Cetaphil Pro AD Derma Skin Restoring Wash

Cetaphil Pro AD Derma Skin Restoring Wash

BPOM

Kategori

Body Wash

Cetaphil logo

Deskripsi Produk

Cetaphil Pro AD Derma Skin Restoring Wash

Pembersih dengan formula hypoallergenic yang lembut dan efektif. Membersihkan sekaligus melembapkan.


Komposisi/Ingredients

EWG Score

Aqua, Sodium Trideceth Sulfate, Butyrospermum Parkii Oil, Helianthus Annuus Seed Oil, Glycerin, Sodium Lauroamphoacetate, Sodium Chloride, Cocamide MEA, Citric Acid, Tocopheryl Acetate, Sodium PCA, Niacinamide, Guarhydroxypropyltrimonium Chloride, Caprylyl Glycol, 1,2-Hexanediol, Potassium Sorbate, Allantoin, Disodium EDTA, Arginine

Bahan dapat berubah sesuai kebijakan produsen. 
Untuk daftar bahan terlengkap dan terbaru, silakan merujuk pada kemasan produk.

Informasi Komposisi

Water / Aqua / Eau

EWG Score:

1

Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat  di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk. Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.

Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.i yang dikumpulkan lebah untuk membangun sarangnya.

Fungsi : Pelarut

Sodium Trideceth Sulfate

Sodium Trideceth Sulfate adalah surfaktan berbasis sintetis yang sering digunakan dalam produk pembersih seperti sampo dan sabun. Bahan ini membantu menghasilkan busa dan efektif menghilangkan kotoran, minyak, serta residu. Selain itu, bahan ini lebih lembut dibandingkan surfaktan lain seperti sodium lauryl sulfate, sehingga cocok untuk kulit dan rambut sensitif.

Butyrospermum Parkii (Shea) Oil

Minyak shea berasal dari kacang pohon shea dan kaya akan asam lemak esensial serta vitamin A dan E. Bahan ini memiliki sifat melembapkan, menutrisi, dan melindungi kulit dari kekeringan. Selain itu, sering digunakan dalam produk perawatan kulit dan rambut untuk meningkatkan elastisitas dan memberikan efek lembut.

Helianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil

Minyak tanaman dari biji bunga matahari yang bersifat tanpa bau yang biasa digunakan sebagai emolien dalam kosmetik.

Glycerin

Pelembab alami yang juga ada di kulit kita.Molekul yang sangat umum, aman, efektif, dan murah dan telah digunakan selama lebih dari 50 tahun. Menjaga lipid kulit di antara sel-sel kulit kita dalam keadaan sehat, melindungi dari iritasi, membantu memulihkan lapisan kulit.

Fungsi : Pengemulsi, Pelarut, Bahan Aktif

melembabkanmemperbaiki tekstur kulit
Sodium Lauroamphoacetate

Bahan ini adalah surfaktan lembut yang sering digunakan dalam produk pembersih. Ia membantu menghasilkan busa yang melimpah tanpa mengiritasi kulit, menjadikannya cocok untuk kulit sensitif. Selain itu, ia juga membantu menjaga kelembapan kulit setelah pembersihan.

Sodium Chloride

Sodium Chloride atau garam dapur dapat digunakan dalam produk perawatan kulit untuk membantu mengeluarkan keringat pada kulit, sehingga dapat membantu menjaga kelembaban dan kesehatan kulit, sebagai bahan pengawet alami, sebagai bahan pembersih, dan exfoliator alami.
Namun, perlu diingat bahwa Sodium Chloride dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif, jadi perlu diperhatikan jenis dan jumlah Sodium Chloride yang digunakan dalam produk perawatan kulit. Selain itu, Sodium Chloride juga harus dihindari oleh orang yang memiliki masalah kulit seperti eksim atau dermatitis.

Cocamide MEA

Cocamide MEA adalah surfaktan berbasis minyak kelapa yang berfungsi sebagai pengemulsi, pengental, dan pembusa. Bahan ini membantu meningkatkan tekstur formulasi serta memberikan busa lembut pada produk pembersih seperti sampo dan sabun. Selain itu, bahan ini cocok untuk menciptakan produk yang nyaman digunakan tanpa meninggalkan residu berminyak.

Citric Acid

Asam alami yang sering digunakan untuk menyeimbangkan pH produk dan juga bekerja sebagai eksfoliator ringan yang membantu mengangkat sel-sel kulit mati, sehingga kulit tampak lebih cerah.

Tocopheryl Acetate

Versi vitamin E murni yang paling umum digunakan dalam kosmetik. Menurut Leslie Baumann, meskipun bahan ini lebih stabil dan memiliki masa simpan yang lebih lama, ia juga lebih sulit diserap oleh kulit dan mungkin tidak memiliki efek perlindungan cahaya mengagumkan yang sama dengan Vit E.

Sodium PCA

PCA adalah singkatan dari Pyrrolidone Carboxylic Acid dan dapat ditemukan secara alami di kulit kita. Bentuk garam natrium dari PCA adalah bahan penting yang identik dengan kulit dan pelembab alami yang membantu kulit menahan air dan tetap terhidrasi dengan baik.

Niacinamide

Bahan anti penuaan yang bagus, menghaluskan kerutan yang digunakan pada konsentrasi 4-5%. Memudarkan bintik-bintik coklat. Dapat dibantu dengan mengombinasikan bersama gula amino, asetil glukosamin. Meningkatkan sintesis ceramide yang menghasilkan pelindung kulit yang lebih kuat dan lebih sehat serta hidrasi kulit yang lebih baik. Dapat membantu memperbaiki beberapa kondisi kulit termasuk jerawat, rosacea, dan dermatitis atopik.

Guarhydroxypropyltrimonium Chloride

Guarhydroxypropyltrimonium Chloride adalah derivatif dari guar gum yang berfungsi sebagai agen pengondisi dalam produk perawatan rambut. Bahan ini membantu mengurangi kusut, meningkatkan kelembutan, dan memberikan kilau pada rambut. Selain itu, sering digunakan dalam sampo dan kondisioner untuk meningkatkan kemudahan menyisir rambut basah maupun kering.

Caprylyl Glycol

Pelembap multifungsi yang tidak hanya melembapkan kulit, tetapi juga memiliki sifat antimikroba yang membantu menjaga kesegaran dan kebersihan produk agar tidak cepat rusak.

1,2 Hexanediol

Bahan ini mampu membawa bahan-bahan lain untuk melewati skin barrier sampai ke aliran darah. Tidak memiliki manfaat langsung untuk kulit dan memiliki toksik rating yang rendah (tidak mangakibatkan sensitivitas) sehingga biasa digunakan industri kecantikan sebagai pengawet.

Potassium Sorbate

Digunakan sebagai bahan pengawet, hampir selalu digunakan bersamaan dengan bahan pengawet lainnya.

Allantoin

Bahan yang bersifat menenangkan yang sering digunakan dalam skincare. Bahan ini dapat ditemukan secara alami di akar & daun tanaman komprei, tetapi yang lebih sering digunakan pada produk kosmetik adalah versi sintetis. Tidak hanya menenangkan tetapi juga melembutkan dan melindungi kulit serta dapat mempercepat penyembuhan luka.

Disodium EDTA

Bahan pembantu yang cukup umum untuk membantu produk tetap stabil dalam waktu yang lebih lama. Bahan ini dapat menetralkan ion logam dalam formula (yang biasanya masuk dari air). Biasanya digunakan dalam jumlah kecil, sekitar 0,1% atau kurang.

Arginine

Mengandung asam amino dan memiliki sifat antioksidan.

Rating & Review

Total Review

0.0
0.0 dari 5 bintang (berdasarkan 0 ulasan)
Luar biasa!! 🤩0%
Bagus 😚0%
Biasa saja 🙂0%
Kurang 😕0%
Mengecewakan 😡0%

Belum ada review nih. Jadilah yang pertama mengulas produk ini 📝

Tinggalkan komentar