Implora Acne Serum

implora logo

Dengan berbelanja produk ini melalui link affiliate kami, ingredio.id mendapat sedikit komisi yang akan digunakan untuk pemeliharaan, pengembangan dan operasional website.

Deskripsi produk

Implora Acne Serum

Sumber : Implora official website

Negara Asal : Indonesia

Diformulasi dengan asam salisilat untuk membantu mengurangi produksi minyak berlebih, mengurangi kadar sebum, meratakan warna kulit dan menghaluskan tekstur kulit. Hadir dengan komposisi pendukung ekstrak Agaricon, Centella Asiatica, dan Aloe Vera untuk menutrisi kulit tanpa rasa lengket.

Direkomendasikan untuk kulit berminyak, berjerawat, dan kulit sensitif. Jika Anda sedang mencari perawatan jerawat yang mengandung asam salisilat, Implora Acne Serum mungkin bisa menjadi pilihan yang tepat.

  • Direkomendasikan untuk kulit berminyak dan berjerawat
  • Penggunaan pada pagi dan malam hari
  • Mengandung : Salicylic Acid, Agaricon Jeju Centella Asiatica Aloe Vera Extract

Komposisi / Ingredients

Implora Acne Serum

EWG Score

Aqua, Centella Asiatica Extract, Butylene Glycol, Propylene Glycol, Glycerine, Silanediol Salicylate, Propanediol, Ethoxydiglycol, 1,2-Hexanediol, Sodium Lactate, Sodium PCA, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, DMDM Hydantoin, Fomes Officinalis Extract, Hydroxypropyl Methylcellulose, Tetrasodium EDTA, Sodium Hydroxide, Triethanolamine, Fructose, Glycine, Inositol, Lactic Acid, Niacinamide, Urea, Iodopropynyl Butylcarbamate, Sodium Benzoate, Sodium Methylparaben, Terry-Dry Freeze Dried Or Spray Dried Aloevera Powders, Sodium Chloride, Benzoic Acid, Propylparaben

Bahan dapat berubah sesuai kebijakan produsen. 
Untuk daftar bahan terlengkap dan terbaru, silakan merujuk pada kemasan produk.

Harga & Ukuran

20ml – IDR 35.000 (IDR 1.750/ml)

Harga yang tertera adalah harga normal tanpa diskon. Harga dapat berbeda sesuai kebijakan seller.
Harga yang ditampilkan di ingredio.id adalah berdasarkan harga pasaran rata-rata yang kami dapatkan ketika artikel ini dibuat dengan pembulatan.

Cara Penggunaan

Gunakan serum setelah wajah dibersihkan dan dikeringkan. Gunakan pipet dan teteskan 5-10 drops di wajah dan leher, hindari daerah sekitar mata. Tunggu 10 menit sampai serum meresap dan bilas.



Informasi Komposisi

Water / Aqua / Eau

EWG Score:

1

Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat  di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk. Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.

Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.i yang dikumpulkan lebah untuk membangun sarangnya.

Fungsi : Pelarut

Centella Asiatica Extract

Centella Asiatica – atau biasa disebut pegagan – telah digunakan dalam pengobatan tradisional selama ratusan tahun. Secara tradisional digunakan untuk memperbaiki luka kecil, luka bakar dan goresan dan juga dikenal sebagai agen anti-inflamasi untuk eksim.

Ternyata pegagan memiliki banyak senyawa aktif dengan beberapa manfaat. Pegagan memiliki senyawa aktif biologis utama yaitu saponin triterpenoid pentasiklik yang disebut asiaticoside, madecassoside, asiatic dan madecassic acid (juga disebut centellosides).

Butylene Glycol

Pekerjaan utama Butylene Glycol adalah menjadi pelarut untuk bahan lainnya. Tugas lainnya termasuk membantu produk menyerap lebih cepat dan lebih dalam ke dalam kulit (penambah penetrasi), membuat produk menyebar dengan baik ke kulit, dan menarik air (humektan) ke dalam kulit.

Fungsi : Pengawet

Propylene Glycol

Propylene Glycol adalah cairan tidak berwarna, yang tugas utamanya, biasanya, adalah meningkatkan stabilitas produk. Ini berarti memastikan bahwa produk tidak membeku atau meleleh dalam suhu rendah atau tinggi. Untuk mencapai ini, biasanya hanya digunakan dalam jumlah kecil – biasanya kurang dari 2%.Fungsi lainnya termasuk menjadi humektan (membantu kulit menarik air), menjadi pelarut untuk bahan lain dan menjadi penambah penetrasi.

Glycerin

Pelembab alami yang juga ada di kulit kita.Molekul yang sangat umum, aman, efektif, dan murah dan telah digunakan selama lebih dari 50 tahun. Menjaga lipid kulit di antara sel-sel kulit kita dalam keadaan sehat, melindungi dari iritasi, membantu memulihkan lapisan kulit.

Fungsi : Pengemulsi, Pelarut, Bahan Aktif

melembabkanmemperbaiki tekstur kulit
Propanediol

Emolien yang dapat membuat kulit terasa nyaman dan halus. Berasal dari minyak kelapa dan gliserin, bertekstur ringan, bening, tidak berbau dan tidak berminyak. Bahan yang bagus dan terasa enak di kulit, ditoleransi dengan sangat baik oleh setiap jenis kulit dan mudah diformulasikan.

Fungsi : Emolien, Pelarut

melembabkan
1,2 Hexanediol

Bahan ini mampu membawa bahan-bahan lain untuk melewati skin barrier sampai ke aliran darah. Tidak memiliki manfaat langsung untuk kulit dan memiliki toksik rating yang rendah (tidak mangakibatkan sensitivitas) sehingga biasa digunakan industri kecantikan sebagai pengawet.

Sodium Lactate

Garam natrium dari asam laktat. Pelembab kulit yang bagus dan juga digunakan untuk mengatur nilai pH formula kosmetik. Bahan alami ini disetujui oleh ECOCERT dan COSMOS.

Sodium PCA

PCA adalah singkatan dari Pyrrolidone Carboxylic Acid dan dapat ditemukan secara alami di kulit kita. Bentuk garam natrium dari PCA adalah bahan penting yang identik dengan kulit dan pelembab alami yang membantu kulit menahan air dan tetap terhidrasi dengan baik.

DMDM Hydantoin

Memiliki sifat pelepas formaldehida. Bekerja sangat baik melawan bakteri dan juga memiliki kemampuan fungisida ringan. Jumlah yang kecil tidak apa-apa, namun, dalam jumlah yang lebih besar dapat mematikan.

Sodium Hydroxide

Juga dikenal sebagai alkali, natrium hidroksida adalah bahan yang sangat basa yang digunakan dalam jumlah kecil dalam kosmetik untuk membentuk dan menahan pH suatu produk. Juga digunakan sebagai agen pembersih dan denaturasi. Dalam konsentrasi tinggi merupakan sensitizer kulit yang signifikan.

Triethanolamine

Bahan yang membantu menyetel pH formulasi kosmetik agar tepat. Bahan ini sangat basa: larutan 1% memiliki pHΒ sekitar 10.

Lactic Acid

Asam alfa hidroksi (AHA) diekstraksi dari susu, namun sebagian besar bentuk yang digunakan dalam kosmetik adalah bentuk sintetisnya karena bentuk sintetis lebih mudah diformulasikan dan distabilkan. Asam laktat dapat menyebabkan sensitivitas, meskipun kondisi ini tidak umum dan dapat diminimalkan jika formulasi mengandung bahan-bahan yang menenangkan. Asam laktat juga memiliki sifat menghidrasi dan seperti asam glikolat (AHA lain) dapat membantu mencerahkan warna kulit yang tidak rata.

Niacinamide

Bahan anti penuaan yang bagus, menghaluskan kerutan yang digunakan pada konsentrasi 4-5%. Memudarkan bintik-bintik coklat. Dapat dibantu dengan mengombinasikan bersama gula amino, asetil glukosamin. Meningkatkan sintesis ceramide yang menghasilkan pelindung kulit yang lebih kuat dan lebih sehat serta hidrasi kulit yang lebih baik. Dapat membantu memperbaiki beberapa kondisi kulit termasuk jerawat, rosacea, dan dermatitis atopik.

Sodium Benzoate

Sodium benzoat atau Natrium benzoat banyak digunakan dalam kosmetik sebagai pengawet. Meskipun bukan bahan berbahaya, namun ketika dikombinasikan dengan ascorbic acid (asam askorbat) dapat menciptakan reaksi kimia yang membentuk benzena -bahan kimia yang digunakan dalam pestisida, pewarna rambut, plastik, dan juga dalam asap rokok.

Benzoic Acid

Pengawet yang digunakan dalam produk perawatan kulit; dianggap kurang sensitif daripada beberapa bentuk pengawet lainnya.

Rating & Review

Total Review

0
Rated 0 out of 5
0 dari 5 bintang (berdasarkan 0 ulasan)
Luar biasa!! 🀩0%
Bagus 😚0%
Biasa saja πŸ™‚0%
Kurang πŸ˜•0%
Mengecewakan 😑0%

Belum ada review nih. Jadilah yang pertama mengulas produk ini πŸ“

Share on:

Tinggalkan komentar