Wardah LHA Camellia Oil Pore Purifying Cleansing Oil

Wardah LHA Camellia Oil Pore Purifying Cleansing Oil

Brand

Wardah

BPOM

NA18251208358

Wardah Logo
Shopee official store

Deskripsi Produk

Wardah LHA Camellia Oil Pore Purifying Cleansing Oil

Wardah LHA Camellia Oil Pore Purifying Cleansing Oil adalah cleansing oil bertekstur ringan yang membersihkan pori secara menyeluruh dengan mengangkat sisa sebum, sunscreen, dan makeup sekaligus menjaga kelembapan alami kulit tanpa rasa berminyak.

  • LHA: Eksfoliator lembut untuk membantu membersihkan pori dari sisa sebum, sunscreen, dan makeup
  • Japanese Camellia Oil: Mengangkat sebum berlebih sekaligus menjaga keseimbangan kelembapan kulit
  • 8X Botanical Blends: Perpaduan botanical oils yang menenangkan dan melembapkan kulit


Komposisi/Ingredients

Wardah LHA Camellia Oil Pore Purifying Cleansing Oil

EWG Score

Paraffinum Liquidum, Ethylhexyl Palmitate, C13-15 Alkane, PEG-20 Glyceryl Triisostearate, Caprylic/Capric Triglyceride, Capryloyl Salicylic Acid, Camellia Japonica Seed Oil, Bisabolol, Tocopheryl Acetate, Macadamia Ternifolia Seed Oil, Aqua, Glycine Soja (Soybean) Oil, Glycerin, Persea Gratissima (Avocado) Oil, Simmondsia Chinensis Seed Oil, Isobornyl Acetate, Calendula Officinalis Flower Extract, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract, Fucus Vesiculosus Extract, Triticum Vulgare (Wheat) Bran Extract, Salicylic Acid, Phenoxyethanol, Chlorphenesin, Fragrance, BHT, Linoleic Acid, Tocopherol

Bahan dapat berubah sesuai kebijakan produsen. 
Untuk daftar bahan terlengkap dan terbaru, silakan merujuk pada kemasan produk.

Link Belanja

Shopee

Informasi Komposisi

Wardah LHA Camellia Oil Pore Purifying Cleansing Oil

Paraffinum Liquidum / Liquid Parafin

Cairan berminyak bening yang merupakan “produk sampingan murah” dari penyulingan minyak mentah.

Ethylhexyl Palmitate

Ethylhexyl palmitate adalah emolien yang memberikan tekstur halus dan lembut pada kulit. Bahan ini membantu mengunci kelembapan dan meningkatkan kemampuan penyebaran produk. Selain itu, ia sering digunakan sebagai alternatif ringan untuk minyak mineral dalam formula kosmetik.

C13-15 Alkane

Emolien ringan yang membantu menjaga kelembapan kulit tanpa rasa lengket atau berminyak. Bahan ini cocok untuk kulit berminyak dan sensitif karena non-komedogenik dan memberikan tekstur lembut serta cepat meresap.

PEG-20 Glyceryl Triisostearate

PEG-20 Glyceryl Triisostearate adalah bahan aktif yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit karena manfaatnya yang mendukung kesehatan kulit. Senyawa ini dikenal memiliki berbagai sifat fungsional seperti antioksidan, anti-inflamasi, atau pelembap, tergantung pada karakteristik unik dari masing-masing bahan. Penggunaan rutin bahan ini dapat membantu meningkatkan penampilan dan vitalitas kulit.

Caprylic/Capric Triglyceride

Berasal dari minyak kelapa dan gliserin dan dianggap baik untuk menutrisi kulit.

Capryloyl Salicylic Acid

Capryloyl Salicylic Acid adalah turunan lipid dari asam salisilat yang berfungsi sebagai eksfolian lembut. Bahan ini membantu membersihkan pori-pori, mengurangi minyak berlebih, dan menghaluskan tekstur kulit. Selain itu, lebih lembut dibandingkan asam salisilat biasa sehingga cocok untuk kulit sensitif.

Camellia Japonica Seed Oil

Minyak Camellia Japonica, juga dikenal sebagai Tsubaki Oil, kaya akan asam oleat (omega-9), vitamin E, dan antioksidan, yang membantu melembapkan, menutrisi, dan melindungi kulit dari radikal bebas. Sering digunakan dalam produk perawatan kulit dan rambut, minyak ini memiliki tekstur ringan dan cepat menyerap, menjadikannya ideal untuk kulit kering, sensitif, dan anti-aging.

Bisabolol

Fungsi: utama bisabolol adalah sebagai anti-inflamasi, yaitu bahan yang dapat membantu mengurangi peradangan pada kulit. Bisabolol juga dapat membantu melembutkan kulit dan menenangkan kulit yang teriritasi. Selain itu, bisabolol juga dapat membantu meningkatkan efektivitas bahan aktif lain dalam produk, seperti meningkatkan penetrasi bahan aktif ke dalam kulit.

Tocopheryl Acetate

Versi vitamin E murni yang paling umum digunakan dalam kosmetik. Menurut Leslie Baumann, meskipun bahan ini lebih stabil dan memiliki masa simpan yang lebih lama, ia juga lebih sulit diserap oleh kulit dan mungkin tidak memiliki efek perlindungan cahaya mengagumkan yang sama dengan Vit E.

Macadamia Ternifolia Seed Oil

Fungsi: utama Macadamia Ternifolia Seed Oil adalah sebagai pelicin atau pelembab, yaitu bahan yang dapat membantu menjaga kelembaban kulit dan rambut. Dapat digunakan juga sebagai bahan pembersih alami dalam produk perawatan kulit untuk membersihkan kulit dari sisa-sisa make up dan kotoran.

Water / Aqua / Eau

Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk. Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.

Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.

Fungsi: Pelarut

Glycine Soja (Soybean) OilDetail belum tersedia
Glycerin

Pelembab alami yang juga ada di kulit kita.Molekul yang sangat umum, aman, efektif, dan murah dan telah digunakan selama lebih dari 50 tahun. Menjaga lipid kulit di antara sel-sel kulit kita dalam keadaan sehat, melindungi dari iritasi, membantu memulihkan lapisan kulit.

melembabkan

memperbaiki tekstur kulit

Fungsi: Pengemulsi, Pelarut, Bahan Aktif

Persea Gratissima (Avocado) Oil

Minyak avokad kaya akan asam lemak esensial, seperti asam oleat, serta vitamin A, D, dan E, yang membantu melembapkan dan menutrisi kulit. Bahan ini juga memiliki sifat antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Sering digunakan dalam produk untuk kulit kering atau sensitif, minyak avokad membantu meningkatkan elastisitas dan memperbaiki tekstur kulit.

Simmondsia Chinensis Seed OilDetail belum tersedia
Isobornyl Acetate

Isobornyl Acetate merupakan sebuah ester yang terdiri dari asam asetat dan isobornil alkohol. Fungsi utama Isobornyl Acetate adalah sebagai bahan pelarut dan pengawet, yaitu bahan yang dapat membantu menyebarkan bahan aktif dalam formula produk dan memperpanjang masa simpan produk. Isobornyl Acetate juga dapat digunakan sebagai bahan pewangi alami dalam produk perawatan kulit dan rambut. Namun, perlu diingat bahwa Isobornyl Acetate dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif jika digunakan dalam jumlah yang terlalu banyak atau terlalu sering.

Calendula Officinalis Flower Extract

Calendula Officinalis Flower Extract adalah ekstrak bunga marigold, yaitu tumbuhan yang termasuk dalam keluarga Asteraceae. Fungsi utamanya adalah membantu menenangkan dan meredakan iritasi pada kulit. Namun dapat digunakan sebagai bahan pelicin dan pelembab alami serta sebagai bahan pembersih pada produk perawatan kulit.

Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract (Chamomile)

Chamomile memiliki antioksidan moderat dan studi menunjukkan hal tersebut ampuh untuk menenangkan kulit.Jika Anda alergi terhadap tanaman dalam keluarga daisy, Anda mungkin perlu menghindari produk yang mengandung chamomile.

Fucus Vesiculosus Extract

Fucus Vesiculosus Extract adalah ekstrak dari Fucus Vesiculosus, yaitu tumbuhan laut yang tumbuh di daerah-daerah sekitar lautan Atlantik Utara. Fucus Vesiculosus Extract biasanya digunakan dalam produk perawatan kulit dan rambut. Fucus Vesiculosus Extract dikenal karena kandungan mineral dan vitamin yang tinggi, seperti iodine, potassium, calcium, dan magnesium. Fungsi utama Fucus Vesiculosus Extract adalah sebagai pelembab alami, yaitu bahan yang dapat membantu menjaga kelembaban kulit dan rambut.

Bahan ini dapat mengurangi garis halus pada kulit dan dapat digunakan sebagai pembersih alami dalam produk perawatan kulit untuk membersihkan kulit dari sisa-sisa make up dan kotoran.

Triticum Vulgare (Wheat) Bran Extract

Triticum Vulgare (Wheat) Bran Extract adalah ekstrak dari kulit biji gandum, yaitu tumbuhan yang termasuk dalam keluarga Poaceae. Bahan ini dikenal karena kandungan vitamin dan mineral yang tinggi, seperti vitamin E, asam lemak esensial, dan serat. Triticum Vulgare (Wheat) Bran Extract dapat membantu menjaga kelembaban kulit dan rambut, serta membantu melembutkan dan mengencangkan kulit.

Namun, bahan ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif jika digunakan dalam jumlah yang terlalu banyak atau terlalu sering. Selain itu bahan ini tidak cocok untuk digunakan pada kulit yang memiliki kepekaan terhadap gluten.

Salicylic Acid

Biasa digunakan untuk merawat kulit bermasalah. Dapat mengelupas kulit baik di permukaan maupun di pori-pori. Merupakan agen anti-inflamasi yang baik. Bahan ini lebih efektif untuk mengobati komedo daripada jerawat. Untuk jerawat, gabungkan dengan agen antibakteri seperti benzoyl peroxide atau asam azelaic.

Phenoxyethanol

Aman dan lembut. Bukan paraben. Diperkenalkan sekitar tahun 1950 dan dapat digunakan hingga 1% di seluruh dunia. Dapat ditemukan di alam – dalam teh hijau – tetapi versi yang digunakan dalam kosmetik adalah sintetis.

Chlorphenesin

Berfungsi sebagai pengawet. Bekerja melawan bakteri dan beberapa spesies jamur dan ragi.

FragranceDetail belum tersedia
Butylhydroxytoluene (BHT)

Butylhydroxytoluene (BHT) adalah sintetis antioksidan kuat yang digunakan untuk mencegah oksidasi pada produk kosmetik dan menjaga stabilitas formula. Bahan ini melindungi bahan aktif dari kerusakan akibat paparan udara dan cahaya. Meskipun efektif dalam jumlah kecil, penggunaannya dalam kosmetik diatur ketat untuk memastikan keamanan.Jumlah penggunaan BHT dalam produk kosmetik biasanya 0,01-0,1%, dan tidak menimbulkan risiko bagi kulit, juga tidak menembus kulit cukup jauh untuk diserap ke dalam aliran darah.

Linoleic Acid

Linoleic Acid adalah sejenis asam lemak esensial yang terdapat dalam berbagai jenis minyak nabati, seperti minyak biji bunga matahari, minyak biji zaitun, dan minyak biji aprikot. Linoleic Acid merupakan salah satu jenis asam lemak omega-6 yang dikenal memiliki manfaat bagi kulit dan rambut. Linoleic Acid juga dapat membantu melembutkan dan mengencangkan kulit, serta membantu menjaga kelembaban dan kesehatan kulit. Namun, perlu diingat bahwa Linoleic Acid dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif jika digunakan dalam jumlah yang terlalu banyak atau terlalu sering.

Tocopherol

Tocopherol adalah sejenis vitamin yang terdapat dalam berbagai jenis minyak nabati, seperti minyak biji bunga matahari, minyak biji zaitun, dan minyak biji aprikot. Tocopherol merupakan salah satu jenis vitamin E yang dikenal memiliki manfaat bagi kulit dan rambut. Fungsi utama tocopherol adalah sebagai antioksidan, yaitu bahan yang dapat membantu melindungi kulit dan rambut dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Bahan ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif jika digunakan dalam jumlah yang terlalu banyak atau terlalu sering.

Tinggalkan komentar