Garnier Pure Active Sensitive Anti-Acne Serum Cream

Deskripsi produk

Garnier Pure Active Sensitive Anti-Acne Serum Cream

Sumber : Garnier official Website

Negara Asal : Perancis

Serum Cream dengan formula tanpa minyak untuk kulit sensitif rentan berjerawat. Dengan kombinasi Oil Control Zinc dan Ekstrak Witch Hazel yang melembutkan, dapat mengurangi tampilan jerawat, bekas jerawat, dan pori tampak lebih kecil. Menjaga kulit agar tetap lembap selama 24 jam, terasa nyaman, dan tidak lengket. Tidak menyebabkan alergi pada wajah.


Komposisi / Ingredients

Garnier Pure Active Sensitive Anti-Acne Serum Cream

EWG Score

Aqua/Water, Dimethicone, Glycerin, Hydrogenated Polyisobutene, Alcohol Denat, Butylene Glycol, Glyceryl Sterate, Salicylic Acid, Ammonium Polyacryloyldimethyl Taurate, Isopropyllauroyl Sarcosinate, Octyldodecanol, Acrylonitrile/Methyl Methacrylate/Vinylidene Chloride Copolymer, BHT, Capryloyl Glycine, Capryloyl Salicylic Acid, Dimethicone/Vinyldimethicone Crosspolymer, Disodium EDTA, Hamamelis Virginiana Water/Witch Hazel Water, Isobutane Maltodextrin, PEG-100 Stearate, Perlite, Phenylethyl Resorcinol, Poloxamer 338, Salix Arba Bark Extract/Willow Bark Extract, Silica, Silica Silyate, Sodium Hydroxide, Sodium Polyacrylate, Stearyl Alcohol, T-Butyl Alcohol, Tocopherol, Xanthan Gum, Zinc PCA, Parfum/Fragrance

Bahan dapat berubah sesuai kebijakan produsen. 
Untuk daftar bahan terlengkap dan terbaru, silakan merujuk pada kemasan produk.

Harga & Ukuran

Harga yang tertera adalah harga normal tanpa diskon. Harga dapat berbeda sesuai kebijakan seller.
Harga yang ditampilkan di ingredio.id adalah berdasarkan harga pasaran rata-rata yang kami dapatkan ketika artikel ini dibuat dengan pembulatan.

Cara Penggunaan

Gunakan pada bagian yang bermasalah.



Informasi Komposisi

Water / Aqua / Eau

EWG Score:

1

Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat  di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk. Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.

Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.i yang dikumpulkan lebah untuk membangun sarangnya.

Fungsi : Pelarut

Dimethicone

Membuat kulit menjadi halus, menciptakan kilau halus dan membentuk pelindung (alias oklusif). Selain itu bekerja dengan baik untuk mengisi garis-garis halus dan kerutan dan membuat kulit terlihat kencang (untuk sementara).

Glycerin

Pelembab alami yang juga ada di kulit kita.Molekul yang sangat umum, aman, efektif, dan murah dan telah digunakan selama lebih dari 50 tahun. Menjaga lipid kulit di antara sel-sel kulit kita dalam keadaan sehat, melindungi dari iritasi, membantu memulihkan lapisan kulit.

Fungsi : Pengemulsi, Pelarut, Bahan Aktif

melembabkanmemperbaiki tekstur kulit
Alcohol Denat.

Memiliki beberapa manfaat: pelarut yang baik, meningkatkan penetrasi, formulanya ringan, astringen yang baik dan antimikroba. Bahan ini bisa sangat berpotensi membuat kulit kering apabila bahan ini termasuk bahan pertama dalam daftar bahan/komposisi produk. Beberapa ahli bahkan berpendapat bahwa paparan alkohol secara teratur merusak pelindung kulit dan menyebabkan peradangan meskipun hal ini masih diperdebatkan.

Butylene Glycol

Pekerjaan utama Butylene Glycol adalah menjadi pelarut untuk bahan lainnya. Tugas lainnya termasuk membantu produk menyerap lebih cepat dan lebih dalam ke dalam kulit (penambah penetrasi), membuat produk menyebar dengan baik ke kulit, dan menarik air (humektan) ke dalam kulit.

Fungsi : Pengawet

Salicylic Acid

Biasa digunakan untuk merawat kulit bermasalah. Dapat mengelupas kulit baik di permukaan maupun di pori-pori. Merupakan agen anti-inflamasi yang baik. Bahan ini lebih efektif untuk mengobati komedo daripada jerawat. Untuk jerawat, gabungkan dengan agen antibakteri seperti benzoyl peroxide atau asam azelaic.

BHT

Butylated hydroxytoluene, sintetis antioksidan kuat yang dapat memberikan masalah kesehatan bila dikonsumsi secara oral. Jumlah penggunaan BHT dalam produk kosmetik biasanya 0,01-0,1%, dan tidak menimbulkan risiko bagi kulit, juga tidak menembus kulit cukup jauh untuk diserap ke dalam aliran darah.

Disodium EDTA

Bahan pembantu yang cukup umum untuk membantu produk tetap stabil dalam waktu yang lebih lama. Bahan ini dapat menetralkan ion logam dalam formula (yang biasanya masuk dari air). Biasanya digunakan dalam jumlah kecil, sekitar 0,1% atau kurang.

Sodium Hydroxide

Juga dikenal sebagai alkali, natrium hidroksida adalah bahan yang sangat basa yang digunakan dalam jumlah kecil dalam kosmetik untuk membentuk dan menahan pH suatu produk. Juga digunakan sebagai agen pembersih dan denaturasi. Dalam konsentrasi tinggi merupakan sensitizer kulit yang signifikan.

Zinc PCA

Bahan sintetis yang memiliki manfaat anti-penuaan karena kemampuannya melawan enzim penyebab penuaan.

Rating & Review

Total Review

0
Rated 0 out of 5
0 dari 5 bintang (berdasarkan 0 ulasan)
Luar biasa!! 🤩0%
Bagus 😚0%
Biasa saja 🙂0%
Kurang 😕0%
Mengecewakan 😡0%

Belum ada review nih. Jadilah yang pertama mengulas produk ini 📝

Share on:

Tinggalkan komentar