Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk. Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.
Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.
Fungsi: Pelarut
Zinc oxide adalah bahan mineral yang digunakan sebagai pelindung kulit, terutama dalam produk tabir surya. Bahan ini bekerja dengan membentuk lapisan pelindung fisik yang memantulkan sinar UV, melindungi kulit dari kerusakan akibat matahari. Selain itu, zinc oxide juga memiliki sifat antiinflamasi dan menenangkan, menjadikannya cocok untuk kulit sensitif, berjerawat, atau yang rentan terhadap iritasi.
Bahan aktif yang digunakan sebagai pengental, pelumas, dan tabir surya dalam kosmetik. Bahan ini bekerja dengan membentuk lapisan pelindung fisik yang memantulkan sinar UV, melindungi kulit dari kerusakan akibat matahari dan dianggap tidak menimbulkan sensitisasi kulit. Merupakan physical sunscreen yang efektif dalam memberikan perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB dan dianggap sebagai kandungan sunscreen dengan jangkauan spektrum paling luas dibandingkan bahan sunscreen lainnya. Selain itu, zinc oxide juga memiliki sifat antiinflamasi dan menenangkan, menjadikannya cocok untuk kulit sensitif, berjerawat, atau yang rentan terhadap iritasi.
Bahan sintetis digunakan sebagai agen peningkat emolien dan tekstur dalam kosmetik. Larut dalam minyak dan bahan-bahan seperti minyak, dan dapat memberikan hasil akhir yang lembut pada produk. Kelarutannya yang sangat baik adalah salah satu alasan utamanya digunakan di banyak tabir surya, karena membantu menjaga bahan aktif tersebar di seluruh formula.
Emolien yang dapat membuat kulit terasa nyaman dan halus. Berasal dari minyak kelapa dan gliserin, bertekstur ringan, bening, tidak berbau dan tidak berminyak. Bahan yang bagus dan terasa enak di kulit, ditoleransi dengan sangat baik oleh setiap jenis kulit dan mudah diformulasikan.
melembabkan
Fungsi: Emolien, Pelarut
Glycerol adalah bahan aktif yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit dan kosmetik karena fungsi melembapkan, memperbaiki tekstur kulit, atau sebagai agen anti-penuaan. Senyawa ini dikenal memiliki berbagai manfaat seperti meningkatkan hidrasi, memperbaiki elastisitas kulit, dan mendukung kesehatan kulit secara keseluruhan.
Digunakan terutama untuk menambahkan tekstur melembabkan.
Bahan silikon yang memberikan efek lembut dan halus pada kulit, sering digunakan untuk memperbaiki tekstur kosmetik tanpa menyumbat pori-pori.
Biosaccharide Gum-1 adalah sejenis polimer yang diperoleh dari bahan alami, seperti gula tebu atau jagung. Fungsi utamanya adalah sebagai humektan, yaitu bahan yang dapat menarik dan menahan kelembaban dari lingkungan sekitar. Biosaccharide Gum-1 juga dapat membantu melembutkan kulit dan rambut, serta memperbaiki tekstur kulit dan rambut. Selain itu juga dapat membantu menstabilkan formula produk dan meningkatkan efektivitas bahan aktif lain dalam produk. Biosaccharide Gum-1 juga dikenal karena sifatnya yang tidak iritasi dan aman untuk kulit sensitif.
Dibutyl Adipate adalah emolien yang sering digunakan dalam kosmetik untuk memberikan tekstur lembut dan ringan pada produk. Bahan ini membantu meningkatkan daya sebar dan memberikan hasil akhir tidak berminyak. Selain itu, sering ditemukan dalam sunscreen karena membantu distribusi bahan aktif secara merata.
Polimer sintetis yang berfungsi sebagai pengental dan stabilizer dalam produk skincare. Bahan ini membantu menjaga tekstur agar tetap halus dan mudah diaplikasikan, sekaligus memberikan rasa lembut di kulit tanpa lengket. Sering digunakan dalam serum dan gel karena meningkatkan konsistensi produk.
Fungsi: utama bisabolol adalah sebagai anti-inflamasi, yaitu bahan yang dapat membantu mengurangi peradangan pada kulit. Bisabolol juga dapat membantu melembutkan kulit dan menenangkan kulit yang teriritasi. Selain itu, bisabolol juga dapat membantu meningkatkan efektivitas bahan aktif lain dalam produk, seperti meningkatkan penetrasi bahan aktif ke dalam kulit.
Pelembab alami yang juga ada di kulit kita.Molekul yang sangat umum, aman, efektif, dan murah dan telah digunakan selama lebih dari 50 tahun. Menjaga lipid kulit di antara sel-sel kulit kita dalam keadaan sehat, melindungi dari iritasi, membantu memulihkan lapisan kulit.
melembabkan
memperbaiki tekstur kulit
Fungsi: Pengemulsi, Pelarut, Bahan Aktif
Bahan yang bersifat menenangkan yang sering digunakan dalam skincare. Bahan ini dapat ditemukan secara alami di akar & daun tanaman komprei, tetapi yang lebih sering digunakan pada produk kosmetik adalah versi sintetis. Tidak hanya menenangkan tetapi juga melembutkan dan melindungi kulit serta dapat mempercepat penyembuhan luka.
Bahan pengawet alami yang memiliki sifat antimikroba, membantu menjaga keamanan produk dari kontaminasi jamur dan bakteri. Sering digunakan sebagai alternatif pengawet sintetis yang lebih lembut untuk kulit.
Aman dan lembut. Bukan paraben. Diperkenalkan sekitar tahun 1950 dan dapat digunakan hingga 1% di seluruh dunia. Dapat ditemukan di alam – dalam teh hijau – tetapi versi yang digunakan dalam kosmetik adalah sintetis.
Ekstrak bunga Artemisia Capillaris merupakan bahan alami yang berasal dari tanaman Artemisia capillaris. Bahan ini dikenal memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan sering digunakan dalam produk perawatan kulit untuk menenangkan kulit dan melawan kerusakan akibat radikal bebas.
Ekstrak Houttuynia Cordata dikenal karena sifat antioksidan dan antiinflamasi yang kuat. Bahan ini sering ditemukan dalam produk perawatan kulit untuk menenangkan kulit sensitif dan meradang. Selain itu, ia juga membantu melawan radikal bebas dan meningkatkan elastisitas kulit.
Ekstrak dari tanaman “kebangkitan” yang mampu bertahan dalam kondisi ekstrem. Bahan ini kaya antioksidan dan berfungsi meningkatkan hidrasi serta memperkuat skin barrier, membantu melindungi kulit dari penuaan dini dan menjaga kecerahan alami. Cocok untuk produk anti-aging dan pelembap.
Ekstrak Black Tea kaya akan polifenol, tanin, dan kafein, yang membantu melawan radikal bebas, mengencangkan kulit, dan mengurangi tanda-tanda penuaan. Selain itu, kandungan tanin dalam teh hitam berfungsi sebagai astringen alami yang membantu mengontrol produksi minyak dan mengecilkan pori-pori. Sering digunakan dalam produk anti-aging, perawatan mata, dan toner kulit berminyak.
Silikon yang berfungsi sebagai penghalus kulit dan agen pembentuk film. Bahan ini memberikan tekstur halus dan matte pada kulit, membantu mengurangi tampilan garis halus dan pori-pori. Sering digunakan dalam produk makeup dan skincare untuk hasil akhir yang tahan lama dan lembut.
Bahan ini mampu membawa bahan-bahan lain untuk melewati skin barrier sampai ke aliran darah. Tidak memiliki manfaat langsung untuk kulit dan memiliki toksik rating yang rendah (tidak mangakibatkan sensitivitas) sehingga biasa digunakan industri kecantikan sebagai pengawet.
Alkohol berlemak yang bertindak sebagai emolien dan stabilizer, membantu mengentalkan produk dan meningkatkan kelembutan kulit. Berfungsi menjaga kelembapan tanpa menyebabkan iritasi, cocok untuk kulit sensitif.
Pekerjaan utama Butylene Glycol adalah menjadi pelarut untuk bahan lainnya. Tugas lainnya termasuk membantu produk menyerap lebih cepat dan lebih dalam ke dalam kulit (penambah penetrasi), membuat produk menyebar dengan baik ke kulit, dan menarik air (humektan) ke dalam kulit.
melembabkan
memperbaiki tekstur kulit
antiseptik
Fungsi: Pengawet
Triethoxycaprylylsilane adalah agen pengikat yang membantu menyatukan bahan-bahan mineral dalam formula kosmetik. Bahan ini meningkatkan stabilitas dan daya rekat produk pada kulit, terutama dalam sunscreen berbasis mineral. Selain itu, ia juga membantu menciptakan lapisan pelindung yang tahan lama.
Polimer yang digunakan sebagai pengental dan pengstabil pada produk skincare. Bahan ini membantu memberikan tekstur yang halus dan lembut serta memperbaiki viskositas produk seperti serum dan gel tanpa membuatnya lengket.
Polyhydroxystearic Acid berfungsi sebagai pengemulsi dan penstabil dalam produk kosmetik. Bahan ini membantu menjaga konsistensi formulasi agar tetap homogen. Selain itu, ia juga meningkatkan kemampuan produk untuk menyerap ke kulit dengan baik.
Emolien yang juga berfungsi sebagai pengental dalam produk kosmetik. Bahan ini melembutkan kulit dan memperkuat tekstur produk tanpa menimbulkan rasa lengket atau iritasi.
Berfungsi sebagai pengawet. Bekerja melawan bakteri dan beberapa spesies jamur dan ragi.
Emulsifier yang membantu mencampur air dan minyak dalam produk, membuat tekstur lebih stabil. Juga memberikan rasa halus dan ringan saat diaplikasikan pada kulit.


