Safi Age Defy Eye Contour Treatment

Deskripsi produk

Safi Age Defy Eye Contour Treatment

Sumber : Safi official website

Krim khusus area mata dengan tekstur yang ringan dan mudah menyerap dan berfungsi untuk:

  • Membantu menyamarkan garis halus di sekitar mata
  • Membantu menyamarkan lingkar hitam di sekitar mata
  • Mencerahkan kulit di sekitar mata
  • Menjaga kulit sekitar mata tetap terasa lembap

Komposisi / Ingredients

Safi Age Defy Deep Exfoliator

EWG Score

Aqua, Niacinamide, Glycerin, Dimethicone, Arachidyl Glucoside, Isohexadecane, Cyclopentasiloxane, Cyclohexasiloxane, Dimethicone Crosspolymer, Chrysin, Palmitoyl Tetrapeptide-7, Palmitoyl Tripeptide-1, Polyacrylate-13, Carbomer, Carnosine, Xanthan Gum, Methyl Methacrylate Crosspolymer, Sodium Hydroxide, Mica, Tin Oxide, Disodium EDTA, Colloidal Gold, Acetyl Heptapeptide-9, Ascorbyl Tetraisopalmitate, Sericin, Caprylyl Glycol, Phenoxyethanol, Chlorphenesin, Ci 77891

Bahan dapat berubah sesuai kebijakan produsen. 
Untuk daftar bahan terlengkap dan terbaru, silakan merujuk pada kemasan produk.

Harga & Ukuran

15ml – IDR 129.000 (IDR 8.600/ml)

Harga yang tertera adalah harga normal tanpa diskon.

Cara Penggunaan

Titikkan di sekitar mata, ratakan dengan lembut sampai meresap dengan sepenuhnya.



Informasi Komposisi

Water / Aqua / Eau

EWG Score:

1

Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat  di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk. Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.

Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.i yang dikumpulkan lebah untuk membangun sarangnya.

Fungsi : Pelarut

Niacinamide

Bahan anti penuaan yang bagus, menghaluskan kerutan yang digunakan pada konsentrasi 4-5%. Memudarkan bintik-bintik coklat. Dapat dibantu dengan mengombinasikan bersama gula amino, asetil glukosamin. Meningkatkan sintesis ceramide yang menghasilkan pelindung kulit yang lebih kuat dan lebih sehat serta hidrasi kulit yang lebih baik. Dapat membantu memperbaiki beberapa kondisi kulit termasuk jerawat, rosacea, dan dermatitis atopik.

Glycerin

Pelembab alami yang juga ada di kulit kita.Molekul yang sangat umum, aman, efektif, dan murah dan telah digunakan selama lebih dari 50 tahun. Menjaga lipid kulit di antara sel-sel kulit kita dalam keadaan sehat, melindungi dari iritasi, membantu memulihkan lapisan kulit.

Fungsi : Pengemulsi, Pelarut, Bahan Aktif

melembabkanmemperbaiki tekstur kulit
Dimethicone

Membuat kulit menjadi halus, menciptakan kilau halus dan membentuk pelindung (alias oklusif). Selain itu bekerja dengan baik untuk mengisi garis-garis halus dan kerutan dan membuat kulit terlihat kencang (untuk sementara).

Isohexadecane

Fungsi utama Isohexadecane adalah sebagai pelicin atau pelembab, yaitu bahan yang dapat membantu menjaga kelembaban kulit dan rambut. Isohexadecane juga dapat membantu melembutkan kulit dan rambut, serta memperbaiki tekstur kulit dan rambut. Selain itu, juga dapat membantu menstabilkan formula produk dan meningkatkan sifat meresap dari produk, sehingga bahan aktif dapat lebih mudah diserap oleh kulit. Isohexadecane juga dikenal karena sifatnya yang tidak iritasi dan aman untuk kulit sensitif.

Cyclopentasiloxane

Silikon berstruktur siklik berukuran panjang 5 unit yang sangat umum digunakan. Bersifat setipis air dan tidak menempel di kulit namun dapat menguap (disebut silikon volatil). Mirip dengan silikon lainnya, Cyclopentasiloxane memberi kulit dan rambut kesan halus dan lembut.

Palmitoyl Tripeptide-1

Merupakan peptide dengan amino sekuen glycine-histidine-lysine ( atau disebut juga GHK). GHK tersebut terikat pada palmitic acid atau fatty acid untuk meningkatkan kemampuan minyak untuk larut dan memudahkan penetrasi bahan ke dalam kulit.
Bahan ini juga mampu merangsang pembentukan kolagen pada kulit yang mana kolagen tersebut membantu mengurangi kerut dan menghasil wajah yang tampak muda.

Carbomer

Molekul besar yang dapat mengubah cairan menjadi gel. Biasanya harus dinetralkan dengan basa (seperti Natrium Hidroksida) agar dapat menebal dan menghasilkan gel yang kental, bening dan tidak lengket sehingga nyaman di kulit. Biasanya digunakan 1% atau kurang dalam sebagian besar formulasi.

Xanthan Gum

Merupakan bahan pengental dan penstabil yang sering digunakan dalam formulasi skincare. Jika suatu produk terlalu encer, maka xanthan gum dapat membuatnya memiliki tekstur seperti gel. Xantham gum dapat membantu formulator untuk mengatur flow & feel suatu formula. Selain itu Xantan Gum dikategorikan sebagai bahan natural yang merupakan ikatan rantai molekul gula (polisakarida) yang didapatkan melalui proses fermentasi. Digunakan juga dalam industri makanan dan telah mendapatkan persetujuan dari Ecocert.

Fungsi : Pengental

Sodium Hydroxide

Juga dikenal sebagai alkali, natrium hidroksida adalah bahan yang sangat basa yang digunakan dalam jumlah kecil dalam kosmetik untuk membentuk dan menahan pH suatu produk. Juga digunakan sebagai agen pembersih dan denaturasi. Dalam konsentrasi tinggi merupakan sensitizer kulit yang signifikan.

Disodium EDTA

Bahan pembantu yang cukup umum untuk membantu produk tetap stabil dalam waktu yang lebih lama. Bahan ini dapat menetralkan ion logam dalam formula (yang biasanya masuk dari air). Biasanya digunakan dalam jumlah kecil, sekitar 0,1% atau kurang.

Phenoxyethanol

Aman dan lembut. Bukan paraben. Diperkenalkan sekitar tahun 1950 dan dapat digunakan hingga 1% di seluruh dunia. Dapat ditemukan di alam – dalam teh hijau – tetapi versi yang digunakan dalam kosmetik adalah sintetis.

Chlorphenesin

Berfungsi sebagai pengawet. Bekerja melawan bakteri dan beberapa spesies jamur dan ragi.

Rating & Review

Total Review

0.0
0.0 dari 5 bintang (berdasarkan 0 ulasan)
Luar biasa!! 🤩0%
Bagus 😚0%
Biasa saja 🙂0%
Kurang 😕0%
Mengecewakan 😡0%

Belum ada review nih. Jadilah yang pertama mengulas produk ini 📝

Share on:

Tinggalkan komentar