOP

Ceramide EOP adalah jenis lipid yang membantu memperbaiki lapisan pelindung kulit. Bahan ini penting untuk menjaga kelembapan dan mencegah kehilangan air dari kulit. Ceramide EOP sering digunakan dalam produk untuk kulit kering atau sensitif.

Silica

Partikel silika dapat meningkatkan penyerapan bahan lainnya.

1,10-Decanediol

1,10-Decanediol adalah bahan multifungsi yang memiliki sifat antimikroba. Bahan ini membantu mengatasi kulit yang rentan berjerawat atau iritasi. Selain itu, ia juga menjaga keseimbangan hidrasi kulit.

Sodium Chloride

Sodium Chloride atau garam dapur dapat digunakan dalam produk perawatan kulit untuk membantu mengeluarkan keringat pada kulit, sehingga dapat membantu menjaga kelembaban dan kesehatan kulit, sebagai bahan pengawet alami, sebagai bahan pembersih, dan exfoliator alami. Namun, perlu diingat bahwa Sodium Chloride dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif, jadi perlu diperhatikan jenis dan jumlah Sodium Chloride yang digunakan dalam produk perawatan kulit. Selain itu, Sodium Chloride juga harus dihindari oleh orang yang memiliki masalah kulit seperti eksim atau dermatitis.

Gardenia Florida Flower Extract — Detail belum tersedia
Hydrolyzed Vegetable Protein

Hydrolyzed Vegetable Protein adalah bahan aktif yang digunakan dalam produk perawatan kulit dan kosmetik karena fungsi pelembap, pelindung kulit, atau sebagai agen fermentasi. Bahan ini dikenal memberikan manfaat seperti memperbaiki kesehatan kulit, meningkatkan hidrasi, dan mendukung fungsi pelindung alami kulit.

Disodium EDTA

Bahan pembantu yang cukup umum untuk membantu produk tetap stabil dalam waktu yang lebih lama. Bahan ini dapat menetralkan ion logam dalam formula (yang biasanya masuk dari air). Biasanya digunakan dalam jumlah kecil, sekitar 0,1% atau kurang.

Diisopropyl Adipate

Emolien ringan yang memberikan rasa lembut tanpa lengket. Bahan ini membantu menyebarkan produk dengan baik pada kulit dan sering digunakan dalam tabir surya dan produk perawatan kulit untuk hasil yang halus dan mudah meresap.

Glucose

Gula sederhana yang bertindak sebagai humektan, membantu menarik dan mempertahankan kelembapan pada kulit. Sering ditemukan dalam pelembap dan produk perawatan kulit.

Tocopherol

Tocopherol adalah sejenis vitamin yang terdapat dalam berbagai jenis minyak nabati, seperti minyak biji bunga matahari, minyak biji zaitun, dan minyak biji aprikot. Tocopherol merupakan salah satu jenis vitamin E yang dikenal memiliki manfaat bagi kulit dan rambut. Fungsi utama tocopherol adalah sebagai antioksidan, yaitu bahan yang dapat membantu melindungi kulit dan rambut dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Bahan ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif jika digunakan dalam jumlah yang terlalu banyak atau terlalu sering.

Magnolia Officinalis Bark Extract

Ekstrak kulit kayu magnolia kaya akan honokiol dan magnolol, senyawa antioksidan kuat yang melindungi kulit dari stres oksidatif dan polusi. Memiliki sifat anti-inflamasi untuk menenangkan kemerahan pada kulit sensitif atau rosacea, sekaligus merangsang produksi kolagen untuk mengurangi garis halus. Cocok untuk serum malam atau krim anti-penuaan yang menargetkan kulit stres.

Sebacic Acid

Sebacic acid adalah senyawa organik alami yang sering digunakan sebagai pengatur pH dalam kosmetik. Bahan ini juga memiliki sifat antimikroba ringan, membantu menjaga kulit tetap bersih dan sehat. Biasanya ditemukan dalam produk perawatan kulit berminyak.

Punica Granatum Pericarp Extract

Punica Granatum Pericarp Extract adalah bahan aktif yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit karena manfaatnya yang mendukung kesehatan kulit. Senyawa ini dikenal memiliki berbagai sifat fungsional seperti antioksidan, anti-inflamasi, atau pelembap, tergantung pada karakteristik unik dari masing-masing bahan. Penggunaan rutin bahan ini dapat membantu meningkatkan penampilan dan vitalitas kulit.

Garcinia Mangostana Peel Extract — Detail belum tersedia
Phenoxyethanol

Aman dan lembut. Bukan paraben. Diperkenalkan sekitar tahun 1950 dan dapat digunakan hingga 1% di seluruh dunia. Dapat ditemukan di alam – dalam teh hijau – tetapi versi yang digunakan dalam kosmetik adalah sintetis.

Phytosphingosine

Phytosphingosine adalah lipid alami yang ditemukan dalam lapisan pelindung kulit. Bahan ini memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi, membantu menenangkan kulit yang iritasi atau berjerawat. Selain itu, ia mendukung perbaikan fungsi barrier kulit dan menjaga keseimbangan hidrasi.

Aroma — Detail belum tersedia
Cholesterol

Komponen lipid alami kulit yang bekerja bersama ceramide untuk memperbaiki skin barrier dan mempertahankan kelembapan. Sangat efektif dalam produk untuk kulit kering atau sensitif, serta mendukung regenerasi sel kulit.

Xanthan Gum

Merupakan bahan pengental dan penstabil yang sering digunakan dalam formulasi skincare. Jika suatu produk terlalu encer, maka xanthan gum dapat membuatnya memiliki tekstur seperti gel. Xantham gum dapat membantu formulator untuk mengatur flow & feel suatu formula. Selain itu Xantan Gum dikategorikan sebagai bahan natural yang merupakan ikatan rantai molekul gula (polisakarida) yang didapatkan melalui proses fermentasi. Digunakan juga dalam industri makanan dan telah mendapatkan persetujuan dari Ecocert.

Fungsi: Pengental

Butylated Hydroxyanisole (BHA)

BHA adalah pengawet dan antioksidan sintetis yang digunakan dalam kosmetik untuk mencegah oksidasi bahan aktif. Bahan ini membantu memperpanjang umur simpan produk. Namun, penggunaannya sering dibatasi karena potensi sensitivitas pada kulit tertentu, sehingga digunakan dalam konsentrasi rendah.

Sodium Benzoate

Sodium benzoat atau Natrium benzoat banyak digunakan dalam kosmetik sebagai pengawet. Meskipun bukan bahan berbahaya, namun ketika dikombinasikan dengan ascorbic acid (asam askorbat) dapat menciptakan reaksi kimia yang membentuk benzena -bahan kimia yang digunakan dalam pestisida, pewarna rambut, plastik, dan juga dalam asap rokok.

Ethylhexylglycerin

Zat pelembut kulit sintetis juga digunakan sebagai bahan pengawet, zat pembawa, atau zat pensuspensi untuk bahan pengawet lainnya seperti Phenoxyethanol.

melembabkan

memperbaiki tekstur kulit

antiseptik

Fungsi: Emolien, Antibakteri

Carbomer

Molekul besar yang dapat mengubah cairan menjadi gel. Biasanya harus dinetralkan dengan basa (seperti Natrium Hidroksida) agar dapat menebal dan menghasilkan gel yang kental, bening dan tidak lengket sehingga nyaman di kulit. Biasanya digunakan 1% atau kurang dalam sebagian besar formulasi.

Tamarindus Indica Seed Gum

Tamarindus Indica Seed Gum adalah bahan aktif yang umum digunakan dalam produk kosmetik dan skincare karena manfaatnya dalam meningkatkan kelembapan, elastisitas kulit, dan membantu regenerasi kulit. Bahan ini juga berfungsi sebagai antioksidan, pelembut, atau bahan pendukung lainnya dalam formula kosmetik.

Butylhydroxytoluene (BHT)

Butylhydroxytoluene (BHT) adalah sintetis antioksidan kuat yang digunakan untuk mencegah oksidasi pada produk kosmetik dan menjaga stabilitas formula. Bahan ini melindungi bahan aktif dari kerusakan akibat paparan udara dan cahaya. Meskipun efektif dalam jumlah kecil, penggunaannya dalam kosmetik diatur ketat untuk memastikan keamanan.Jumlah penggunaan BHT dalam produk kosmetik biasanya 0,01-0,1%, dan tidak menimbulkan risiko bagi kulit, juga tidak menembus kulit cukup jauh untuk diserap ke dalam aliran darah.

Tinggalkan komentar