Some By Mi AHA-BHA-PHA 30 Days Miracle Toner

Dengan berbelanja produk ini melalui link affiliate kami, ingredio.id mendapat sedikit komisi yang akan digunakan untuk pemeliharaan, pengembangan dan operasional website.

Deskripsi produk

Some By Mi AHA-BHA-PHA 30 Days Miracle Toner

Sumber : somebymiusa.com

Miracle Toner memiliki pH yang tergolong rendah sehingga dapat digunakan oleh semua jenis kulit. Memiliki tekstur yang cair, toner ini dapat dengan mudah terserap ke dalam kulit.

  • AHA, BHA, PHA dan esktrak Witch Hazel: Mengeksfoliasi sel kulit mati dan kotoran
  • Adenosine: Menjaga elastisitas kulit
  • Niacinamide: Mencerahkan kulit
  • Ekstrak air Tea Tree berkadar tinggi (10.000ppm): Membantu meredakan radang dan kemerahan akibat jerawat
  • P-Pefinyl: Mengontrol produksi sebum
  • Fructan: Melembabkan kulit

Komposisi / Ingredients

EWG Score

Water, Butylene Glycol, Dipropylene Glycol, Glycerin, Niacinamide, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Extract, Polyglyceryl-4 Caprate, Carica Papaya (Papaya) Fruit Extract, Lens Esculenta (Lentil) Seed Extract, Hamamelis Virginiana (Witch Hazel) Extract, Nelumbo Nucifera Flower Extract, Swiftlet Nest Extract, Sodium Hyaluronate, Fructan, Allantoin, Adenosine, Hydroxyethyl Urea, Xylitol, Salicylic Acid, Lactobionic Acid, Citric Acid, Sodium Citrate, 1,2-Hexanediol, Pentylene Glycol, Caprylyl Glycol, Benzyl Glycol, Ethylhexylglycerin, Ethyl Hexanediol, Raspberry Ketone, Phenoxyethanol, Mentha Piperita (Peppermint) Oil

Bahan dapat berubah sesuai kebijakan produsen. 
Untuk daftar bahan terlengkap dan terbaru, silakan merujuk pada kemasan produk.

Harga & Ukuran

100ml – IDR 419.643 ( IDR 4.196/ml)

Harga yang tertera adalah harga normal tanpa diskon.

Cara Penggunaan

Setelah mencuci muka di pagi dan malam hari, rendam kapas dengan toner, aplikasikan pada kulit Anda dengan lembut dan tepuk ringan untuk penyerapan yg lebih baik.



Informasi Komposisi

Water / Aqua / Eau

EWG Score:

1

Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat  di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk. Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.

Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.i yang dikumpulkan lebah untuk membangun sarangnya.

Fungsi : Pelarut

Butylene Glycol

Pekerjaan utama Butylene Glycol adalah menjadi pelarut untuk bahan lainnya. Tugas lainnya termasuk membantu produk menyerap lebih cepat dan lebih dalam ke dalam kulit (penambah penetrasi), membuat produk menyebar dengan baik ke kulit, dan menarik air (humektan) ke dalam kulit.

Fungsi : Pengawet

Glycerin

Pelembab alami yang juga ada di kulit kita.Molekul yang sangat umum, aman, efektif, dan murah dan telah digunakan selama lebih dari 50 tahun. Menjaga lipid kulit di antara sel-sel kulit kita dalam keadaan sehat, melindungi dari iritasi, membantu memulihkan lapisan kulit.

Fungsi : Pengemulsi, Pelarut, Bahan Aktif

melembabkanmemperbaiki tekstur kulit
Niacinamide

Bahan anti penuaan yang bagus, menghaluskan kerutan yang digunakan pada konsentrasi 4-5%. Memudarkan bintik-bintik coklat. Dapat dibantu dengan mengombinasikan bersama gula amino, asetil glukosamin. Meningkatkan sintesis ceramide yang menghasilkan pelindung kulit yang lebih kuat dan lebih sehat serta hidrasi kulit yang lebih baik. Dapat membantu memperbaiki beberapa kondisi kulit termasuk jerawat, rosacea, dan dermatitis atopik.

Allantoin

Bahan yang bersifat menenangkan yang sering digunakan dalam skincare. Bahan ini dapat ditemukan secara alami di akar & daun tanaman komprei, tetapi yang lebih sering digunakan pada produk kosmetik adalah versi sintetis. Tidak hanya menenangkan tetapi juga melembutkan dan melindungi kulit serta dapat mempercepat penyembuhan luka.

Salicylic Acid

Biasa digunakan untuk merawat kulit bermasalah. Dapat mengelupas kulit baik di permukaan maupun di pori-pori. Merupakan agen anti-inflamasi yang baik. Bahan ini lebih efektif untuk mengobati komedo daripada jerawat. Untuk jerawat, gabungkan dengan agen antibakteri seperti benzoyl peroxide atau asam azelaic.

Sodium Citrate

Digunakan terutama untuk mengontrol tingkat pH suatu produk, bahan ini juga memiliki sifat antioksidan dan pengawet.

1,2 Hexanediol

Bahan ini mampu membawa bahan-bahan lain untuk melewati skin barrier sampai ke aliran darah. Tidak memiliki manfaat langsung untuk kulit dan memiliki toksik rating yang rendah (tidak mangakibatkan sensitivitas) sehingga biasa digunakan industri kecantikan sebagai pengawet.

Pentylene Glycol

Bahan multifungsi yang dapat digunakan sebagai penstabil emulsi, pelarut, dan antimikroba. Selain itu dianggap mampu meningkatkan ketahanan tabir surya terhadap air.

Fungsi : Pelarut, Humektan

melembabkan

Ethylhexylglycerin

Zat pelembut kulit sintetis juga digunakan sebagai bahan pengawet, zat pembawa, atau zat pensuspensi untuk bahan pengawet lainnya seperti Phenoxyethanol.

Fungsi : Emolien, Antibakteri

melembabkanmemperbaiki tekstur kulitantiseptik
Ethyl Hexanediol

Cairan tidak berwarna, sedikit kental mirip dengan glikol lainnya, digunakan sebagai pelarut dalam produk kosmetik. Konsentrasi yang direkomendasikan kurang dari 5%.

Phenoxyethanol

Aman dan lembut. Bukan paraben. Diperkenalkan sekitar tahun 1950 dan dapat digunakan hingga 1% di seluruh dunia. Dapat ditemukan di alam – dalam teh hijau – tetapi versi yang digunakan dalam kosmetik adalah sintetis.

Rating & Review

Total Review

0
Rated 0 out of 5
0 dari 5 bintang (berdasarkan 0 ulasan)
Luar biasa!! 🤩0%
Bagus 😚0%
Biasa saja 🙂0%
Kurang 😕0%
Mengecewakan 😡0%

Belum ada review nih. Jadilah yang pertama mengulas produk ini 📝

Share on:

Tinggalkan komentar