Avoskin Intensive Divine Day Cream

Avoskin Intensive Divine Day Cream
Avoskin logo

Brand : Avoskin
SKU :
BPOM : NA18210103814
Kategori : Moisturizer

Deskripsi produk

Avoskin Intensive Divine Day Cream

Sumber : Avoskin official Website

Negara Asal : Indonesia

Avoskin Intensive Divine Day Cream hadir dengan formula terbaik dari marigold essential oil, Almond Oil, ET-VC, Calendula, dan ekstrak apel. Perpaduan kandungan tersebut mampu memenuhi kebutuhan nutrisi kulit sepanjang hari sehingga kulit tetap lembap, cerah, dan sehat.

Produk Intensive Divine Day Cream bermanfaat untuk:

  • Melembapkan kulit sehingga menunda munculnya garis halus pada wajah.
  • Mencerahkan kulit dan membantu meratakan warna kulit.
  • Mengandung antioksidan untuk mencegah radikal bebas dari paparan sinar UV dan polusi.

Komposisi / Ingredients

Avoskin Intensive Divine Day Cream

EWG Score

Aqua, Ethylhexyl Olivate, PEG-4 Olivate, Ethyl Ascorbic Acid, Tocopherol, Cyclopentasiloxane, PEG-12 Dimethicone, Octyl Methoxycinnamate, Acrylates / Acrylamide Copolymer, Phytosteryl/ Octyldodecyl Lauroyl Glutamate, Mineral Oil, Triethanolamine, Carbomer, Apple (Pyrus Malus) Extract, Phenoxyethanol, Sweet Almond (Prunus Amygdalus Dulcis) Oil, Calendula Officinalis Oil (Marigold), Polysorbate 85.

Bahan dapat berubah sesuai kebijakan produsen. 
Untuk daftar bahan terlengkap dan terbaru, silakan merujuk pada kemasan produk.

Harga & Ukuran

Avoskin Intensive Divine Day Cream

10 gr – IDR 139.000 (IDR 13.900/gr)

Harga yang tertera adalah harga normal tanpa diskon.

Cara Penggunaan

Avoskin Intensive Divine Day Cream

  • Aplikasikan pada wajah dan leher secara merata.
  • Pijat lembut kulit wajah menggunakan jari tangan hingga meresap sempurna.
  • Gunakan setiap pagi setelah membersihkan wajah, dan hindari kontak mata.
  • Setelah menggunakan Intensive Divine Day Cream, jangan lupa aplikasikan sunscreen favoritmu!


Informasi Komposisi

Water / Aqua / Eau

EWG Score:

1

Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat  di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk. Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.

Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.i yang dikumpulkan lebah untuk membangun sarangnya.

Fungsi : Pelarut

Cyclopentasiloxane

Silikon berstruktur siklik berukuran panjang 5 unit yang sangat umum digunakan. Bersifat setipis air dan tidak menempel di kulit namun dapat menguap (disebut silikon volatil). Mirip dengan silikon lainnya, Cyclopentasiloxane memberi kulit dan rambut kesan halus dan lembut.

PEG-12 Dimethicone

Silikon cair yang mengurangi tegangan permukaan. Dapat meningkatkan minyak (atau silikon) dalam emulsi air dengan penyerapan lebih cepat, penyebaran lebih baik, dan rasa lebih ringan.

Octyl Methoxycinnamate

Cairan bening, larut dalam minyak, dan “elegan secara kosmetik” yang merupakan tabir surya kimia yang paling umum digunakan. Menyerap radiasi UVB (pada panjang gelombang: 280-320 nm) dengan perlindungan puncak pada 310nm. Namun hanya melindungi terhadap sinar UVB dan bukan UVA (kisaran 320-400 nm) – jadi selalu pilih produk yang mengandung tabir surya lain juga.

Bahan ini tidak terlalu stabil, ketika terkena sinar matahari mudah rusak dan kehilangan efektivitasnya (tidak secara instan, tetapi seiring waktu kehilangan 10% dari kemampuan perlindungan SPF dalam 35 menit). Untuk membuatnya lebih stabil dapat – dan harus – dikombinasikan dengan agen tabir surya lain untuk memberikan perlindungan yang stabil dan berspektrum luas.

Carbomer

Molekul besar yang dapat mengubah cairan menjadi gel. Biasanya harus dinetralkan dengan basa (seperti Natrium Hidroksida) agar dapat menebal dan menghasilkan gel yang kental, bening dan tidak lengket sehingga nyaman di kulit. Biasanya digunakan 1% atau kurang dalam sebagian besar formulasi.

Triethanolamine

Bahan yang membantu menyetel pH formulasi kosmetik agar tepat. Bahan ini sangat basa: larutan 1% memiliki pH sekitar 10.

Phenoxyethanol

Aman dan lembut. Bukan paraben. Diperkenalkan sekitar tahun 1950 dan dapat digunakan hingga 1% di seluruh dunia. Dapat ditemukan di alam – dalam teh hijau – tetapi versi yang digunakan dalam kosmetik adalah sintetis.

Rating & Review

Total Review

0
Rated 0 out of 5
0 dari 5 bintang (berdasarkan 0 ulasan)
Luar biasa!! 🤩0%
Bagus 😚0%
Biasa saja 🙂0%
Kurang 😕0%
Mengecewakan 😡0%

Belum ada review nih. Jadilah yang pertama mengulas produk ini 📝

Share on:

Tinggalkan komentar