Laneige Cica Sleeping Mask

LANEIGE Logo

Dengan berbelanja produk ini melalui link affiliate kami, ingredio.id mendapat sedikit komisi yang akan digunakan untuk pemeliharaan, pengembangan dan operasional website.

Deskripsi produk

Laneige Cica Sleeping Mask

Sumber : Laneige official website

Negara Asal : Korea Selatan

Masker penguat skin barrier, membantu meningkatkan kekuatan alami kulit untuk menciptakan kulit yang sehat yang tahan terhadap iritasi eksternal dengan efek pertumbuhan alami dari bahan cica yang kuat ‘Forest Yeast’ selama masa tidur.


Komposisi / Ingredients

Laneige Cica Sleeping Mask

EWG Score

Water / Aqua / Eau, Propanediol, Cetyl Ethylhexanoate, Squalane, Hydrogenated Poly (C6-14 Olefin), Glycerin, Panthenol, Cetearylalcohol, Butyrospermum Parkii (shea) Butter, Glyceryl Stearate Citrate, 1,2-Hexanediol, Polyglyceryl-3 Methylglucose Distearate, Polyglyceryl-10 Stearate, Hydroxyethylacrylate/sodium Acryloyldimethyl Tauratecopolymer, Butylene Glycol, Acrylates/c10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Glyceryl Caprylate, Ethylhexylglycerin, Disodium Edta, Asiaticoside, Madecassic Acid, Sorbitan Isostearate, Asiatic Acid, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Oil, Aureobasidium Pullulans ferment, Chamaecyparis Obtusa Leaf Extract, Cymbopogon Martini Oil, Tocopherol

Bahan dapat berubah sesuai kebijakan produsen. 
Untuk daftar bahan terlengkap dan terbaru, silakan merujuk pada kemasan produk.

Harga & Ukuran

60ml – IDR 565.500(IDR 9.425/ml)

Harga yang tertera adalah harga normal tanpa diskon. Harga dapat berbeda sesuai kebijakan seller.
Harga yang ditampilkan di ingredio.id adalah berdasarkan harga pasaran rata-rata yang kami dapatkan ketika artikel ini dibuat dengan pembulatan.

Cara Penggunaan

Terapkan ini dalam rutinitas perawatan kulit terakhir Anda setiap malam dan biarkan semalaman alih-alih dicuci. (Cuci pagi berikutnya).
※ Lapisi 2-3 kali untuk efek menenangkan yang lebih baik jika kulit teriritasi dan terasa kering.



Informasi Komposisi

Water / Aqua / Eau

EWG Score:

1

Bahan perawatan kulit yang paling umum dari semuanya. Biasanya terdapat  di tempat pertama daftar bahan, artinya merupakan kandungan dominan dari komposisi pembentuk produk. Merupakan pelarut untuk bahan yang tidak bisa larut dalam minyak.

Air yang digunakan dalam kosmetik biasanya telah dimurnikan dan dideionisasi (artinya hampir semua ion mineral di dalamnya dihilangkan). Hal ini dapat membuat produk tetap stabil dari waktu ke waktu.i yang dikumpulkan lebah untuk membangun sarangnya.

Fungsi : Pelarut

Propanediol

Emolien yang dapat membuat kulit terasa nyaman dan halus. Berasal dari minyak kelapa dan gliserin, bertekstur ringan, bening, tidak berbau dan tidak berminyak. Bahan yang bagus dan terasa enak di kulit, ditoleransi dengan sangat baik oleh setiap jenis kulit dan mudah diformulasikan.

Fungsi : Emolien, Pelarut

melembabkan
Squalane

Merupakan oil ringan yang bersifat non-komedogenik sehingga tidak menyumbat pori-pori. Berfungsi sebagai Natural Moisturizing Factors (NMF) untuk menjaga kelembapan kulit dan tidak membuat kulit tertarik. Squalane juga berfungsi sebagai antioksidan yang dapat mencegah kerusakan kulit saat terkena sinar UV. Membantu menjaga kulit tetap kenyal, awet muda dan terhidrasi.

Glycerin

Pelembab alami yang juga ada di kulit kita.Molekul yang sangat umum, aman, efektif, dan murah dan telah digunakan selama lebih dari 50 tahun. Menjaga lipid kulit di antara sel-sel kulit kita dalam keadaan sehat, melindungi dari iritasi, membantu memulihkan lapisan kulit.

Fungsi : Pengemulsi, Pelarut, Bahan Aktif

melembabkanmemperbaiki tekstur kulit
1,2 Hexanediol

Bahan ini mampu membawa bahan-bahan lain untuk melewati skin barrier sampai ke aliran darah. Tidak memiliki manfaat langsung untuk kulit dan memiliki toksik rating yang rendah (tidak mangakibatkan sensitivitas) sehingga biasa digunakan industri kecantikan sebagai pengawet.

Butylene Glycol

Pekerjaan utama Butylene Glycol adalah menjadi pelarut untuk bahan lainnya. Tugas lainnya termasuk membantu produk menyerap lebih cepat dan lebih dalam ke dalam kulit (penambah penetrasi), membuat produk menyebar dengan baik ke kulit, dan menarik air (humektan) ke dalam kulit.

Fungsi : Pengawet

Ethylhexylglycerin

Zat pelembut kulit sintetis juga digunakan sebagai bahan pengawet, zat pembawa, atau zat pensuspensi untuk bahan pengawet lainnya seperti Phenoxyethanol.

Fungsi : Emolien, Antibakteri

melembabkanmemperbaiki tekstur kulitantiseptik
Disodium EDTA

Bahan pembantu yang cukup umum untuk membantu produk tetap stabil dalam waktu yang lebih lama. Bahan ini dapat menetralkan ion logam dalam formula (yang biasanya masuk dari air). Biasanya digunakan dalam jumlah kecil, sekitar 0,1% atau kurang.

Rating & Review

Total Review

0
Rated 0 out of 5
0 dari 5 bintang (berdasarkan 0 ulasan)
Luar biasa!! 🤩0%
Bagus 😚0%
Biasa saja 🙂0%
Kurang 😕0%
Mengecewakan 😡0%

Belum ada review nih. Jadilah yang pertama mengulas produk ini 📝

Share on:

Tinggalkan komentar